KASUS PELANGGARAN ETIKA

KASUS PELANGGARAN ETIKA

KASUS PELANGGARAN ETIKA
KASUS PELANGGARAN ETIKA

ontoh Kasus Pelanggaran Etika Bisnis oleh Produk HIT

Produk HIT dianggap merupakan anti nyamuk yang efektif dan murah untuk menjauhkan nyamuk dari kita. Tetapi, ternyata murahnya harga tersebut juga membawa dampak negatif bagi konsumen HIT.

Telah ditemukan zat kimia berbahaya di dalam kandungan kimia HIT yang dapat membahayakan kesehatan konsumennya, yaitu Propoxur dan Diklorvos. 2 zat ini berakibat buruk bagi manusia, antara lain keracunan terhadap darah, gangguan syaraf, gangguan pernapasan, gangguan terhadap sel pada tubuh, kanker hati dan kanker lambung.

Obat anti-nyamuk HIT yang dinyatakan berbahaya yaitu jenis HIT 2,1 A (jenis semprot) dan HIT 17 L (cair isi ulang). Departemen Pertanian juga telah mengeluarkan larangan penggunaan Diklorvos untuk pestisida dalam rumah tangga sejak awal 2004 (sumber : Republika Online). Hal itu membuat kita dapat melihat dengan jelas bahwa pemerintah tidak sungguh-sungguh berusaha melindungi masyarakat umum sebagai konsumen. Produsen masih dapat menciptakan produk baru yang berbahaya bagi konsumen tanpa inspeksi pemerintah.

http://pelangianggita.blogspot.com/2012/01/contoh-pelanggaran-kasus-kode-etik.html

ANALISIS KASUS :

Jenis pelanggaran yaitu melanggar kode etik dalam berbisnis ( perlindungan konsumen ).

Yang melakukan pelanggaran adalah PT. Megarsari Makmur.

Baca Juga : 

PERSENTASI MENGENAI AKUNTANSI

PERSENTASI MENGENAI AKUNTANSI

PERSENTASI MENGENAI AKUNTANSI
PERSENTASI MENGENAI AKUNTANSI

Sebutkan karakteristik standar akuntansi Inggris?

Regulator : CCAB (Consultative Committee of Accountancy Bodies), FRC (Financial Reporting Council), AIDB (Accountancy Investigation dan Discipline Board), POB (Professional Oversight Board)
Regulasi : Undang-Undang Perusahaan 1981 dan profesi akuntansi
Laporan keuangan : laporan direktur, akun laba dan rugi serta neraca, laporan arus kas, laporan keseluruhan laba dan rugi, laporan kebijakan akuntansi, catatan yang direferensikan dalam laporan keuangan, dan laporan auditor. Perusahaan kecil dan menengah dibebaskan dari banyaknya kewajiban laporan keuangan termasuk laporan gabungan, dan diizinkan untuk menyusun akun singkat dengan informasi minimum yang telah ditentukan sebelumnya.
2. Adakah pengaruh sistem pemerintahan dan bentuk negara terhadap standar akuntansi Inggris?

Sistem pemerintahan dan bentuk negara di Inggris berpengaruh terhadap standar akuntansi. Pemerintah memiliki andil dalam penyusunan undang-undang pemungutan pajak. Dengan demikin perusahaan wajib melaporkan hasil kegiatan usahanya dalam bentuk laporan keuangan yang sesuai denan standar yang telah ditetapkan.

3. Sebutkan 5 prinsip akuntansi sesuai UU th. 1981!

Pendapatan dan beban disesuaikan dengan dasar akrual.
Aset dan Kewajiban individu dalam setiap golongan asset dan kewajiban dihitung secara terpisah.
Prinsip konservatisme (kehati-hatian) diterapkan, khususnya dalam pengenalan penghasilan yang didapat dan semua kewajiban dan kerugian yang ditemukan.
Penerapan kebijakan akuntansi yang konsisten diharuskan dari tahun ke tahun.
Prinsip perusahaan yang terus berjalan bisa diterapkan untuk entitas yang sedang dihitung.

