Santri Milenial Harus Miliki 4 Kemampuan Ini

Santri Milenial Harus Miliki 4 Kemampuan Ini

Santri Milenial Harus Miliki 4 Kemampuan Ini
Santri Milenial Harus Miliki 4 Kemampuan Ini

Santri pada umumnya didefinisikan sebagai seseorang yang belajar di pesantren mengenai ilmu agama, tauhid, fiqih, tasawuf, dan akhlak. Namun, definisi itu kini telah mengalami perluasan makna yang mengartikan santri tidak hanya terbatas pada definisi itu. Melainkan santri ialah seorang muslim yang ikut dan patuh terhadap dawuhnya kyai dan memiliki semangat yang sama layakya santri. Di era sekarang ini, juga muncul istilah santri milenial.

Salah satu dosen agama Universitas Airlangga (Unair), Ahmad Syauqi, S.Hum., M.Si., menjelaskan bahwa santri milenial adalah santri yang hidup di era milenial yang serba cepat, praktis, dan terkoneksi dengan dunia internet. Menurutnya, di era revolusi industri saat ini santri milenial harus mampu ikut andil dalam perkembangan zaman demi kemajuan peradaban.

Perkembangan dunia internet menurut pembina Keluarga Mahasiswa Nahdlatul

Ulama (KMNU) UNAIR itu menjadi salah satu tantangan besar bagi santri milenial. Hal itu dikarenakan banyaknya golongan yang bermunculan di sosial media dengan berbagai dalil yang seolah-olah mereka memahami islam tetapi belum jelas sanad keilmuan yang dimilikinya dan mampu melakukan marketing agama semenarik mungkin untuk menarik masyarakat.

“Banyak orang yang tertarik hijrah karena skill marketing golongan tersebut. Hal itu dikhawatirkan akan membawa masyarakat pada ilmu yang radikal dan intoleran. Selain itu sanad keilmuannya juga belum diketahui jelas,” terangnya, Selasa (22/10/2019).

Untuk menjawab tantangan tersebut, Gus Syauqi, sapaan akrabnya menjelaskan

bahwa santri milenial harus memilki empat kemampuan utama. Di antaranya, skill manajerial, organisasi, menulis atau jurnalistik, dan berbicara atau public speaking yang baik. Selain itu, Gus Syauqi juga menerangkan bahwa santri milenial harus mampu memanfaatkan kemajuan revolusi industry 4.0 untuk menciptakan semangat kreatif dan inofatif dalam menyebarkan dakwah.

“Dengan bahan dasar ilmu agama dari kyai yang jelas sanad ilmunya dan

dibekali skill tersebut, santri milenial harus melek media untuk menularkan ilmunya dan mengajarkan islam yang berkarakteristik moderat, tasamuh (toleran), adil, seimbang antara akal dan nash Al-Quran Hadist, dan sesuai dengan ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja),” jelasnya.

 

Sumber :

LANDASAN BIMBINGAN DAN KONSELING

Bupati Kediri Pesan Pentingnya ASI untuk Anak

Bupati Kediri Pesan Pentingnya ASI untuk Anak

Bupati Kediri Pesan Pentingnya ASI untuk Anak
Bupati Kediri Pesan Pentingnya ASI untuk Anak

Bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kediri, Rumah Sakit Bhayangkara Kediri menggelar bakti kesehatan di Desa Mangunrejo Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Beberapa pelayanan kesehatan yang diberikan diantaranya pemeriksaan dan pengobatan umum gratis, pemeriksaan mata gratis dan pembagian sembako.

Tercatat 500 warga mendapat pemeriksaan, pengobatan umum dan sembako gratis. Sedangkan pemeriksaan mata gratis ditujukan kepada 150 siswa-siswi SMP dan pemeriksaan UKGS untuk anak TK. Selain itu, esok harinya juga dilaksanakan operasi bibir sumbing di RS. Bhayangkara Kediri.

Hadir dalam acara ini Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno, Kepala RS.

