INTERFERENSI DAN SIKAP BAHASA ASING

 INTERFERENSI DAN SIKAP BAHASA ASING

 INTERFERENSI DAN SIKAP BAHASA ASING
INTERFERENSI DAN SIKAP BAHASA ASING
Perkembangan masyarakat dapat mempengaruhi perubahan bahasa. Era globalisasi merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya perubahan bahasa. Mudahnya informasi yang diperoleh, baik melalui media cetak, elektronik, maupun interaksi sosial dapat menyebabkan terjadinya perubahan bahasa. Adanya kontak antara bahasa yang satu dengan bahasa yang lain dapat memungkinkan terjadinya interferensi bahasa. Dengan demikian, salah satu perubahan bahasa adalah adanya interferensi bahasa.
Sejalan dengan itu, Alwasilah (1985:132) mengatakan bahwa setiap bahasa akan mengalami perubahan selama bahasa itu masih dipakai. Seringkali perubahan ini tidak kita sadari. Salah satu faktor yang mengakibatkan terjadinya perubahan bahasa karena pengaruh pemakaian bahasa lain. Hal ini sesuai dengan makna interferensi yang berarti adanya saling mempengaruhi antar bahasa. Pengaruh ini biasanya terlihat dalam peminjaman kosa kata dari bahasa lain.
Zabadi (2009:2) dalam makalahnya yang disampaikan pada Seminar Nasional di Hotel Grand Antares X, menyatakan masyarakat Indonesia yang berada dalam situasi kedwibahasaan sehingga memungkinkan terjadinya alih kode (code-switching), campur code (code-mixing), atau interferensi (interference). Di dalam keadaan seperti inilah bahasa Indonesia yang mereka pakai sering tidak lagi baik dan benar berdasarkan ukuran pemakaian kaidah bahasa Indonesia. Gejala ini menyebabkan perubahan situasi tindak tutur dari penggunaan bahasa daerah ke nasional, nasional ke daerah, nasional ke asing, atau asing ke nasional.

Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku dan bangsa sehingga mengakibatkan adanya multibahasa. Di samping itu bangsa Indonesia tergolong bangsa yang terbuka terhadap pengaruh budaya bangsa asing. Adanya multibahasa bahasa dan pengaruh budaya bangsa asing dapat mengakibatkan kontak bahasa antara bahasa yang satu dengan bahasa lain sehingga tidak terelakkan terjadi interferensi bahasa.

Kota X merupakan kota besar yang tidak menutup kemungkinan terjadinya interferensi bahasa. Masyarakat Kota X termasuk masyarakat bilingual dan multilingual yang dapat mengakibatkan adanya interferensi bahasa. Di dalam pengamatan sepintas ada kecenderungan masyarakat kota besar, termasuk Kota X, menggunakan bahasa asing, baik dalam bahasa lisan maupun tulisan. Begitu pula halnya interferensi bahasa tidak hanya terjadi pada bahasa lisan tetapi bahasa tulisan. Tidak dapat dipungkiri bahwa interferensi bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia sangatlah tinggi, baik pada tataran fonologi, morfologi, maupun sintaksis. Contoh interferensi pada tataran fonologi antara lain singkatan ‘acc’ diucapkan [a-se-se] seharusnya dalam bahasa Indonesia diucapkan [a-c-c], singkatan ‘ac’ diucapkan [a-se] seharusnya dalam bahasa Indonesia [a-c]. Singkatan acc dan ac merupakan interferensi dari bahasa asing, yaitu bahasa Inggris. Ada pula bahasa Indonesia yang ter interferensi fonologi bahasa asing, contohnya ‘kecapnya kecap abc’ di mana pengucapan ‘a-b-c’ diucapkan dengan [a-b-se,] seharusnya [a-b-c]. Contoh pada tataran morfologi adalah nama badan usaha perhotelan antara lain ‘Garuda Hotel’ seharusnya ‘Hotel Garuda’, dan ‘Hotel Grand Angkasa’ seharusnya ‘Hotel Angkasa Agung’. Contoh lain, Rumah Makan ACC. Banyak orang mengucapkannya Rumah Makan [a-se-se]. Contoh pada tataran sintaksis banyak terlihat pada penggunaan bahasa di tempat umum, seperti ‘No Smoking’ yang memiliki padanan dalam bahasa Indonesianya adalah ‘Dilarang Merokok’
Di samping itu, dalam sejarah pemberian Anugerah Bahasa bernama Adibahasa yang diberikan oleh Pusat Bahasa, ternyata Provinsi Y tidak pernah mendapatkannya. Hal ini disebabkan Provinsi Y, khususnya Kota X, dinyatakan tidak tertib dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik dalam surat-menyurat kedinasan maupun penulisan nama badan usaha. Khususnya, pemakaian bahasa pada nama badan usaha, masih banyak yang menggunakan bahasa asing.
Hal tersebut sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan Balai Bahasa X. Syarfina, dkk. (2009:61) menyebutkan masyarakat Kota X banyak melihat kata/istilah asing pada papan nama, papan reklame, nama gedung, spanduk dan lain-lain. Sebenarnya, mereka kurang bangga dengan banyaknya penggunaan kata asing di Kota X atau di sekitar tempat tinggalnya. Walaupun mereka suka menggunakan kata/istilah asing, mereka setuju pemerintah mengimbau para usahawan dan masyarakat menggunakan kata dari bahasa Indonesia untuk menamai papan nama atau papan reklame.
Data di atas menunjukkan bahwa interferensi bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia tidak dapat dihindari. Tingginya interferensi bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia mengakibatkan melemahnya jatidiri bahasa Indonesia. Hal itu karena interferensi bahasa akan mengakibatkan penyimpangan kaidah bahasa Indonesia, baik kaidah fonologi, morfologi, maupun sintaksis. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengindonesiaan bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia. Hal ini merupakan pertaruhan harga diri bahasa Indonesia, seperti diungkapkan Badudu (1995:19) dengan adanya interferensi tersebut, kadang-kadang menguntungkan bahasa Indonesia, namun ada juga yang merugikan karena menyimpang dari struktur bahasa Indonesia.

