Hadirkan Binus Online Learning

Hadirkan Binus Online Learning

Hadirkan Binus Online Learning
Hadirkan Binus Online Learning

Binus Palembang merupakan cabang Binus University di Jakarta. Mengusung konsep online learning, belajar bisa dari mana saja. Brand Manager Binus University, Andreas Yunian Media Putro, mengatakan, pendidikan langkah awal menuju karier gemilang. Kemajuan teknologi kian berkembang pesat juga pengaruhi teknologi dunia pendidikan.

“Bukti nyata Binus University dengan menghadirkan Binus Online Learning sebagai perkuliahan 51 online berbasis teknologi, kuliah fleksibel lulusan berkualitas,” terangnya. Dia melanjutkan, untuk memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat secara luas mengenai pentingnya pendidikan, Binus Online Learning menggelar roadshow di tiga kota, yaitu Palembang, Malang, dan Semarang.

Dalam roadshow visit dan sharing talks ini, Binus Online Learning turut

mengajak pihak esternal, Qlue. Roadshow pertama berlangsung di Kota Palembang, pada 16-17 0ktober 2019 dibawakan Dendhy Indra Wijaya ST MT (Faculty Member Industrial Engineering Department, Binus Online Learning) dan Ida Bagus Chahya Degana (Front End Lead Qlue) yang juga alumni Binus Online Learning.

Founder & CEO Qlue, Rama Raditya, mengatakan, sebagai perusahaan yang fokus mengembangkan ekosistem smart city di Indonesia, Qlue mendorong inovasi dan pengembangan riset di kecerdasan buatan (artificial intelligence/Al) dan Internet of Things (loT).

Untuk itu, Qlue mencari SDM berkualitas terbaik untuk bergabung bersama Qlue

dan mengembangkan AI dan loT. Qlue mengikuti Roadshow Visit & Sharing Talks Binus Online Learning untuk memberikan informasi mengenai perkembangan terbaru mengenai teknologi smart city di Indonesia kepada anak muda yang ingin fokus berkarya di bidang teknologi informasi. Lanjutnya, di Kota Palembang Qlue akan sharing mengenai teknologi guna mewujudkan smart city sebagai solusi dan perubahan positif ke masyarakat.

Manager Binus @Palembang, Hardiyansyah, mengatakan, sistem kuliah Binus

@Palembang merupakan cabang Binus University Jakarta. “Kita mengusung konsep online learning belajar bisa dari mana saja,” jelasnya. Konsep dibuat fleksibel standar sehingga mahasiswa tak akan kesulitan bagi waktu.

Kepala SMK Methodist 2 Palembang, Eront Plontoh, mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan yang digelar Binus University dan Binus @Palembang. “Kebanyakan siswa SMK begitu lulus sekolah kerja. Dengan kehadiran Binus akan buka wawasan para siswa, begitu tamat sekolah bisa kuliah sambil kerja,” tandasnya.

 

Baca Juga :

Guru Agama Diminta Buat Materi yang Mudah Dipahami

Guru Agama Diminta Buat Materi yang Mudah Dipahami

Guru Agama Diminta Buat Materi yang Mudah Dipahami
Guru Agama Diminta Buat Materi yang Mudah Dipahami

Kementerian Agama (Kemenag) menghimbau kepada para guru Pendidikan Agama Islam (PAI), agar bisa memaksimalkan proses pembelajaran. Hal itu menyusul akan diterbitkannya, buku pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) bagi siswa SD/SMP/SMA.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, seiring dipercayanya Kemenag membuat buku teks pendukung agama Islam. Ia berharap, para guru PAI harus menguasai isi sebaik-baiknya. Buku PAI tersebut, saat ini tengah memasuki tahap review dan uji publik, dan rencananya akan diterbitkan pada akhir 2019.

“Ada 12 buku PAI yang sedang diuji publik dan dipersiapkan untuk dilakukan

penyempurnaan-penyempurnaan oleh Kemenag dalam waktu dekat ini agar bisa kita tuntaskan. Buatlah materi yang mudah dipahami,” kata Lukman, kemarin.

Menurut Lukman, dengan hadirnya buku-buku baru itu, nanti diharapkan aspek beragama dapat diintegrasikan dengan wawasan beragama yang baikk dan benar.