Bhayangkara Kediri Kombespol dr. M. Mas’udi, SP.S beserta jajaran, serta Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Bambang Triyono Putro.

Baca Juga:

Tambang Pasir Ilegal Kediri Dihentikan Paksa
Pusat Ekonomi Baru Setingkat Icon Amerika Segera Lahir di Barat Sungai Brantas Kediri
Ribuan Warga Deklarasi Dukung Pembangunan Bandara Kediri
Pelajar di Kediri Dapat Materi Perpajakan dari Anggota DPR RI

Dalam sambutannya, Bupati Haryanti mengucapkan terima kasih kepada RS.

Bhayangkara Kediri yang telah menyelenggarakan acara bakti kesehatan di Desa Mangunrejo.

“Desa Mangunrejo Kecamatan Ngadiluwih perlu bersyukur. Tidak hanya ada pengobatan gratis, ÂÂ tetapi juga diberikan sembako gratis. Ini merupakan pendekatan, kepedulian serta dukungan kepolisian serta pemerintah untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” terang Bupati.

Beliau pun berpesan kepada masyrakat untuk tidak takut kepada polisi, “Kulo

pesen pun ajreh geh kaleh polisi, wedal sampun diobati,” katanya. Pentingnya ASI sebagai sumber nutrisi kembali ditekankan oleh Bupati. ASI diberikan hingga anak berusia 2 tahun dan bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.

 

Sumber :

http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/makalah-pendidikan-islam/

933 Kepsek dan Bendahara Ikuti Bimtek BOS APBN

933 Kepsek dan Bendahara Ikuti Bimtek BOS APBN

933 Kepsek dan Bendahara Ikuti Bimtek BOS APBN
933 Kepsek dan Bendahara Ikuti Bimtek BOS APBN

933 Kepala Sekolah, Bendahara Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dan operator sekolah, dari 311 SMP serta SD di Kota Bogor, mengikuti sosialisasi dan Bimbingan Teknik (Bimtek) BOS APBN 2018, di salah satu hotel kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut untuk meningkatkan profesonalisme dan pengelolaan BOS APBN di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor, Fahrudin mengatakan, sekolah

tidak perlu resah, walaupun BOS triwulan I belum cair. Dan kegiatan disetiap sekolah pun tetap harus dilaksanakan. “Mudah-mudahan habis kegiataan ini dana BOS APBN cair. Jadi, kalau triwulan I sudah beres, triwulan berikutnya sudah tidak akan ada masalah. Tinggal jalan saja,” ujarnya kepada Metropolitan.

Sementara itu, tim manager BOS APBN Kota Bogor, Teddy Kusnadi menjelaskan,

untuk tahun 2018 ini, pencairan bantuan dari APBN tersebut setiap triwulan dicairkan dengan pola persentase 20 persen, 40 persen , 20 persen dan 20 persen. “Ada kajian dari pusat terkait persentase itu. Pada triwulan dua sekolah lebih banyak membutuhkan anggaran, baik untuk kegiatan ujian, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) maupun awal tahun ajaran baru,” terang Teddy.

Untuk itu Teddy berharap, kepala sekolah serius dalam merancang Rencana

Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), khususnya dalam menempatkan skala prioritas program. Dan sesuai kewajibannya, sekolah yang telah menerima pencairan dimintanya untuk segera menyelesaikan laporan pertanggungjawaban BOS. Sebab, pelaporan tersebut yang akan digunakan untuk pencairan triwulan berikutnya.

 

Baca Juga :

Hadapi UNBK dengan Menggelar Try Out

Hadapi UNBK dengan Menggelar Try Out

Hadapi UNBK dengan Menggelar Try Out
Hadapi UNBK dengan Menggelar Try Out

Untuk menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBK ) yang akan

dilaksanakan pada bulan April 2018, seluruh sekolah menengah pertama baik swasta maupun negeri melaksanakan Try Out ( TO ) selama dua hari. Dan mata pelajaran yang diujikan pada TO ini sebanyak 4 mata pelajaran yaitu bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA. Salah satunya adalah SMP Kosgoro yang sangat siap dengan TO yang dimulai dari hari senin hingga selasa (20/02).