MANAJEMEN MUTU TERPADU

MANAJEMEN MUTU TERPADU

MANAJEMEN MUTU TERPADU
MANAJEMEN MUTU TERPADU
Kualitas pendidikan di Indonesia masih jauh dari harapan masyarakat. Laporan terbaru United Nation Development Programme (UNDP) tahun 2013 menyatakan, “Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia tahun 2012 menduduki peringkat 121 dari 187 negara dengan skor 0,629”. Laporan tersebut juga menyebutkan, di antara negara ASEAN, IPM Indonesia masih di bawah Malaysia yang menempati peringkat 64 dengan skor 0,769; Singapura 18 (0,895); Thailand 103 (0,690); atau Brunei Darussalam yang berada di posisi 30 (0,855). Begitu pula jika dibandingkan IPM negara berkembang lainnya, seperti China yang menduduki peringkat 101 dengan skor 0,699; Meksiko di 61 (0,755); Korea di 12 (0,909); Turki di 90 (0,7222); Kolumbia di 91 (0,719); dan Mesir di 112 (0,662) (Whisnu, 2013 : 1). Masih rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia dibanding dengan negara-negara ASEAN tersebut menunjukkan bahwa tingkat kualitas pendidikan di Indonesia belum juga menuju perbaikan yang signifikan. Berbagai masalah pendidikan berkaitan dengan masih rendahnya mutu pembelajaran yang dilaksanakan, baik mengenai kualitas pengajaran guru, kompetensi guru, output yang dihasilkan, kurikulum yang digunakan, bahkan mengenai kepemimpinan kepala sekolah masih menjadi sorotan utama. Kritik mengenai kualitas pendidikan di Indonesia banyak dikemukakan oleh para pakar pendidikan, peneliti bidang pendidikan, dan pemerhati pendidikan.
Tilaar (2006 : 5-6) mengemukakan bahwa, kemerosotan mutu pendidikan nasional tidak terletak kepada kemampuan intelegensi para siswa Indonesia, tetapi disebabkan oleh kesempatan yang tidak merata dalam memperoleh pendidikan yang baik pada anak-anak bangsa ini. Selain itu, kualitas pembinaan para guru, kesempatan belajar yang tersedia di dalam lingkungan sekolah dan masyarakat, serta biaya-biaya yang dibutuhkan di dalam pendidikan berkualitas rupa-rupanya belum secara merata dapat dinikmati oleh anak-anak bangsa. Sebagaimana telah diketahui bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum (standar isi), tetapi juga oleh faktor-faktor lain seperti : penguasaan para siswa terhadap isi yang telah digariskan di dalam kurikulum serta tersedianya sumber-sumber belajar yang memadai.
Hasairin (2008 : 10) menyatakan bahwa kualitas pendidikan di Indonesia jauh tertinggal dari negara-negara di dunia tetangga dan tidak terlepas dari tanggung jawab seluruh komponen bangsa Indonesia. Komponen yang harus bertanggung jawab adalah semua pihak yang berkepentingan (stakeholder) dalam dunia pendidikan, baik guru, orang tua siswa, Dinas Pendidikan, Departemen Agama, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), maupun DPR yang membawahi bidang pendidikan.
Umaedi (1999 : 1) juga menyebutkan bahwa mutu pendidikan selama ini kurang berhasil disebabkan strategi dan pengelolaannya tidak tepat sasaran.
Pertama, strategi pembangunan pendidikan selama ini lebih bersifat input oriented. Strategi yang demikian lebih bersandar kepada asumsi bahwa bilamana semua input pendidikan (penyediaan buku-buku/materi ajar, alat-alat belajar, penyediaan sarana pendidikan, pelatihan guru dan tenaga kependidikan lainnya telah dipenuhi, maka secara otomatis lembaga pendidikan (sekolah) akan dapat menghasilkan output (keluaran) yang bermutu sebagaimana yang diharapkan. Ternyata strategi input-output yang diperkenalkan oleh teori education production function tidak berfungsi sepenuhnya di lembaga pendidikan (sekolah) melainkan hanya terjadi dalam institusi ekonomi dan industri.
Kedua, pengelolaan pendidikan selama ini lebih bersifat macro oriented, diatur oleh jajaran birokrasi di tingkat pusat. Akibatnya, banyak faktor yang diproyeksikan di tingkat makro (pusat) tidak terjadi atau tidak berjalan sebagaimana mestinya di tingkat mikro (sekolah). Secara singkat dapat dikatakan bahwa kompleksitas cakupan permasalahan pendidikan seringkali tidak dapat terpikirkan secara utuh dan akurat oleh birokrasi pusat.