“Sehingga generasi milenial, selain memahami agama yang benar dan selamat juga juga melek teknologi yang terus berkembang,” ujarnya.

Selain itu, Lukman juga meminta supaya kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di sekolah lebih diefektifkan, guna meningkatkan pengetahuan untuk menjaga kesadaran anak didik.

Menurutnya, tiga jam pelajaran agama belum mampu dalam memaksimalkan

pembentukan pribadi muslim yang beriman. Pembentukan pribadi muslim bisa dilalui dengan kegiatan ekstrakurikuler seperti kegiatan rohani Islam untuk memperkaya pengetahuan.

“Peranan guru PAI dan pengawasan kepala sekolah begitu penting dalam rohis. Juga perkaya kegiatan keagamaan dalam berbagai kompetisi baik skala lokal, nasional dan regional,” tuturnya.

Lukman menjelaskan, meskipun urusan agama merupakan tanggung jawab

Kementerian Agama, namun untuk sekolah merupakan tanggung jawab pemerintah daerah baik dalam hal ini Pemprov ataupun pemkab dan Pemkot.

Sementara itu, Direktur Jendral Pendidikan Islam Kemenag, menambahkan bahwa buku PAI yang saat ini tengah disusun mempertimbangkan tiga hal yang menjadi distingsi buku Kementerian Agama.

 

Sumber :

https://t.me/belajarngeblogbareng/15

Jadwal UN 2019/2020 Dimulai Maret

Jadwal UN 2019/2020 Dimulai Maret

Jadwal UN 2019 2020 Dimulai Maret
Jadwal UN 2019 2020 Dimulai Maret

Badan Standar Pendidikan Nasional (BSNP) telah merilis jadwal resmi ujian

nasional (UN) tahun pelajaran 2019/2020.

Pemberitahuan jadwal pelaksanaan UN tersebut disampaikan BSNP melalui Surat Edaran Nomor 0110/SDAR/BSNP/IX/2019, tanggal 24 September 2019, dan ditandatangani oleh Ketua BSNP, Abdul Muti dan Sekretaris BSNP, Arifin Junaidi

Dalam jadwal tersebut, UN tahun pelajaran 2019/2020 akan dimulai pada bulan Maret 2020 untuk jenjang SMK. Kemudian, dilanjutkan dengan UN jenjang SMA, hingga berakhir pada April 2020 untuk jenjang SMP.

“BSNP juga telah menetapkan jadwal UN Susulan dan UN untuk Pendidikan

Kesetaraan,” ujar Ketua BSNP, Abdul Muti, dalam pernyataan resminya yang dikutip dari laman resmi Kemdikbud, Jumat (4/10)

BSNP membagi jadwal UN berdasarkan moda pelaksanaannya, yaitu UN Berbasis Komputer (UNBK) dan UN Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Hal ini menandakan pelaksanaan ujian nasional di tahun 2020 belum bisa mencapai angka 100 persen untuk UNBK.

UN tahun pelajaran 2019/2010 akan dimulai dengan UNBK jenjang SMK pada

Senin (16/3/2020) dengan mata ujian Bahasa Indonesia. Lalu dilanjutkan Selasa (17/3/2020) untuk mata ujian Matematika, Rabu (18/3/2020) untuk mata ujian Bahasa Inggris, dan Kamis (19/3/2020) untuk mata ujian Teori Kejuruan.

“Selanjutnya, UNBK jenjang SMA akan dilaksanakan pada Senin (30/3/2020) dengan mata ujian Bahasa Indonesia. Kemudian lanjut Selasa (31/3/2020) untuk mata ujian Matematika, Rabu (1/4/2020) untuk mata ujian Bahasa Inggris, dan Kamis (2/4/2020) untuk mata ujian pilihan, yaitu satu mata pelajaran pilihan sesuai dengan jurusan,” paparnya.