Sumber : https://belinda-carlisle.com/content-writer/

CARA MENGATASI INFLASI

CARA MENGATASI INFLASI

CARA MENGATASI INFLASI
CARA MENGATASI INFLASI

Pemerintah melakukan bebarapa kebijakan dalam mengatasi inflasi antara lain, sebagai berikut :

  • Kebijakan moneter, adalah kebijakan pemerintah melalui bank sentral mengatur jumlah uang yang beredar. kebijakan moneter berupa kebijakan diskonto, pasar terbuka, Cash ratio dan pembatasan kredit.
  • Kebijakan fiskal, adalah kebijakan mengatur pengeluaran pemerintah dan mengatur perpajakan. untuk mengatasi inflasi pemerintah mengambil langkah : (1) menekan pengeluaran pemerintah. (2) menaikkan pajak. (3) mengadakan pinjaman pemerintah.
  • Kebijakan non Moneter adalah kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi inflasi diluar kebijakan Moneter dan kebijakan fiskal. kebijakan non moneter yang dilakukan pemerintah antara lain : mengendalikan harga, menaikkan hasil produksi, dan kebijakan upah.

Sumber : https://dunebuggyforsale.org/hidden-hotel-apk/

Tipe Pemimpin Paternalistik

Tipe Pemimpin Paternalistik

Tipe Pemimpin Paternalistik
Tipe Pemimpin Paternalistik

Beberapa faktor popularitas pemimpin paternalistik adalah:

  • Kuatnya ikatan primordial,
  • Extended family system,
  • Kehidupan masyarakat yang komunalistik,
  • Peranan adat istiadat yang sangat kuat,

Dari segi persepsi yang timbul, pemimpin paternalistik banyak diwarnai oleh harapan dari para pengikutnya untuk dapat berperan aktif sebagai bapak yang bersifat melindungi dan layak untuk dijadikan tempat bertanya dan memperoleh petunjuk.

Dari segi sifat, pemimpin yang paternalistik mempunyai sifat yang tidak mementingkan diri sendiri melainkan memberikan perhatian pada kepentingan dan kesejahteraan bawahannya.

Dan bila ditinjau dari segi nilai yang dianut, biasanya pemimpin paternalistik lebih mengutamakan kebersamaan serta adanya perlakuan yang seragam yang lebih menonjol.

Sedangkan bila ditinjau dari sikap yang dianut, bahwa pemimpin harus mengetahui segala seluk beluk kehidupan organisasional, sehingga yang terjadi adalah adanya pemusatan pengambilan keputusan dalam diri pemimpin dan bawahan hanya sebagai pelaksana saja.

Dari ke empat faktor yang diuraikan diatas, maka penonjolan dominasi keberadaan pemimpin dan penekanan yang kuat pada kebersamaan serta lebih bercorak pada yang bersifat sebagai pelindung, bapak, dan guru.

Baca Juga : 

Tipe Pemimpin Kharismatik

Tipe Pemimpin Kharismatik

Tipe Pemimpin Kharismatik
Tipe Pemimpin Kharismatik

Untuk tipe jenis pemimpin ini tidak banyak literatur yang mengungkapkan secara banyak dan gamblang. Tipe ini dibuktikan dengan sejarah yang panjang dari pelaku pemimpin ini.

Pemimpin yang kharismatik adalah seseorang yang dikagumi oleh banyak pengikut meskipun  para pengikut tersebut tidak selalu dapat menjelaskan secara konkret mengapa orang tersebut dikagumi.

Seorang pemimpin yang kharismatik tidak mempersoalkan nilai yang dianut, sikap dan perilaku serta gaya kepemimpinan yang digunakan. Bisa saja dia menganut gaya yang otokratik atau diktatorial atau paternalistik atau demokratik, para pengikutnya akan setia untuk tetap mengikutinya.

Pemimpin yang demikian biasanya dibesarkan oleh adanya keadaan atau perlakuan sejarah yang terjadi di daerahnya atau negaranya. Dia akan tampil sesuai dengan masa dan jamannya. Sehingga pemimpin ini tidak dapat dicetak melalui institusi kependidikan atau sejenisnya.