Android Q Resmi Diperkenalkan, Punya Fitur Dark Mode dan Focus Mode

Android Q Resmi Diperkenalkan, Punya Fitur Dark Mode dan Focus Mode

Android Q Resmi Diperkenalkan, Punya Fitur Dark Mode dan Focus Mode
Android Q Resmi Diperkenalkan, Punya Fitur Dark Mode dan Focus Mode

Gelaran Google I/O 2019 sudah resmi berjalan mulai dari tanggal 7 hingga 9 Mei 2019. Tentunya akan ada banyak pengumuman mengenai proyek-proyek baru yang telah dikerjakan Google. Namun, salah satu yang menarik dari acara ini adalah pengumuman resmi Android Q.

Google juga telah menjabarkan beberapa fitur baru yang bakal masuk ke versi 10 Android besutannya. Selain itu, Google juga mengumumkan beberapa perangkat mitranya yang akan dapat menjalankan versi beta sebelum versi stabil dirilis.

Fitur pertama yang nantinya bakal dihadirkan oleh Google ke dalam Android Q adalah Dark Mode. Asal kalian tahu, mode gelap ini merupakan salah satu fitur yang diinginkan oleh banyak pengguna Android sejak lama. Ya! Google pun telah mengonfirmasi hal ini.

Hello Dark Theme, our new friend. Launching in #AndroidQ, lighting up less pixels means saving more battery life. #io19 pic.twitter.com/2hPQEz5twG

— Google (@Google) May 7, 2019

Fitur tersebut ketika diaktifkan akan membantu mata pengguna dan juga dapat menghemat pemakaian baterai, terutama pada smartphone dengan layar AMOLED. Google juga mengatakan bahwa pengguna dapat mengonfigurasinya untuk menyala saat senja dan juga hidup ketika mode hemat baterai diaktifkan.

Fitur lainnya yang juga bakal hadir ke dalam Android Q adalah Focus Mode. Fitur baru ini akan memungkinkan pengguna untuk memilih aplikasi mana yang harus aktif, sementara sisanya akan dinonaktifkan. Dengan begitu, pengguna bisa lebih fokus dengan hal yang ingin dilakukan.

Google sendiri menjanjikan bahwa Focus

Mode akan tersedia juga pada Android Pie dan perangkat Android Q mulai musim gugur tahun ini, atau sekitar bulan September hingga November. Dikatakan, nantinya fitur Focus Mode akan ada di bawah aplikasi Digital Wellbeing.