 

Sumber :

https://www.openjournals.wsu.edu/index.php/landescapesarchived/comment/view/282/0/709239

Brand Loyalty (Loyalitas Merek)

Brand Loyalty (Loyalitas Merek)

Brand Loyalty (Loyalitas Merek)
Brand Loyalty (Loyalitas Merek)

Aaker (1997:56) mendefinisikan loyalitas merek (brand loyalty) sebagai suatu ukuran keterkaitan pelanggan kepada sebuah merek. Ukuran ini mampu memberikan gambaran tentang mungkin tidaknya seorang pelanggan beralih ke merek lain yang ditawarkan oleh kompetitor, terutama jika pada merek tersebut didapati adanya perubahan, baik menyangkut harga ataupun atribut lainnya. Seorang pelanggan yang sangat loyal kepada suatu merek tidak akan dengan mudah memindahkan pembeliannya ke merek lain, apa pun yang terjadi dengan merek tersebut. Bila loyalitas pelanggan terhadap suatu merek meningkat, kerentanan kelompok pelanggan tersebut dari ancaman dan serangan merek produk pesaing dapat dikurangi. Dengan demikian, brand loyalty merupakan salah satu indikator inti dari brand equity yang jelas terkait dengan peluang penjualan, yang berarti pula jaminan perolehan laba perusahaan di masa mendatang.

Menurut Mowen, (1995:531) Brand loyalty is defined as the degree to which a customer holds a positive attitude toward a brantl, has a commitment to it, and intends to continue purchasing it in the future As such, brand loyalty ls directly influenced by the cuslomer satisfaction dissatisfaction with the brand.
Yang mempunyai arti Bahwa loyalitas merek didefinisikan sebagai tingkatan dimana pelanggan memiliki sikap positif terhadap suatu merek, memiliki komitmen dan cenderung untuk terus melanjutkan membeli produk dengan suatu merek tertentu dimasa yang akan datang. Dengan demikian, loyalitasmerek secara langsung dipengaruhi oleh kepuasan / ketidakpuasan pelangganterhadap merek tertentu.

Menurut Assael (70) Bran Loyalty : “Brand Loyalty represents a favorable attitude toward and consistent purchase of a single brand over time.” Bahwa kesetiaan merek menggambarkan sebuah sikap yang positif dan melakukan pembelian terhadap merek tersebut secara berulang-ulang.

Definisi loyalitas merek menurut Schiffman, (227) yaitu : “BrQnd loyalty must be measured by attitudes toward a brand rather than by purchase consistensy.” Bahwa kesetiaan merek dinilai dari sikap terhadap suatu merek dengan pembelian secara berulang-ulang.
Menurut Zaltman, (1979:288)yaitu :”Brand toyalty is one type of repeat purchase.” Bahwa dengan mengulangi pembelian merupakan suatu bentuk kesetiaan merek.

Pelanggan yang loyal pada umumnya akan melanjutkan pembelian merek tersebut walaupun dihadapkan pada banyak alternatif merek produk pesaing yang menawarkan karakteristik produk yang lebih unggul dipandang dari berbagai sudut atributnya. Bila banyak pelanggan dari suatu merek masuk dalam kategori ini berarti merek tersebut memiliki brand equity yang kuat.

Baca Juga :

Aspek Penawaran dan Permintan dalam Industri Pariwisata

Aspek Penawaran dan Permintan dalam Industri Pariwisata

Aspek Penawaran dan Permintan dalam Industri Pariwisata
Aspek Penawaran dan Permintan dalam Industri Pariwisata

Tidak dapat dipungkiri bahwa sektor pariwisata mempunyai peranan penting dalam Pembangunan suatu bangsa, khususnya perekonomian negara karena kegiatan pariwisata merupakan salah satu sumber pendapatan yang cukup pontensial. Menurut buku tourism industry 2000, Pariwisata dilihat sebagai suatu jenis usaha yang memiliki nilai ekonomi, maka pariwisata adalah sebagai suatu proses yang dapat menciptakan nilai tambahan terhadap barang dan jasa sebagai satu kesatuan produk yang nyata (real goods) ataupun yang berupa jasa – jasa (service) yang dihasilkan melalui proses produksi. Yang dimaksud dengan “product” dalam ilmu ekonomi, adalah sesuatu yang dihasilkan melalui proses produksi. Dalam pengertian ini, ditekankan bahwa tujuan akhir dari suatu proses produksi tidak lain adalah suatu barang (product) yang dapat digunakan untuk berbagai tujuan guna untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Pada hakekatnya, tujuan pembangunan obyek dan daya tarik wisata adalah:
1. Pengembangan sosial ekonomi regional
2. Kebutuhan rekreasi masyarakat.
3. Memperoleh keuntungan.
4. Optimalisasi sumber daya yang mempunyai fungsi Iain. ( Fandeli, 1995,152-153 )