Kepala SMP Kosgoro Abdullah mengatakan, pelaksanaan simulasi TO berjalan lancar dan seluruh muridnya mengikuti pelaksanaan TO dengan baik dan lancar. Karena sebelum pelaksanaan TO ini pihaknya sudah menghimbau agar anak didiknya untuk belajar dan menjaga kesehatan.

“Alhamdulillah seluruh siswa SMP Kosgoro dapat mengikuti TO dengan lancar,”

ujar Abdullah saat ditemui Metropolitan, kemarin.

Menurutnya, pelaksanaan TO ini wajib diikuti oleh siswa kelas 9 karena TO ini sebagai upaya persiapan anak didiknya dalam menghadapi UNBK pada bulan April 2018. Sehingga dalam pelaksanaan nantinya pada UNBK yang sesungguhnya para anak didiknya tidak merasa canggung lagi.

“Insyaallah pada pelaksanaan UNBK bulan April 2018 anak didiknya sudah siap

menghadapinya karena mereka sudah paham dengan materi pelajaran yang akan dikerjakannya,” tandasnya.

 

Sumber :

https://www.disdikbud.lampungprov.go.id/projec2014/sejarah-kota-semarang/

1.100 Siswa se-Bosel Ikuti FLS2N-SD

1.100 Siswa se-Bosel Ikuti FLS2N-SD

1.100 Siswa se-Bosel Ikuti FLS2N-SD
1.100 Siswa se-Bosel Ikuti FLS2N-SD

Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N-SD) tingkat Kecamatan Bogor

Selatan, Kota Bogor, telah dibuka secara resmi oleh Plt Kadisdik Kota Bogor Jana Sugiana. Kegiatan ini pun diikuti 1100 murid, dengan mempertandingkan 22 perlombaan seperti paduan suara dan seni tari.

Menurut Jana Sugiana, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wadah

berkreasi peserta didik sekolah dasar yang menampilkan karya kreatif dan inovatif. Terlebih, bisa mengedepankan sportivitas dalam pengembangan diri secara optimal sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan.

“Disisi lain kegiatan FLS2N ini juga dapat meningkatkan kreativitas, dan

memotivasi peserta didik untuk mengekspresikan diri sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuannya,” ujar Jana saat ditemui Metropolitan, kemarin.

Ia berharap, melalui kegiatan FLS2N-SD dapat tetap terpeliharanya semangat dan komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolahnya masing – masing serta melahirkan generasi yang mandiri dan bertanggung jawab.

 

Sumber :

https://www.disdikbud.lampungprov.go.id/projec2014/sejarah-dinosaurus/

Arti dan Pentingnya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Arti dan Pentingnya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Arti Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Kemerdekaan adalah cita-cita dan tujuan yang menghendaki dicapai oleh tiap tiap bangsa dimanapun berada. Demikian halnya bangsa Indonesia yang mengalami era penjajahan terlampau panjang dan memicu penderitaan rakyat. Oleh gara-gara itu, bangsa Indonesia berusaha untuk memproklamasikan kemerdekaannya. Pada selanjutnya harapan untuk merdeka itu terwujud dengan dicetuskannya Proklamasi Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945.

Proklamasi kemerdekaan bagi bangsa Indonesia berarti berakhirnya era penjajahan dan mulainya kehidupan sebagai bangsa merdeka. Proklamasi kemerdekaan merupakan titik puncak atau peristiwa puncak didalam perkembangan perjuangan bangsa Indonesia menentang penjajahan. Proklamasi kemerdekaan mengumandang kan suatu berita keceriaan bagi bangsa Indonesia ke segenap penjuru dunia.

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia adalah sumber hukum bagi pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pembentukan negara yang dicetuskan melalui proklamasi berikut bukanlah merupakan tujuan semata-mata, melainkan cuma sebagai alat untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan negara. Proklamasi kemerdekaan Indonesia jadi sarana untuk mewujudkan penduduk Indonesia yang merdeka, berdaulat, adil, dan makmur serta terlepas dari belenggu penjajahan bangsa lain.