Sumber : https://namabayi.co.id/content-writer/

Tipe Pemimpin Laissez Faire

Tipe Pemimpin Laissez Faire

Tipe Pemimpin Laissez Faire
Tipe Pemimpin Laissez Faire

Seperti hal nya tipe pemimpin yang kharistmatik ini, tipe ini tidak banyak literatur yang membahasnya. Akan tetapi tipe pemimpin ini mempunyai karakteristik utama yaitu segala sesuatu akan berjalan lancar sebgai mestinya, yang perlu dilakukan adalah mengawasi alur kegiatan organisasi sesuai dengan apa adanya.

Peranan pemimpin tipe ini adalah biasanya sebagai ‘polisi lalu lintas’ dengan anggapan bahwa anggota organisasi sudah mengetahui dan cukup dewasa untuk taat pada peraturan dan permainan yang berlaku. Dengan demikian peranan tipe pemimpin ini adalah pasif.

Sedangkan nilai-nilai yang dianut adalah bertolak pada filsafat hidup manusia yang mempunyai solidaritas, kebersamaan, kesetiaan dan ketaatan. Sehingga hal ini cukup memudahkan bagi pemimpin tipe ini untuk mengorganisir organisasinya. Dimana akan menimbulkan sikap permisif dan bertindak sesuai dengan keyakinan dan bisikan hati nuraninya asalkan kepentingan dan kebersamaan anggota organisasi tetap terjaga.

Gaya kepemimpinan oleh tipe pemimpin ini adalah:

  • Pedelegasian wewenang terjadi secara ekstensif.
  • Pengambilan keputusan diserahkan pada pejabat dibawahnya kecuali bilamana dibutuhkan kehadiran dan keterlibatannya.
  • Status quo organisasional tidak terganggu.
  • Pertumbuhan dan pengembangan kemampuan berfikir, inovatif, kreatifitas diserahkan pada pejabat dibawahnya dan anggota organisasi.
  • Sepanjang dan selama para anggota organisasi menunjukkan perilaku dan prestasi kerja yang memadai, maka intervensi pemimpin di dalam organisasi dalam tingkat yang minimum.

Sumber : https://zalala.co.id/fishing-life-apk/

Sosialisasi Pemilu Kurang

Sosialisasi Pemilu Kurang

Sosialisasi Pemilu Kurang
Sosialisasi Pemilu Kurang

Pemilihan umum semakin dekat. Tinggal menghitung hari, kita akan menggelar pesta demokrasi tersebut. Hanya saja kini banyak masyarakat yang masih bingung terkait aturan baru dalam pemilu kali ini.
Digantinya aturan mencoblos menjadi mencontreng dinilai beberapa kalangan akan menyebabkan banyak surat suara yang tidak sah. Pasalnya masyarakat masih terbiasa dengan nyoblos yang merupakan warisan di era-era terdahulu.
Beredar kabar bahwa surat suara yang dicoblos dengan spidol juga dinyatakan sah. Hal ini mengakibatkan kebingungan pada calon pemilih karena selama ini sosialisasi menyatakan hanya surat suara yang dicontreng yang dinyatakan sah.
Masalah ini menjadikan tanda tanya besar pada masyarakat tentang kesiapan KPU dalam menyelenggarakan Pemilu tahun ini. KPU harus lebih gencar dalam melakukan sosialisasi (terutama di pelosok) mengenai aturan-aturan dalam memilih secara detail karena Pemilu semakin dekat dan selama ini sosialisasi masih sangat kurang.