Arti penting Pariwisata dalam Perekonomian :
1. Memberikan kesempatan kerja/memperkecil pengangguran
2. Peningkatan penerimaan pajak dan retribusi daerah
3. Meningkatkan Pendapatan Nasional (National Income)
4. Memperkuat Posisi Neraca Pembayaran (Net Balance Payment)
5. Memberikan efek multiplier dalam perekonomian DTW (daerah tujuan wisata)

Aspek – Aspek Permintaan dan Penawaran Pariwisata :
Aspek Penawaran Pariwisata
Menurut Medlik, 1980 (dalam Ariyanto 2005), ada empat aspek (4A) yang harus diperhatikan dalam penawaran pariwisata. Aspek-aspek tersebut adalah sebagai berikut:
1. Attraction (daya tarik); daerah tujuan wisata (selanjutnya disebut DTW) untuk menarik wisatawan pasti memiliki daya tarik, baik daya tarik berupa alam maupun masyarakat dan budayanya.
2. Accesable (transportasi); accesable dimaksudkan agar wisatawan domestik dan mancanegara dapat dengan mudah dalam pencapaian tujuan ke tempat wisata
3. Amenities (fasilitas); amenities memang menjadi salah satu syarat daerah tujuan wisata agar wisatawan dapat dengan kerasan tinggal lebih lama di DTW.
4. Ancillary (kelembagaan); adanya lembaga pariwisata wisatawan akan semakin sering mengunjungi dan mencari DTW apabila di daerah tersebut wisatawan dapat merasakan keamanan, (protection of tourism) dan terlindungi.

Selanjutnya Smith, 1988 (dalam Pitana, 2005) mengklasifikasikan berbagai barang dan jasa yang harus disediakan oleh daerah tujuan wisata menjadi enam kelompok besar, yaitu: (1)Transportation, (2)Travel services, (3)Accommodation, (4)Food services, (5)Activities and attractions (recreation culture/entertainment), dan (6) Retail goods.

Sumber : https://pesantrenkilat.id/

KEMUNAFIKAN BERBALUT KERENDAHAN HATI

KEMUNAFIKAN BERBALUT KERENDAHAN HATI

KEMUNAFIKAN BERBALUT KERENDAHAN HATI
KEMUNAFIKAN BERBALUT KERENDAHAN HATI

Menjadi rendahan hati menurutku adalah suatu keharusan yang semestinya dimiliki setiap orang. Karena apalah arti kesombongan dalam hidup yang serba terbatas itu. Hidup ini sangat terbatas, oleh karena itu dalam menjalaninya harus tahu kapan harus berhenti dan kapan harus kembali untuk mulai.

Menilai kerendahan hati seseorang sangatlah tidak mudah.Seperti kata pepatah lama, dalamnya lautan dapat diukur namun dalamnya hati siapa yang tahu. Ungkapan yang tepat tentu saja, kerendahan hati adalah masalah hati yang tentu tidak ada ukurannya serta tidak ada standarnya.

Sering sekali kerendahan hati dinilai dari sikap, perbuatan dan ucapan. Sebagai contoh orang yang tidak suka dipuji selalu dikategorikan sebagai orang yang rendah hati, namun sebaliknya orang yang suka memamerkan apa yang dimilikinya menjadi kebalikan dari rendah hati, yakni orang yang sombong.

Tapi apakah untuk menjadi rendah hati kita menjadi tidak boleh menunjukkan suatu hasil pencapaian yang kita peroleh dari segala usaha yang kita miliki. Tentu saja menurutku, sertiap orang berhak untuk mendapatkan pengakuan atas apa yang diperolehnya, asalkan, seperti yang saya ucapkan di atas, tahu dimana batasnya dan tahu kapan harus berhenti.