Secara garis besar, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia terhitung punya arti sebagai berikut:
Merupakan titik awal penghentian segala wujud penjajahan di Indonesia.
Lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Merupakan titik puncak perjuangan pergerakan kemerdekaan, sesudah berjuang berpuluh-puluh tahun sejak 20 Mei 1908.
Titik tolak pelaksanaan amanat penderitaan rakyat.

Pentingnya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Akhirnya, dunia jelas bahwa bangsa Indonesia sudah merdeka. Dengan demikian, proklamasi bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia jadi perihal penting, karena:
bangsa-bangsa di dunia jelas bahwa bangsa Indonesia telahmerdeka;
kemerdekaan adalah hak segala bangsa supaya bangsa Indonesia berhak menyesuaikan dan memilih nasibnya sendiri;
Indonesia punya kedaulatan penuh, tanpa dicampuri oleh kekuasaan dari negara lain;
bangsa Indonesia tidak menghendaki kehilangan kemerdekaan yang sudah dicapai dengan penuh pengorbanan;
bangsa Indonesia bisa jalankan pembangunan gara-gara sudah merdeka.

Sumber : https://tutorialbahasainggris.co.id/motivation-letter-5-cara-dan-contoh-membuat-motivation-letter-bahasa-inggris/

Baca Juga :

Pengaruh Lingkungan Terhadap Keberhasilan Pendidikan

Pengaruh Lingkungan Terhadap Keberhasilan Pendidikan

Lembaga pendidikan sebagai keliru satu bentuk proses sosial, selamanya berupa terbuka. Artinya pendidikan selanjutnya selamanya menerima masukan (input) dari lingkungan dan memberi tambahan hasil berupa output pada lingkungan. Keberhasilan suatu lembaga pendidikan didalam capai tujuannya tergoda oleh keadaan dan keadaan yang ada di sekelilingnya.

Konsep dan Jenis Lingkungan Pendidikan

Dalam kehidupannya sebagai makhluk sosial, manusia akan berhadapan dan berinteraksi bersama segala sesuatu yang berada di sekelilingnya, baik yang hidup (biotik) berupa manusia maupun bukan manusia layaknya hewan dan tumbuh-tumbuhan serta yang tidak hidup (abiotik) seumpama lingkungan alam.

Segala sesuatu yang berada di sekeliling manusia disebut lingkungan. Dengan demikian yang tergolong pada lingkungan adalah makhluk yang berada di alam (dunia) ini, yang hidup (biotik) maupun yang tidak hidup (abiotik) yang pengaruhi perilaku, pertumbuhan dan pertumbuhan kehidupan manusia, termasuk kesibukan pendidikan.

Lingkungan hidup manusia dapat dibedakan menjadi lingkungan alam dan lingkungan sosial.
Lingkungan alam ialah segala sesuatu atau benda di luar manusia yang berada di alam dunia ini layaknya batu, rumah, tumbuh-tumbuhan, hewan, iklim, siang dan malam dan sebagainya.
Lingkungan sosial ialah semua manusia atau orang lain yang berinteraksi bersama diri kami baik segera maupun tidak segera yang saling pengaruhi antara manusia yang satu dan yang lainnya. Sebagai makhluk sosial, manusia akan saling pengaruhi dan tergoda orang lain.
Sebagai sebuah sistem, kesuksesan pendidikan tidak cuma ditentukan oleh keliru satu komponen yang ada di dalamnya, tapi termasuk oleh semua komponen dari proses pendidikan selanjutnya yang tiap-tiap membawa andil didalam capai obyek yang diinginkan. Salah satu komponen perlu yang turut pengaruhi kesuksesan pendidikan adalah keadaan dan keadaan area berlangsungnya kesibukan pendidikan tersebut. Oleh karena itu baik lingkungan sosial maupun lingkungan fisik dan alam sebagai area berlangsungnya pendidikan bersama segala keadaan dan kondisinya akan turut berpengaruh pada kesuksesan proses pendidikan.

