NEGERI YANG GEMAR MENGHUKUM

NEGERI YANG GEMAR MENGHUKUM

Table of Contents

NEGERI YANG GEMAR MENGHUKUM

NEGERI YANG GEMAR MENGHUKUM
NEGERI YANG GEMAR MENGHUKUM

Pandangan penulis secara umum, sebenarnya permasalah tertib berlalulintas, tidak lagi terletak pada berat atau tidaknya peraturan tersebut, namun lebih kepada mental dan kesadaran dari setiap pengguna jalan. Secara kasat mata, sanksi yang diatur dalam Undang-undang Lalu Lintas, tentunya sudah sangat berat, namun kembali lagi, belum ada kesadaran untuk mematuhi peraturan itu.

Masyarakat kita, mungkin masih hidup bagaikan kerbau yang harus dipecut agar mau melangkah, sungguh ironis. Di saat negara kita hendak melangkah menggapai masyarakat yang beradap, namun sebagian besar dari kita masih hidup dengan mental purba yang susah untuk diajak untuk maju.

Di lain sisi, di negeri ini terlalu banyak peraturan. Masyarakat kenyang akan sejumlah peraturan ini dan itu, namun di balik itu, masyarakat lapar akan keadilan dan kebenaran. Seakan-akan semua permasalah yang ada di negeri ini dapat diselesaikan dengan sejumlah aturan. Negara dan masyarakat begitu senang membuat peraturan yang sanksinya sangat berat dan menghukum pelaku kejahatan dengan sangat berat. Negeri ini begitu gemar menghukum. Namun apalah gunanya aturan dan sejumlah sanksi yang berat jika masyarakat tidak rela untuk mematuhinya. Mengutip sebuah peribahasa Latin, “Corruptissima republica plurimae leges” yang artinya, semakin korup sebuah republik (negara), semakin banyak undang-undang. Mungkin saat ini, begitu lah Republik Indonesia yang kita cintai ini.

Berangkat dari keseluruhan yang telah penulis kemukakan di atas, penulis berkesimpulan, terkait denda terhadap pengendara yang melanggar aturan, tindaklah sebagaimana mestinya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Di samping itu, bangun juga kesadaran hukum dan tertib berlalulintas bagi para pengguna jalan. Masalah kemacetan tidak dapat diselesaikan dengan hukuman ataupun sejenisnya, namun lebih kepada solusi konkrit yang melibatkan semua pihak terkait.**

Sumber : https://indianapoliscoltsjerseyspop.com/