MANAJEMEN PENGEMBANGAN DIRI

MANAJEMEN PENGEMBANGAN DIRI

Table of Contents

MANAJEMEN PENGEMBANGAN DIRI

MANAJEMEN PENGEMBANGAN DIRI
MANAJEMEN PENGEMBANGAN DIRI

Prestasi merupakan refleksi jiwa. Jiwa yang dinamis akan merefleksikan semangat pengembangandiri secara total dan berkesinambungan. Jiwa yang dinamis pula yang pada akhirnya akanmelahirkan etos kerja dan budaya pengembangan diri yang baik.

Pengembangan diri manusia bersifat dinamis, berubah dari hari ke hari. Dinamisnya pengembangandiri telah diisyaratkan Allah SWT dalam surat al-Hasyr ayat 18, Hai orang-orang yang beriman,bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnyauntuk hari esok (akhirat), bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apayang kamu kerjakan. Dalam riwayat sebuah hadits juga dinyatakan,  barangsiapa yang harinya samadengan kemarin, ia terlena, jika harinya lebih buruk dari kemarin, ia merugi, yang beruntunghanyalah orang yang harinya lebih baik dari kemarin

Pentingnya pengembangan diri
Setiap momentum pergantian tahun dalam perjalanan hidup kita, selalu kita iringi denganmelakukan muhasabah. Hal ini dilakukan bukan sekedar untuk mengenang masa lalu, namun sebagaipersiapan untuk menghadapi masa depan. Dengan melakukan muhasabah, kita dapat mengetahuikekuatan dan kelemahan, peluang maupun tantangan yang  kita miliki.

Bulan Ramadhan yang baru lalu, saya berkesempatan berkunjung ke Jepang. Saat itu, saya menyaksikan fenomena peradaban modern Asia melalui interaksi dengan masyarakat Jepang yangdinamis, makmur secara materi, dan memiliki teknologi maju sehingga mampu menjadi  keajaibanAsia . Meskipun di sisi lain, kehidupan mereka sebenarnya timpang dan menjadi ironi bila diukurdari parameter ukhrawi.

Negara Jepang, dengan caranya sendiri mampu mengantarkan masyarakatnya menjadi masyarakatdengan peradaban modern. Rahasia pencapaian kemajuan mereka adalah Keizen. Kaizen adalahkonsep yang diperkenalkan oleh Masaaki Imai, seorang pakar produktivitas perusahaan Jepang.Imai yang sejak tahun 1950-an mempelajari produktivitas industri Amerika kemudian menulis bukuKaizen, The Key to Japan s Competitive Success (1986) yang berisi rahasia keberhasilanperusahaan dan industri Jepang.

Strategi Kaizen merupakan konsep tunggal manajemen Jepang yang menjadi kunci sukses dalampersaingan. Kaizen berarti penyempurnaan secara kontinyu dan melakukan pengembangan secaratotal dengan melibatkan semua unsur dan potensi yang ada. Kaizen berorientasi pada proses danusaha yang optimal, berbeda dengan manajemen Barat yang lebih berorientasi pada hasil.

Esensi konsep Keizen dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam bentuk upaya untukselalu mengembangkan dan menyempurnakan kemampuan, prestasi dan produktivitas spiritual,intelektual, fisik maupun material secara kaffah alias total.

Upaya pengembangan diri
Pengembangan diri sebenarnya merupakan proses pembaruan. Proses ini disebut oleh Stephen R. Covey dalam The 7 habits of Highly Effective People (1993) sebagai konsep asah gergaji.Pembaruan yang dilakukan, menurut Covey mesti meliputi empat dimensi yaitu: pembaruan fisik, spiritual, mental dan sosial/emosional.

Pembaruan fisik dapat dilakukan dengan melalui olahraga, asupan nutrisi, dan upaya pengelolaanstres. Pembaruan spiritual dapat diraih melalui  penjelasan tentang nilai dan komitmen, melakukanstudi atau kajian dan berkontemplasi atau berdzikir. Dimensi mental dapat diperbarui melaluikegiatan membaca, melakukan visualisasi, membuat perencanaan dan menulis. Adapun dimensisosial/emosional diasah melalui pemberian pelayanan, bersikap empati, melakukan sinergi danmenumbuhkan rasa aman dalam diri. Dalam proses pengembangan diri diperlukan keseimbangan(tawazun) dan sinergi (tanasuq) untuk mencapai hasil optimal sebagaimana yang diharapkan.

Pengembangan diri tidak muncul begitu saja. Untuk meraihnya, diperlukan latihan dengan polaseperti spiral. Pola ini melatih kita untuk bergerak ke atas sepanjang spiral secara terus-menerus.Pola spiral ini memaksa kita untuk melalui tiga tahap kegiatan yakni belajar, berkomitmen, danberbuat. Latihan ini harus terus-menerus berjalan secara berulang-ulang sampai kualitas danproduktivitas diri kita menjadi semakin tinggi.

Sumber : https://cloudsoftwareprogram.org/