Ditetapkan Jadi Tersangka, Polda Tangguhkan Penahanan Tiga Mahasiswa yang Diduga Lakukan Pengrusakan di DPRD Sumbar

Ditetapkan Jadi Tersangka, Polda Tangguhkan Penahanan Tiga Mahasiswa yang Diduga Lakukan Pengrusakan di DPRD Sumbar

Ditetapkan Jadi Tersangka, Polda Tangguhkan Penahanan Tiga Mahasiswa yang Diduga Lakukan Pengrusakan di DPRD Sumbar

Ditetapkan Jadi Tersangka, Polda Tangguhkan Penahanan Tiga Mahasiswa yang Diduga Lakukan Pengrusakan di DPRD Sumbar
Ditetapkan Jadi Tersangka, Polda Tangguhkan Penahanan Tiga Mahasiswa yang Diduga Lakukan Pengrusakan di DPRD Sumbar

Kepolisian Daerah Sumatera Barat memberikan penangguhan penahanan kepada tiga orang mahasiswa yang diduga melakukan pengrusakan di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar saat demo tuntutan Undang-undang KPK dan RKUHP pada 25 September lalu.

“Penangguhan penahanan ini kami berikan karena tiga orang tersangka itu masih dalam masa pendidikan dan mereka harus melanjutkan pendidikannya,” ujar Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal, Senin 30 September 2019.

Ia mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu keluarga tiga orang tersangka

untuk menjemputnya ke Mapolda Sumbar.

Baca Juga

Komisi X DPR RI Rancang Aturan SMK Terintegrasi dengan Dunia Industri
Buntut Penggerebekan PSK di Padang, DPP Gerindra Bakal Panggil Andre Rosiade
Panjang Kuburan Tua di Agam Ini Mencengangkan, Warga Sebut Makam Datuak Tan Barido
Dugaan Andre Rosiade Jebak PSK, MKD DPR Tunggu Ada yang Melapor
Dikes Pantau Mahasiswa Sumbar yang Baru Pulang dari Tiongkok

“Nanti kami akan menyerahkan tiga orang yang telah ditetapkan sebagai

tersangka ini setelah mengajukan permintaan penangguhan penahanan,” lanjutnya.

Menurutnya, hingga saat ini pihaknya masih mencari mahasiswa lainnya yang terlibat dalam aksi pengrusakan yang dilakukan tersebut.

“Kami mengimbau mahasiswa yang saat ini sudah melarikan diri ke berbagai daerah agar pergi ke Mapolda untuk memberikan keterangan,” lanjutnya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya hanya akan meminta keterangan dari mahasiswa yang terlibat pengrusakan tersebut.

“Adik-adik mahasiswa jangan takut, kami hanya akan meminta keterangan saja.

Agar kami bisa melanjutkan penyelidikan terkait siapa yang berada di belakang aksi ini,” sambungnya.

Ia berharap mahasiswa tersebut tetap melanjutkan kuliahnya pasca kejadian tersebut dan tidak berlari-larian seperti saat ini.

 

Sumber :

https://appliedanimalbehaviour.com/