Lingkungan pendidikan merupakan suatu keadaan atau berupa area yang amat mungkin terjadinya pendidikan. Karena pendidikan merupakan jalinan antar manusia, maka yang dimaksud bersama lingkungan pendidikan adalah suatu area dimana amat mungkin terjadinya suatu jalinan manusia didalam proses pendidikan dan untuk capai obyek pendidikan.

Keberhasilan pendidikan tidak lepas dari keadaan lingkungan dimana pendidikan itu berlangsung. Semakin kondusif suatu lingkungan area berlangsungnya pendidikan, maka jadi membantu pada kesuksesan pendidikan didalam capai tujuannya.***

Sumber : https://tokoh.co.id/biodata-blackpink-all-member-dan-fakta-terlengkap/

Baca Juga :

Jenis Alat Pendidikan non Material; tingkah laku dan tindakan

Jenis Alat Pendidikan non Material; tingkah laku dan tindakan

Pengertian alat pendidikan

Alat pendidikan mampu diartikan segala suatu hal yang digunakan untuk kegiatan pendidikan di dalam rangka meraih obyek pendidikan yang diharapkan. Alat pendidikan terdiri dari 2 jenis, yaitu yang berbentuk non material (perbuatan/tindakan) dan yang berbentuk material atau kebendaan.

Jika di dalam artikel sebelumnya telah dibahas lebih rinci perihal alat pendidikan material “alat pendidikan: material dan non material”, maka kali ini PKn-kita akan merinci jenis alat pendidikan non material.

Jenis alat pendidikan non Material

a. Pembiasaan
Pada terdidik yang masih kecil, hal ini benar-benar penting sebab banyak hal di dalam hidupnya itu adalah berbentuk formalitas ini. Kebiasaan itu adalah suatu tingkah laku khusus yang sifatnya otomatis, tanpa direncanakan terutama dahulu, dan juga berlaku begitu saja tanpa dipikir lagi.

b. Suruhan
Di di dalam sistem transpormasi, suruhan adalah hal yang kudu dilaksanakan (kebersihan badan, kerapihan, ketelitian dan sebagainya). Suruhan merupakan jenis alat pendidikan yang tergolong banyak dilaksanakan sebab sebenarnya di dalam keehidupan manusia itu ada hal yang kudu dihindarkan dan sebaliknya ada hal yang kudu dikerjakan.

c. Larangan
Larangan adalah bentuk alat pendidikan untuk pembiasaan di dalam hal-hal yang tidak boleh dilakukan.

d. Menganjurkan
Menganjurkan membawa cii-ciri tidak mengikat dan jadi tidak memaksa terhadap terdidik. Menganjurkan tidak benar-benar pas untuk dijadikan alat pendidikan biarpun di dalam kondisi khusus mampu termasuk digunakan, bila terhadap kondisi terdidik telah baik melakukan suatu hal akan tetapi akan lebih baik ulang jika ia meningkatkan suatu kegiatan untuk membuat kegiatan terdahulu itu lebih sempurna.

e. Mengajak
Dalam menggerakkan perannya, yang paling dilaksanakan oleh pendidik ialah mengajak. Mengajak kedengarannya lebih simpatik, dan sebab itu tidak berbentuk memaksakan tekad pendidik. Meskipun demikianlah ajakan itu tidak pula kudu demikianlah lemah sehingga sifatnya layaknya anjuran. Ajakan adalah suruhan halus, dengan jalur menunjukan terutama dahulu faktor baiknya daripada suatu hal kegiatan yang mendambakan kita lakukan. Misalnya: kita mendambakan sehingga anak-anak kita puas akan kegiatan membersihkan rumah daerah tinggal. Kita semula menunjukan enaknya rumah yang bersih dan sehat, betapa senangnya kita tinggal di rumah yang demikian.

f. Memberi contoh
Memberi contoh adalah alat pedidikan yang banyak dan telah lama sekali dipakai. Bahkan mungkin secara alamiah berikan contoh adalah alat pendidikan yang tertua, disamping suruhan dan larangan.