Saya secara pribadi sering terganggu dengan orang yang menyindir orang lain karena keberhasilan yang dimilikinya. Seolah-olah setiap apa yang orang lain peroleh dan dia tidak peroleh menjadi sebuah kesombongan yang pantas untuk diperolok. Menurut saya, adalah picik jika kita merasa iri kepada orang lain atas apa yang dia peroleh. Jangan pula serta merta kita mencap orang tersebut tukang pamer jika suatu waktu dia menunjukkan pencapaiannya. Sakali lagi saya katakana, setiap orang butuh pengakuan atas pencapaian yang diperolehnya.

Oleh karena itu, daripada kita sibuk membuat cap rendah hati atau sombong kepada orang lain, akan lebih elok jika kita mawas diri dan berkaca kepada diri sendiri. Beri lah pujian bagi mereka yang pantas menerimanya, dan jangan mencemooh orang lain hanya karena kita tidak dapat melakukan hal-hal yang orang lain lakukan. Setiap orang punya keahlian masing-masing dan tingkat pencapaian yang masing-masing pula.

Sumber :https://indianapoliscoltsjerseyspop.com/

NEGERI YANG GEMAR MENGHUKUM

NEGERI YANG GEMAR MENGHUKUM

NEGERI YANG GEMAR MENGHUKUM
NEGERI YANG GEMAR MENGHUKUM

Pandangan penulis secara umum, sebenarnya permasalah tertib berlalulintas, tidak lagi terletak pada berat atau tidaknya peraturan tersebut, namun lebih kepada mental dan kesadaran dari setiap pengguna jalan. Secara kasat mata, sanksi yang diatur dalam Undang-undang Lalu Lintas, tentunya sudah sangat berat, namun kembali lagi, belum ada kesadaran untuk mematuhi peraturan itu.

Masyarakat kita, mungkin masih hidup bagaikan kerbau yang harus dipecut agar mau melangkah, sungguh ironis. Di saat negara kita hendak melangkah menggapai masyarakat yang beradap, namun sebagian besar dari kita masih hidup dengan mental purba yang susah untuk diajak untuk maju.

Di lain sisi, di negeri ini terlalu banyak peraturan. Masyarakat kenyang akan sejumlah peraturan ini dan itu, namun di balik itu, masyarakat lapar akan keadilan dan kebenaran. Seakan-akan semua permasalah yang ada di negeri ini dapat diselesaikan dengan sejumlah aturan. Negara dan masyarakat begitu senang membuat peraturan yang sanksinya sangat berat dan menghukum pelaku kejahatan dengan sangat berat. Negeri ini begitu gemar menghukum. Namun apalah gunanya aturan dan sejumlah sanksi yang berat jika masyarakat tidak rela untuk mematuhinya. Mengutip sebuah peribahasa Latin, “Corruptissima republica plurimae leges” yang artinya, semakin korup sebuah republik (negara), semakin banyak undang-undang. Mungkin saat ini, begitu lah Republik Indonesia yang kita cintai ini.

Berangkat dari keseluruhan yang telah penulis kemukakan di atas, penulis berkesimpulan, terkait denda terhadap pengendara yang melanggar aturan, tindaklah sebagaimana mestinya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Di samping itu, bangun juga kesadaran hukum dan tertib berlalulintas bagi para pengguna jalan. Masalah kemacetan tidak dapat diselesaikan dengan hukuman ataupun sejenisnya, namun lebih kepada solusi konkrit yang melibatkan semua pihak terkait.**

Sumber : https://indianapoliscoltsjerseyspop.com/

Rektor ITS: Lulusan ITS Harus Percepat Pembangunan Bangsa

Rektor ITS: Lulusan ITS Harus Percepat Pembangunan Bangsa

Rektor ITS Lulusan ITS Harus Percepat Pembangunan Bangsa
Rektor ITS Lulusan ITS Harus Percepat Pembangunan Bangsa

Pada prosesi Wisuda 117 ITS yang digelar Sabtu (10/3), Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof. Ir Joni Hermana MScES PhD menuntut para wisudawan-wisudawati untuk berkontribusi kemajuan bangsa. Pasalnya, lulusan ITS harus turut serta dalam percepatan pembangunan bangsa.

Di hadapan 637 wisudawan dari empat fakultas, Joni menekankan bahwa peran

dan kontribusi para wisudawan sangat dibutuhkan untuk pengembangan inovasi dan pembangunan bangsa. Sebab, tambah Joni, tantangan di Indonesia semakin kompleks dan sedang membutuhkan pembangunan nusa bangsa dalam bidang ekonomi maupun Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS).