Baca Juga ; 

Puisi Pengantin Iblis

Puisi Pengantin Iblis

Puisi Pengantin Iblis
Puisi Pengantin Iblis

malam begitu mistis
bunyi dentang lonceng berbunyi tujuh kali
begitu pula saat kita berpelukkan di malam ini
tubuhku terasa hangat

udara malam beranjak pagi
meniupkan serpihan partikel embun
melapisi atap-atap yang kedinginan

kau masih dipelukku
mendengarkan dongeng keabadian
hingga kau tertidur lelap tepat di tengah malam

tiba-tiba kau bangun mendengar gemuruh suara
adalah kereta kuda
datang dari penjuru selatan
membawa sepasang iblis
meminjam tubuh kita untuk sebuah prosesi perkawinan
menjadi sepasang pengantin

Aku tak tahu setelah itu
setahuku tubuh kita menjadi dingin
seusai bercinta tadi

Solo, 14’02’09

Hujan Sehabis Malam

Hujan sehabis malam telah membuat kekasihku pergi
entah apa yang ia cari dalam gelap
mungkin hujan telah membuatnya lupa tentang aku

ia lari begitu saja meninggalkan aku yang terkurung dalam lumpur mati
sesungguhnya malam menyimpan misteri
tentang dirinya yang kuanggap bidadari

Hujan sehabis malam menyisakan gerimis sepi
pada aku yang kini menanti

Sumber : https://obatsipilisampuh.id/zooba-apk/

Tips Ajarkan Optimisme Pada Anak

Tips Ajarkan Optimisme Pada Anak

Ada tidak sedikit dalil kenapa seorang anak perlu mempunyai sifat optimis dari kecil. Salah satunya ialah akibat positif yang diterima bersangkutan dengan mental anak yang siap menghadapi tantangan di kehidupan masa mendatang. Studi pun menuliskan bahwa anak yang dapat membina sikap optimisme dalam kehidupan sehari-hari dapat terhindar dari rasa frustrasi, selalu bersemangat dalam menerima tantangan, tidak mudah menyerah, serta lebih panjang umur karena selalu berpikir positif.

Berdasarkan penjelasan dari para kawakan parenting, sikap optimisme pada anak dapat diajarkan pada usia 8 tahun kesatu. Sebab, di masa inilah anak-anak mudah dalam menyerap pembelajaran yang diberikan, terlebih bila kiat mengajarkannya disertai contoh dari anda sebagai orang tua. Untuk dapat memberikan pengajaran yang baik terhadap sikap optimisme pada anak, berikut 6 tips yang dapat disimak.

Jangan Mengeluh di Hadapan Anak

Tanpa sadar, Anda mungkin sering mengeluhkan sesuatu di hadapan anak. Baik mengenai pekerjaan, kejadian yang baru saja dialami, atau hal yang dilakukan oleh si kecil yang membuat Anda merasa khawatir dan cemas.

Memfokuskan diri pada hal-hal negatif malah melulu akan menunjukkan sikap pesimis pada anak-anak. Mereka akan beranggapan jika ada suatu masalah, mengeluh dan komplainlah yang akan dilakukan. Untuk itu, daripada mengeluh dan menyalahkan, usahakan Anda mengeluarkan uneg-uneg melewati ucapan-ucapan yang berarti positif untuk menunjukkan semangat berjuang pada si kecil.

Ajak Anak Untuk Tetap Percaya Pada Kemampuannya dan Berekspektasi Tinggi pada Sesuatu

Pada ketika si kecil mulai terlihat memiliki kemampuan yang lebih daripada teman-temannya, latih kemampuan tersebut. Tanamkan percaya diri pada diri si kecil guna menunjukkan kemampuan tersebut dan mengembangkannya. Ajarkan pula guna mempunyai ekspektasi tinggi terhadap kemampuan tersebut.

Dorong Si Kecil Bagi Berani Mengambil Risiko Dari Tindakan Yang Dilakukan

Anda sebagai orang tua, mungkin hendak merasa khawatir, cemas, dan takut ketika anak-anak menggarap sesuatu yang dirasa berbahaya. Alhasil, laranganlah yang akan diberikan. Akibatnya, anak akan mempunyai sifat manja dan pesimis lantaran takut menghadapi sesuatu yang dirasa baru dan membahayakan.