Yang dimaksud berikan contoh adalah:
Memberi contoh di dalam makna sengaja berbuat untuk secara jelas ditiru oleh terdidik.
Berlaku sesuai norma dan nilai yang akan kita tanamkan terhadap terdidik sehingga tanpa sengaja jadi contoh (teladan) bagi terdidik.
g. Memuji
Cara memuji banyak termasuk berikan efek yang baik terhadap terdidik. Secara manusiawi siapakah yang tak puas jika mendapat pujian. Para pribadi-pribadi yang kurang bermaksud baik cara ini dibesarkannya untuk mendapat keuntungan khusus dari orang yang ia puji. Cara ini licik dan hanya dilaksanakan oleh orang-orang yang bermaksud tidak baik.

h. Menghukum
Ada suatu cara mendidik yang paling banyak kudu kita menjauhkan dan sedapat mungkin diberikan dengan jalur edukatif. Cara ini ialah menghukum! Kita baru menghukum jika kita tau bahwa terdidik jelas bahwa ia melakukan pelanggaran atas suatu aturan. Menghukum terdidik yang tidak jelas kesalahannya adalah pekerjaan yang tidak edukatif. Kecuali tidak mendidik maka obyek menghukum termasuk tidak tercapai, sebab obyek menghukum harusnya menyadarkan orang akan kesalahannya dan juga menanamkan keinginan melakukan perbaikan diri. Hal itu tidak akan tercapai jika terdidik tidak jelas akan kesalahannya.

Yang kudu diperhatikan di dalam berikan hukuman terhadap terdidik
Hukuman itu hendaknya mendidik (mendidik), berangkat dari kesediaan kita menunjang terdidik untuk berkembang, dengan kata lain bukan membalas dendam.
Bentuk hukuman hendaknya sedapat mungkin ada hubungannya dengan bentuk kesalahan. Misalnya tidak melakukan kewajiban harusnya ditebus dengan melakukan kewajiban lain.
Jangan menyakiti harga diri terdidik. Betapapun ia bersalah tetapi ia adalah senantiasa terdidik dengan kediri-sendiriannya. Harga diri tidak boleh terluka.
Jangan berikan hukuman badan. Sedapat mungkin menjauhkan ini, sebab menyinggung harga diri, termasuk akan membuat banyak hal. Baik dari faktor hukuman maupun dari faktor kesusahan hubungan dengan pihak lain.

Baca Juga :

Diprediksi Dilanda Banjir Luapan Air Laut

Diprediksi Dilanda Banjir Luapan Air Laut

Diprediksi Dilanda Banjir Luapan Air Laut
Diprediksi Dilanda Banjir Luapan Air Laut

Banjir akibat luapan air laut diperkirakan melanda Indonesia di masa datang, karena adanya perubahan iklim secara global, kata peneliti Pusat Studi Bencana Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Muhammad Aris Marfai.

“Selama ini banjir di Indonesia lebih banyak disebabkan oleh meluapnya air sungai, namun di masa mendatang akan terjadi sedikit perubahan. Banjir akibat luapan air laut sekarang sudah mulai melanda Semarang dan Jakarta,” katanya di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia pada seminar pengurangan risiko bencana, Indonesia menduduki peringkat tiga di dunia sebagai negara yang paling rawan terhadap bencana banjir.

“Posisi Indonesia tersebut berada di bawah India dan China yang menduduki peringkat pertama dan kedua negara paling rawan bencana banjir di dunia,” katanya.

Ia mengatakan sering munculnya bencana banjir di Indonesia disebabkan beberapa faktor, di antaranya curah hujan tinggi, sebagian tanah tidak lagi mampu menyerap air dengan baik, dan perubahan penggunaan tanah.