Google juga menjanjikan bahwa Android Q yang saat ini sedang digarap akan dibekali dengan fitur Family Link (Parental Control). Nantinya, Android Q akan membuat para orang tua memiliki kontrol lebih besar atas smartphone anak-anak mereka.

Dengan hadirnya fitur ini, para orang tua

nantinya dapat meninjau aplikasi, memantau penggunaan aplikasi dan menetapkan batas waktu untuk aplikasi tertentu. Anak-anak juga dapat meminta ekstensi perwalian mereka saat menggunakan handset yang dapat diizinkan atau ditolak.

Google juga menjanjikan sekarang pembaruan keamanan Android akan tiba lebih cepat. Rencananya adalah dengan memperbarui bagian penting dari sistem operasi di latar belakang dengan cara yang mirip seperti mereka memperbarui aplikasi.

Pengguna akan dapat memperbarui

bagian-bagian penting sistem operasi ini melalui Play Store. Disebut Project Mainline, pemilik smartphone tidak perlu menunggu pabrikan mereka untuk meluncurkan pembaruan keamanan lagi. Sementara, pembaruan utama sistem operasi tetap ditangani oleh pabrikan.

 

Baca Juga :

OnePlus 7 Pro Kemahalan? OnePlus juga Sediakan Versi Non Pro

OnePlus 7 Pro Kemahalan? OnePlus juga Sediakan Versi Non Pro

OnePlus 7 Pro Kemahalan OnePlus juga Sediakan Versi Non Pro
OnePlus 7 Pro Kemahalan OnePlus juga Sediakan Versi Non Pro

Lewat model Pro, OnePlus berupaya untuk menumbangkan para pesaingnya lewat sejumlah fitur menarik yang ditawarkan. Sementara itu, OnePlus 7 sengaja dihadirkan untuk mereka yang menyukai dari sisi value-for-money. Ya! Smartphone ini juga diperkenalkan berbarengan dengan OnePlus 7 Pro.

Bisa dibilang, OnePlus 7 merupakan perpaduan antara OnePlus 6T dan OnePlus 7 Pro. Smartphone ini datang dengan layar “Optic AMOLED” yang memiliki resolusi 1.080p+ dan masih dipercantik dengan poni di bagian atas layarnya.

Tidak berbeda dengan OnePlus 7 Pro, OnePlus juga menyisipkan pemindai sidik jari di dalam layar alias fingerprint under display pada OnePlus 7. Bintang lainnya adalah dukungan chipset papan atas milik Qualcomm, yakni Snapdragon 855.

Internal storage yang dibenamkan juga berbasiskan pada standar UFS 3.0 untuk mencapai kinerja yang lebih tinggi. Ada dua pilihan kapasitas internal storage yang ditawarkan, yakni 128 GB dan 256 GB, masing-masing ditambah dengan RAM 6 GB dan 8 GB.

OnePlus 7 hanya menampilkan kamera ganda

di bagian belakang. Sama seperti model Pro, lensa utamanya memiliki resolusi 48 MP (0,8 um piksel). Laensa utamanya itu juga ditunjang dengan OIS, namun aperturenya sedikit lebih gelap, yakni f/1.7.

Sementara itu, lensa sekundernya hanya berupa sensor kedalaman, bukan lensa ultra-wide atau telefoto. Resolusinya sendiri adalah 5 MP dengan aperture f/2.4. Dual-camera belakangnya ini juga dilengkapi dengan fitur UltraShot yang mengaktifkan mode HDR+ dan Super Resolution.

Untuk memanjakan para penyuka foto selfie

, OnePlus telah membenamkan kamera depan dengan resolusi 16 MP (1,0 um piksel). Menariknya, dapat merekam video 1.080p dengan EIS. Sedangkan kamera utamnya menawarkan video 4K/60fps serta slow-mo 720p/240fps dan 720p/480fps.

Dukungan lainnya, OnePlus juga melengkapi

OnePlus 7 dengan speaker stereo dari Dolby untuk mendapatkan semburan suara yang lebih baik. Kapasitas baterainya tidak berubah seperti OnePlus 6T, yakni 3.700 mAh dengan pengisian daya 20W.