Tunggu Sejenak Sebelum Bereaksi Berlebihan

Tahan emosi sejenak ketika mendengar kabar tidak baik mengenai si kecil, baik dari laporan guru, wali murid lain, maupun tetangga. Tetapi, lihat dulu kondisinya, dan biarkan si kecil menyelesaikannya sendiri.

Misalnya, anda mendengar si kecil mendapat ejekan gemuk dan jelek dari teman-temannya di sekolah. Pada saat itu, jangan langsung bertindak dengan memarahi anak yang sudah mengejek putra/putri anda atau memanggil orang tuanya untuk menasihati. Tetapi, diamkan dulu. Tunggu dan lihat apa yang akan dilaksanakan si kecil guna mengatasinya. Jangan biasakan mereka menerima perlindungan secara terus menerus. Akan tetapi, biarkan mereka bertindak tanpa bantuan orang lain terlebih dahulu.

Baca Juga :

Tips Belajar yang Menyenangkan untuk Anak Usia Dini

Tips Belajar yang Menyenangkan untuk Anak Usia Dini

Belajar adalah sebuah pekerjaan yang terus dilaksanakan manusia, mungkin nyaris di sepanjang hidupnya. Bentuk dan caranya saja yang berbeda pada masing-masing tahapan usia. Berikut tips bagaimana menciptakan suasana belajar yang mengasyikkan untuk anak usia 2-6 tahun atau disebut usia dini. Berikut selengkapnya:

Ciptakan Suasana yang Kondusif
Suasana yang tidak kaku dan riang bakal menumbuhkan semangat belajar anak. Rasa nyaman pun keceriaan mengakibatkan emosi positif dan perasaan gembira, membuat otak lebih mudah menyerap semua informasi yang diberikan. Anak jadi lebih siap menerima pelajaran.

Sesuaikan Kegiatan Belajar dengan Kondisi Perkembangan Anak
Pada usia dini, anak memiliki karakteristik yang unik. Memiliki rasa berkeinginan tahu yang kuat namun daya perhatiannya pendek. Senang bereksplorasi, berjiwa petualang, tapi juga masih gampang putus harapan dan tidak lumayan pertimbangan dalam bertindak.

Ajak anak belajar hal-hal sederhana yang tidak membutuhkan perhatian terlalu lama. Buat anak terlibat secara aktif dalam kegiatan belajar yang menyenangkan. Manfaatkan rasa berkeinginan tahunya untuk mengeksplorasi sesuatu, misalnya belajar mengenal benda-benda di sekitarnya. Biarkan daya imajinasinya membantu mencerna pelajaran yang diberikan, karena pada usia ini umumnya anak-anak kaya akan fantasi.

Menggunakan Otak Kanan dan Otak Kiri Secara Seimbang
Teori pendidikan terbaru menyatakan bahwa pikiran akan bekerja secara lebih optimal saat benak kanan dan pikiran kiri dipergunakan secara bersamaan. Otak kanan biasa digunakan untuk berpikir, mengelola data bersangkutan perasaan, emosi, dan seni. Sedangkan pikiran kiri fungsinya lebih pada mengolah data seputar sains, hitungan, dan segala yang berkaitan dengan logika.

Kegiatan belajar yang hanya melibatkan pikiran kiri, akan membosankan sampai menciptakan anak jenuh dan mengantuk. Sementara bila melulu pikiran kanan, mungkin anak akan senang sebab tidak sedikit berdendang namun ilmu yang masuk hanya sedikit. Baiknya memang mengombinasikan keduanya, pikiran kanan dan kiri, untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

Suasana Alfa
Gelombang alfa adalah satu dari tiga gelombang yang dipancarkan pikiran manusia. Pancaran ketiga gelombang tadi dipengaruhi oleh situasi jasmani dan psikis. Gelombang alfa menyemprot saat insan dalam keadaan tenang. Anak akan lebih mudah mengetahui pelajaran dalam suasana alfa. Ini bisa didapat misalnya lewat ayunan lembut musik klasik.

Sumberhttps://medium.com/@kamfang.gamming/mendikbud-nadiem-makarim-meluncurkan-kebijakan-kampus-merdeka-e5539838055c