933 Kepsek dan Bendahara Ikuti Bimtek BOS APBN

933 Kepsek dan Bendahara Ikuti Bimtek BOS APBN

933 Kepsek dan Bendahara Ikuti Bimtek BOS APBN

933 Kepsek dan Bendahara Ikuti Bimtek BOS APBN
933 Kepsek dan Bendahara Ikuti Bimtek BOS APBN

933 Kepala Sekolah, Bendahara Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dan operator sekolah, dari 311 SMP serta SD di Kota Bogor, mengikuti sosialisasi dan Bimbingan Teknik (Bimtek) BOS APBN 2018, di salah satu hotel kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut untuk meningkatkan profesonalisme dan pengelolaan BOS APBN di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor, Fahrudin mengatakan, sekolah

tidak perlu resah, walaupun BOS triwulan I belum cair. Dan kegiatan disetiap sekolah pun tetap harus dilaksanakan. “Mudah-mudahan habis kegiataan ini dana BOS APBN cair. Jadi, kalau triwulan I sudah beres, triwulan berikutnya sudah tidak akan ada masalah. Tinggal jalan saja,” ujarnya kepada Metropolitan.

Sementara itu, tim manager BOS APBN Kota Bogor, Teddy Kusnadi menjelaskan,

untuk tahun 2018 ini, pencairan bantuan dari APBN tersebut setiap triwulan dicairkan dengan pola persentase 20 persen, 40 persen , 20 persen dan 20 persen. “Ada kajian dari pusat terkait persentase itu. Pada triwulan dua sekolah lebih banyak membutuhkan anggaran, baik untuk kegiatan ujian, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) maupun awal tahun ajaran baru,” terang Teddy.

Untuk itu Teddy berharap, kepala sekolah serius dalam merancang Rencana

Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), khususnya dalam menempatkan skala prioritas program. Dan sesuai kewajibannya, sekolah yang telah menerima pencairan dimintanya untuk segera menyelesaikan laporan pertanggungjawaban BOS. Sebab, pelaporan tersebut yang akan digunakan untuk pencairan triwulan berikutnya.

 

Baca Juga :