 

sumber :

https://jakarta.storeboard.com/blogs/gaming/titanium-backup-pro/1654270

Flagship Redmi akan Mendukung Android Q Beta

Flagship Redmi akan Mendukung Android Q Beta

Flagship Redmi akan Mendukung Android Q Beta
Flagship Redmi akan Mendukung Android Q Beta

Seperti yang diperkirakan banyak orang, Google

akhirnya secara resmi telah memperkenalkan Android Q. Ya! Sistem operasi mobile tersebut dibuka secara menyeluruh oleh Google disela-sela gelaran Google I/O 2019. Meski begitu, Google belum mau mengungkap nama sebenarnya dari Android Q tersebut.

Melengkapi semua itu, Google juga mengumumkan ketersediaan Android Q dalam versi Beta 3. Satu hal yang menarik, Google juga mengumumkan bahwa ada 21 smartphone Android dari 13 merek berbeda yang bisa menjalankan Android Q Beta 3.

Tercatat Mi 9 dan Mi Mix 3 5G adalah dua smartphone

besutan Xiaomi yang masuk ke dalam gelombang pertama untuk memenuhi persyaratan menjalankan Android Q Beta 3. Tak mau ketinggalan, Redmi pun memiliki rencana untuk ambil bagian agar perangkatnya juga bisa menjalankan Android Q Beta 3.

Seperti yang sudah kita dengar, Redmi gosipnya sedang menggarap smartphone flagship yang ditenagai oleh chipset Snapdragon 855. Sepertinya, inilah perangkat yang bakal didorong oleh Redmi untuk mencicipi Android Q Beta selanjutnya.

Namun demikian, perlu dicatat bahwa Mi 9

dan Mi Mix 3 5G yang masuk ke dalam daftar perangkat untuk menjalankan Android Q Beta 3 tentunya sudah melewati persyaratan yang ketat dari Google. Tentu saja hal yang sama juga diharapkan.

 

sumber :
https://jakarta.storeboard.com/blogs/gaming/titanium-backup-pro/1654270

HP Ngenalin HP Spectre x360 13 Inci, Dijual Mulai Rp20 Juta

HP Ngenalin HP Spectre x360 13 Inci, Dijual Mulai Rp20 Juta

HP Ngenalin HP Spectre x360 13 Inci, Dijual Mulai Rp20 Juta
HP Ngenalin HP Spectre x360 13 Inci, Dijual Mulai Rp20 Juta

Kembali meramaikan pasar laptop di Indonesia, HP membuat kejutan dengan meluncurkan HP Spectre x360 13 inci. Diklaim oleh HP, Spectre x360 ini adalah laptop konvertibel terkecil di dunia. Punya desain premium, laptop ini juga telah dibekali dengan segudang fitur menarik d dalamnya.

Juga dilengkapi dengan fitur keamanan yang lebih canggih, perangkat laptop ini

mampu mendobrak berbagai batasan
bagi para konsumen premium masa kini yang menginginkan pengalaman luar biasa dari sebuah PC. HP pun telah membekali Spectre x360 ini dengan performa yang bisa diandalkan.

“Seiring dengan menghilangnya batasan antara dunia fisik dan digital, konsumen kini menginginkan teknologi yang
eksklusif, disertai pengalaman premium dan imersif yang memungkinkan mereka untuk mewujudkan passion mereka
menjadi nyata,” ujar Hendry Widjaja, Indonesia Chief Operating Officer, HP Inc.

HP Spectre x360 terbaru didesain dengan canggih dan menawan untuk

mendukung mobilitas serta kebutuhan keamanan yang tinggi. Fitur-fitur ini juga ditujukan untuk memberikan rasa nyaman yang lebih optimal bagi pengguna kapan dan di mana pun mereka bekerja.

HP Spectre x360 13 inci datang dengan bezel display tipis nyaris borderless. Selain itu, Hendry juga menjanjikan bahwa laptop ini menawarkan performa dua kali lipat dibandingkan seri pendahulunya. Ya! Karena di dalam Spectre x360 telah tertanam prosesor Quad-core 10th Gen Intel Core dengan Iris Plus Graphics.

Hal menarik lainnya, laptop ini juga dirancang lebh kecil 13 persen dibanding

generasi sebelumnya, dengan rasio screen-to-body sebesar 90 persen. Laptop konvertibel ini datang dalam balutan warna Nightfall Black dengan aksen
Copper Luxe dan Natural Silver.