“Untuk mengurangi risiko bencana, banyak hal yang dapat dilakukan di antaranya dengan persiapan mitigasi bencana, pengelolaan organisasi, dan menjaga daerah hulu sebagai kawasan resapan air,” kata dosen Fakultas Geografi UGM itu.

Baca :

Depresi dan Stroke Saling Berhubungan

Depresi dan Stroke Saling Berhubungan

Depresi dan Stroke Saling Berhubungan
Depresi dan Stroke Saling Berhubungan

Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI) Dr Suryo Dharmono mengatakan, depresi, penyakit jantung akibat penyempitan pembuluh darah, dan stroke saling terkait dan berhubungan timbal balik.

Dalam seminar tentang relasi antara depresi, penyakit jantung, dan stroke, di Jakarta, Dr Suryo Dharmono menjelaskan bahwa kombinasi depresi dan penyakit jantung berupa penyempitan pembuluh darah atau pada stroke dapat meningkatkan angka kematian.

“Berbagai studi tentang depresi pada pasien penyakit jantung menunjukkan angka prevalensi yang cukup tinggi, yakni 18-60%. Studi-studi epidemiologis juga menunjukkan peningkatan angka mortalitas pasien penyakit jantung akibat menderita pula depresi,” katanya.

Sementara itu depresi yang dialami oleh pasien stroke juga berpeluang cukup tinggi untuk meningkatkan angka mortalitas.

“Depresi pada pasien stroke menunjukkan prevalensi sekitar 27-45%. Pada penderita stroke, depresi akan memperlambat proses penyembuhan, memperberat gejala fisik, mengganggu rehabilitasi, dan meningkatkan angka kematian,” kata Suryo.

Depresi adalah penyakit serius yang diderita oleh jutaan orang dengan berbagai macam gejala. Depresi dapat menyebabkan seseorang merasa bersalah tanpa alasan yang jelas.Depresi dapat menjadikan seseorang merasa tidak berguna, meskipun telah melakukan apa saja yang menurutnya adalah yang terbaik, tambah Suryo.

“Depresi dapat menyebabkan seseorang tidak berminat terhadap hal-hal yang sebelumnya amat dia sukai. Selain itu depresi membuat energi terkuras, sehingga lekas merasa letih dan lelah,” ujarnya.Sementara itu penyakit jantung akibat penyempitan pembuluh darah koroner menghambat aliran darah kaya oksigen ke otot jantung.Penyakit jantung ini disebut pula dengan penyakit jantung iskemik, dan gejala yang paling sering tampil adalah nyeri di bagian dada (disebut dengan istilah angina).

Faktor-faktor resiko yang kerap memunculkan penyakit jantung iskemik antara lain umur, jenis kelamin, kebiasaan merokok, diabetes, riwayat keluarga penyakit jantung prematur, dan hipertensi.

“Di sisi lain stroke adalah penyakit pembuluh darah otak yang ditandai dengan kematian jaringan otak yang terjadi akibat berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak,” kata Suryo yang menjadi staf pengajar bagian psikiatri di FK-UI sejak 1999.

Stroke bisa dipicu oleh berbagai penyakit antara lain hipertensi, penyakit jantung, diabetes mellitus, dan berbagai keadaan seperti usia yang lanjut, obesitas, merokok, suku bangsa (negro/Spanyol), jenis kelamin (laki-laki), dan kebiasaan kurang berolahraga.

“Penanganan yang komprehensif terhadap penderita penyakit jantung iskemik dan stroke sangat perlu untuk memberikan perhatian pada pengelolaan depresi. Pengelolaan yang benar terhadap depresi merupakan faktor yang penting untuk tercapainya pemulihan yang optimal,” kata dia.

Ia melanjutkan, “Seyogyanya pengelolaan depresi dan pemulihan pasien dan penyakit jantung dan stroke melibatkan tim terpadu interdisipliner, yang terdiri atas dokter ahli penyakit jantung, penyakit syaraf, psikiater, rehabilitasi medik, psikolog, dan pekerja sosial.”