“Saudara-saudara semua dituntut untuk senantiasa terus meningkatkan kemampuan berinovasi dan kreativitas masing-masing guna mempercepat pembangunan bangsa kita,” ujar Joni. Menurutnya, bekal sains, teknologi, softskill serta technopreneurship yang telah wisudawan dapatkan selama kuliah di ITS, akan cukup menjadi dasar untuk berperan aktif dalam memajukan bangsa ini.

Namun, lanjut Joni, perlu diingat bahwa IPTEKS saja tidak ada artinya, melainkan juga tergantung pada moralitas manusia yang akan menentukan apakah IPTEKS dibawa ke arah kebaikan atau sebaliknya.

BACA JUGA – Race Pertama, Sapuangin dan Nogogeni Pimpin Klasemen

Sebabnya, Joni berpesan kepada wisudawan agar meningkatkan keimanan dan

ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar senantiasa dibutuhkan untuk menjadikan IPTEKS dapat bermanfaat bagi pembangunan bangsa dan kemanusiaan. “Implikasi dari peningkatan keimanan dan ketakwaan merupakan peningkatan nilai-nilai humanis diri, seperti kejujuran, amanah, martabat dan marwah,” jelas Guru Besar Teknik Lingkungan ini.

Di akhir sambutannya, Joni berbagi tips menjadi pemimpin bangsa di masa

mendatang. Agar menjadi pemimpin yang bijak, Joni berpesan untuk selalu memutakhirkan diri dalam segala aspek kehidupan dan senantiasa berbakti kepada orang tua.

 

Baca Juga :

Tahun 2018, ITS Buka Lima Prodi Baru

Tahun 2018, ITS Buka Lima Prodi Baru

Tahun 2018, ITS Buka Lima Prodi Baru
Tahun 2018, ITS Buka Lima Prodi Baru

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) makin getol menunjukkan keseriusan kontribusinya dalam memajukan pendidikan nasional, salah satunya dengan dibukanya lima program studi (Prodi) baru untuk tahun akademik 2018 ini. Kelima prodi baru tersebut adalah S1 Teknologi Informasi, S1 Sains Aktuaria, S1 Desain Komunikasi Visual, S2 Teknik Sistem Perkapalan, dan S3 Teknik Sistem Perkapalan.

Prof Dr Ir Heru Setyawan MEng, Wakil Rektor I ITS bidang Akademik dan

Kemahasiswaan, menjelaskan bahwa dari kelima prodi baru tersebut, untuk prodi S2 dan S3 Teknik Perkapalan sudah bisa menerima mahasiswa sejak semester genap tahun 2017 lalu. “Sedangkan seluruh prodi strata 1 (S1) baru akan menerima mahasiswa tahun ajaran 2018/2019 mendatang,” papar doktor jebolan Hiroshima University tersebut.

Guru besar Teknik Kimia ini menambahkan, keseluruhan prodi S1 ini akan menerima mahasiswa dari tiga jalur yang berbeda. Yakni jalur Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN), dan Program Kemitraan & Mandiri (PKM). “Silakan para calon mahasiswa memilih jalur-jalur tersebut nantinya,” ujar Heru.

Menurut alumnus Teknik Kimia ITS tersebut, dibukanya lima prodi baru ini

telah melewati persiapan yang matang. “ITS selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat Indonesia, salah satunya dengan dibukanya sejumlah prodi yang sekiranya sangat dibutuhkan di masyarakat ilmunya,” tuturnya.

BACA JUGA – GANDENG WIKA, ITS SIAP BANGUN KAWASAN KOMERSIAL

Pria berkacamata ini melanjutkan, dibukanya S1 Teknologi Informasi adalah

untuk menjawab tantangan zaman terkait perkembangan teknologi informasi dan komunikasi baik di industri maupun keilmuan yang sangat pesat. “ITS kan sudah memiliki departemen Teknik Informatika yang sangat mumpuni dengan peminat yang selalu membludak. Tinggal diintegrasikan saja apa yang kurang, dan saat ini yang dibutuhkan adalah teknologi informasi,” terangnya lagi.

 

Sumber :

https://obatsipilisampuh.id/