 

Baca Juga :

Wow! Di Indonesia iPhone 11 Pro Max 512 GB Dijual Rp27,5 Juta

Wow! Di Indonesia iPhone 11 Pro Max 512 GB Dijual Rp27,5 Juta

Wow! Di Indonesia iPhone 11 Pro Max 512 GB Dijual Rp27,5 Juta
Wow! Di Indonesia iPhone 11 Pro Max 512 GB Dijual Rp27,5 Juta

Smartphone baru Apple, iPhone 11 Series dipastikan akan dijual resmi di Indonesia pada tanggal 6 Desember 2019. Adalah Teletama Artha Mandiri (TAM), anak usaha Erajaya Group yang akan memboyong iPhone 11 Series kehadapan konsumen penggemar gadget premium di Indonesia.

Sebelumnya sudah diinformasikan bahwa TAM akan menjual smartphone

besutan Apple ini di jaringan ritel Erajaya, seperti iBox, Erafone dan Urban Republic. Selain itu, konsumen juga bisa membeli iPhone 11 Series di ritel partner Apple lainnya, seperti Story-i dan mEGallery di seluruh Indonesia.

Nah! Bagi kalian yang tertarik untuk meminang smartphone ini, harga detailnya sudah dibagikan. Ya! iPhone 11 64 GB ditawarkan dengan harga Rp12.999.000. Sementara, untuk varian 128 GB dan 256 GB, masing-masing dibanderol dengan harga Rp14.199.000 dan Rp16.199.000.

Tertarik untuk membeli iPhone 11 Pro? Kalian perlu merogoh kocek sedalam Rp18.499.000 untuk varian dengan internal storage berkapasitas 64 GB. Nah! Dua varian lainnya, yakni 256 GB dan 512 GB, masing-masing ditawarkan dengan harga Rp21.799.000 dan Rp25.799.000.

Sementara, iPhone 11 Pro Max yang datang dengan bodi bongsor ditawarkan

dengan harga Rp19.999.000 untuk varian paling kecil, yakni 64 GB. Bagi kalian yang tertarik membeli iPhone 11 Pro Max varian 256 GB dan 512 GB, masing-masing dijual dengan harga Rp23.699.000 dan Rp27.499.000.

Selama periode launching, yakni mulai tanggal 6 hingga 8 Desember 2019, konsumen yang tertarik untuk membeli iPhone 11 Series akan mendapatkan penawaran program promosi. Ya! Konsumen bisa mendapatkan diskon 50% untuk pembelian AirPods 2nd Generation.

Selain itu, program promosi lainnya adalah cicilan 0% hingga 24 bulan plus

gratis hingga dua bulan cicilan untuk pengguna kartu kredit BCA/BNI/BRI/CIMB Niaga/Citibank/HSBC/Mandiri dan Permata Bank. Selain itu, ada juga program keanggotaan gaya hidup TechProtec untuk perbaikan dan perlindungan iPhone selama 12 bulan.

 

Sumber :

https://rhydianroberts.com/

MediaTek Umumkan Kehadiran Dimensity 1000

MediaTek Umumkan Kehadiran Dimensity 1000

MediaTek Umumkan Kehadiran Dimensity 1000
MediaTek Umumkan Kehadiran Dimensity 1000

MediaTek baru saja mengumumkan SoC terbarunya, Dimensity. Ya! Ini adalah keluarga SoC 5G yang diklaim canggih oleh MediaTek dan menawarkan kombinasi serangkaian inovasi konektivitas, multimedia, kecerdasan buatan alias AI dan pencitraan untuk smartphone flagship.

Keluarga chipset MediaTek Dimensity 5G menghadirkan kecerdasan dan kecepatan untuk memberdayai perangkat-perangkat 5G di seluruh dunia. Dimensity merupakan sebuah langkah maju di era baru mobilitas yang bertujuan untuk mendorong inovasi industri dan memungkinkan konsumen membuka berbagai kemungkinan konektivitas 5G.

Dimensity 1000 merupakan SoC mobile 5G MediaTek pertama dalam keluarga chipset 5G-nya. Solusi chip 5G tunggal, dengan modem 5G terintegrasi, merupakan gabungan luar biasa akan berbagai teknologi canggih di dalam sebuah chip 7nm dan disetel untuk kinerja 5G.

“Seri Dimensity kami merupakan ujung dari investasi MediaTek dalam 5G dan memposisikan kami sebagai pemimpin yang mendorong pengembangan dan inovasi 5G. Teknologi 5G kami berpacu dengan siapa saja di industri ini,” kata Joe Chen, President, MediaTek.

