Pengertian Kebijakan Fiskal dan Kebijakan Moneter

Pengertian Kebijakan Fiskal dan Kebijakan Moneter

Pengertian Kebijakan Fiskal dan Kebijakan Moneter

Pengertian Kebijakan Fiskal dan Kebijakan Moneter
Pengertian Kebijakan Fiskal dan Kebijakan Moneter

Kebijakan fiskal adalah alat yang digunakan oleh pemerintah untuk menyesuaikan tingkat pengeluaran dan tingkat pajak untuk memonitor dan mempengaruhi ekonomi nasional. Ia adalah saudara dari strategi kebijakan moneter yang mana bank sentral mempengaruhi penawaran uang nasional. Dua jenis kebijakan ini digunakan dalam berbagai kombinasi untuk mengarahkan tujuan ekonomi negara.

Bagaimana kebijakan fiskal bekerja
Kebijakan fiskal adalah berdasarkan teori dari ekonom Inggris yang bernama John Maynard Keynes. Dikenal juga dengan nama ekonomi Keynesian, teori ini pada dasarnya menyebutkan bahwa pemerintah dapat mempengaruhi tingkat produktivitas ekonomi makro dengan meningkatkan atau menurunkan tingkat pajak dan pengeluaran publik. Ini mempengaruhi, pada gilirannya, pengendalian inflasi (pada umumnya disebut sehat jika berada pada level 2-3%), peningkatan penyerapan tenaga kerja dan menjaga nilai sehat dari uang. Kebijakan fiskal adalah sangat penting bagi ekonomi. Contohnya, pada 2012 banyak orang khawatir bahwa jurang fiskal, suatu peningkatan simultan dalam tingkat pajak dan pemotongan pengeluaran pemerintah yang akan timbul pada Januari 2013, akan menyebabkan ekonomi Amerika Serikat kembali pada resesi.

Istilah “kebijakan moneter” tertuju kepada apa yang dilakukan oleh bank sentral lakukan untuk mempengaruhi jumlah uang dan kredit dalam suatu perekonomian negara. Apa yang terjadi kepada uang dan kredit akan mempengaruhi tingkat suku bunga (biaya dari kredit) dan unjuk kerja dari perekonomian.

Apa tujuan dari kebijakan moneter?
Tujuan dari kebijakan moneter adalah untuk meningkatkan penyerapan maksimal dari tenaga kerja, tingkat harga yang stabil dan tingkat suku bunga yang moderat dalam jangka panjang. Dengan mengimplementasikan kebijakan moneter yang efektif, bank sentral dapat menjaga kestabilan tingkat harga, yang akan mendukung kondisi untuk pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang dan penyerapan tenaga kerja yang maksimal.