Lebih lanjut Joe Chen juga menegaskan bahwa SoC pertama dari keluarga Dimensity yang diumumkan oleh MediaTek adalah Dimensity 1000. Dijanjikan, Dimensity 1000 bakal memberikan banyak konsumen sebuah pengalaman mobile yang secara signifikan lebih cepat, lebih cerdas dan luar biasa.

Lantas, kapan SoC Dimensity 5G akan mulai diimplementasi ke dalam perangkat.

Lewat rilis yang diterima oleh DroidLime, MediaTek menegaskan bahwa beberapa perangkat awal yang akan mengguanakan Dimensity akan mulai hadir di pasar pada kuartal pertama tahun depan.

Dijanjikan, seri Dimensity juga akan mengintegrasikan modem 5G MediaTek dalam sebuah desain yang sangat praktis, namun bisa menghasilkan penghematan daya yang signifikan dibandingkan beberapa solusi pesaing. Selain itu, SoC 5G Dimensity 1000 juga mendukung dua agregasi carrier 5G (2CC CA).

Penawaran lainnya adalah kecepatan throughput hingga 4,7 Gbps untuk

downlink dan 2,5 Gbps untuk uplink di jaringan sub-6GHz. Chipset ini juga dirancang untuk mendukung jaringan sub-6GHz stand alone (SA/NSA), dan memiliki dukungan multi-mode untuk semua generasi konektivitas selular mulai dari 2G hingga 5G.

Daya tarik lainnya, chipset ini juga akan mengintegrasikan beberapa standar

termutakhir, menckup Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.1+ untuk konektivitas nirkabel lokal tercepat dan paling efisien. Dimensity 1000 menggabungkan empat core ARM Cortex-A77 dengan clock speed 2,6 GHz ditambah empat core ARM Cortex-A55 dengan clock speed 2 GHz.

 

Sumber :

https://viewsflow.com/

Estimasi Merupakan

Estimasi Merupakan

Estimasi Merupakan
Estimasi Merupakan

Estimasi merupakan sebuah proses pengulangan. Pemanggilan ulang estimasi yang pertama dilakukan selama fase definisi, yaitu ketika anda menulis rencana pendahuluan proyek. Hal ini perlu dilakukan, karena anda membutuhkan estimasi untuk proposal. Setelah fase analisis direncanakan ulang, anda harus memeriksa estimasi dan merubah rencana pendahuluan proyek menjadi rencana akhir proyek.

salah satu contoh estimasi adalah : Sistem Estimasi Biaya dan Usaha Proyek Pengembangan Software Sistem INformasi Bisnis

Berlatar belakang dari kesulitan tersendiri dalam estimasi biaya dan usaha proyek dalam proyek software karena karakteristik software yang membedakandengan proyek fisik maka penelitian inidilakukan. Kesulitan yang sering dihadapi dalam estimasi proyek software sangat berkaitan dengan sifat alami software khususnya kopleksitas dan invisibilitas (keabstrakan). Selain itu pengembangan software merupakan kegiatan yang lebih banyak dilakukan secara intensif oleh manusia sehingga tidak dapat diperlakukan secara mekanistik murni. Kesulitan-kesulitan lainya adalah Novel application of software, Changing technology, dan Lack of homogeneity of project experience

Dalam usaha estimasi sering menghadapi dua permasalahan yaitu over-estimates dan under-estimates. Barry Boehm, telah mengidentifikasi beberapa metode estimasi biaya dan usaha proyek pengembangan software, yaitu Model algoritmik, Analogi, Pendapat pakar, Parkinson, Top-down, dan Bottom-up.
Dalam penelitian ini metode yang dilakukan oleh peneliti adalah studi lapangan, studi kepustakaan, metodes survei, dan analisa dan pemodelan. Dan metode perancangan yang digunakan adalah perancangan tampilan layar, perancangan basis data, perancangan model sistem UML. Pendekatan model yang digunakan dalam menghitung besaran proyek adalah model function point (FP). Dibandingkan dengan pendekatan berbasis ukuran baris (LOC/Line Of Code), pendekatan FP lebih independen terhadap bahasa pemrograman sehingga bisa diterapkan pada jenis aplikasi yang berbeda baik aplikasi database yang non-procedural, sistem informasi berbasis web, maupun aplikasi penghitungan. Sedangkan Verifikasi terhadap validitas model yang dihasilkan diketahui dari sampel data yang masuk, tingkat kesalahan dalam regresi tingkat kesesuaian dengan model yang sudah ada.

Model yang dikembangkan dalam kajian ini meliputi model estimasi besaran usaha pengembangan proyek dengan pendekatan function point dan alat bantu berupa software untuk memasukkan nilai parameter function point tersebut dan menampilkan model yang dihasilkan. Untuk pembuatan model estimasi biaya dan usaha proyek pengembangan software pertama-tama dilakukan analisa parameter yang berpengaruh terhadap kedua variabel tersebut. Untuk menguji keterkaitan atau pengaruh dari variabel, digunakan perhitungan nilai korelasi dari setiap variabel yang di analisa. Diketahui bahwa nilai usaha (effort) proyek pengembangan software dipengaruhi oleh nilai besaran function point dan tingkat kompleksitas proyek software. Artinya semakin tinggi nilai function point dan tingkat kompleksitas proyek software akan membutuhkan effort yang semakin tinggi pula. Untuk menguji validitas model yang dibuat digunakan metode uji adjusted R2, standard deviasi estimasi dan prediksi pada tingkat L (Pred(L)). Dan Sistem yang dikembangkan dalam penelitian ini dirancang menggunakan pendekatan system berorientasi object. Proyek software hasil observasi menggunakan dana atau biaya penyelesaian proyek yang relatif kecil atau cenderung kecil jika dibandingkan dengan besaran ukuran software yang dikembangkan, hal ini menunjukan bahwa software house hasil observasi belum mengestimasi biaya pengembangan software secara real sesuai ukuran software. Model estimasi biaya pengembangan software yang diperoleh dari hasil observasi mempunyai bentuk model eksponensial, sedangkan model estimasi usaha modelnya cenderung berbentuk linier.
Maka Sistem estimasi biaya proyek dapat digunakan bagi para pengembang software (software developer), manajer proyek, dan staf IT lainnya. Sistem ini memungkinkan untuk melakukan estimasi suatu proyek secara kolaborasi baik dengan pengguna lain dari organisasi yang sama maupun dari luar organisasi.

Baca Juga : 

Teknik Teknik Estimasi

Teknik Teknik Estimasi

Teknik Teknik Estimasi
Teknik Teknik Estimasi

3 teknik estimasi yang digunakan untuk melakukan estimasi, yaitu :

  • 1.  Keputusan Profesional

Katakanlah bahwa anda merupakan orang yang memiliki pengalaman yang luas dalam membuat program “report generation modules”. Anda melakukannya dengan pendekatan merancang report tersebut dan memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat program tersebut. Setelah mempelajari rancangan program selama 5 menit, programmer lalu menutup matanya selama 5 menit (dia tidak tidur, tetapi berhitung), dan kemudian mengatakan “15 hari”. Inilah yang disebut Keputusan Profesional murni.

Keuntungan dari teknik ini adalah cepat , dan jika seseorang sudah ahli dalam teknik ini, maka estimasinya pasti akan lebih akurat. Sedangkan kerugian dari teknik ini adalah bahwa anda membutuhkan seorang ahli yang berpengalaman dalam bidang ini, dan beberapa ahli tersebut akan bekerja keras untuk mendapatkan estimasi yang tepat.

2.  Sejarah

Jalan keluar dari ketergantungan pada orang dan untuk membuat estimasi lebih khusus, yaitu anda harus mengerti tentang sejarahnya. Tulislah berapa lama masing-masing tugas dapat diselesaikan dan siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut.

Anda dapat membandingkan tuagas yang akan diestimasik dengan tugas yang sama yang dikerjakan lebih awal, setelah itu mulailah dengan melakukan estimasi. Hal ini dimaksudkan agar anda menjabarkan suatu proyek ke dalam beberapa tugas yang biasanya diulang dan mudah untuk dibandingkan.

3.  Rumus-rumus

Ada beberapa rumus yang digunakan dalam software estimasi. Software yang baik untuk diketahui adalah COCOMO (Referensi 15). COCOMO dapat digunakan untuk memperkirakan biaya proyek, usaha (person months), jadwal, dan jumlah staf untuk masing-masing fase berikut ini :

Preliminary Design          –   our Analysis Phase

Detailed Design (DD)      –  our Design Phase

Code and Unit Tes (CUT) –   same as ours

System Test                   –   our System Test and Acceptance Phase

Sumber : https://busbagus.co.id/world-war-heroes-apk/