Anak Terlalu Pendiam? Perlukah Orang tua Khawatir

Anak Terlalu Pendiam? Perlukah Orang tua Khawatir

Ayah bunda, apakah anak Anda terlampau pendiam? Atau dalam artian terlampau serius, tidak laksana anak-anak beda seusianya yang ramai, gampang tertawa lepas dan tidak sedikit bicara. Seperti orang dewasa pada lazimnya anak pun mempunyai karakter yang unik, salah satunya merupakan anak terlampau pendiam, tenang, dan pemikir, sampai-sampai anak tampak lebih serius dan terkesan lebih dewasa daripada anak sebayanya.

Biasanya anak dengan karakter pendiam suka menyimpan senyum dan tawanya guna hal yang benar-benar dapat membuatnya takjub. Apa yang mereka anggap lucu juga dapat bertolak belakang dengan banyak sekali orang. Anak tipe ini bisa jadi lebih suka diajak mengobrol atau mengerjakan eksprimen dikomparasikan bermain kejar-kejaran dengan anak sebayanya.

Karakter anak seringkali sudah terlihat semenjak balita yang adalahbawaan lahir. Kita dapat menilik kembali apakah sejak kecil anak sudah mengindikasikan keseriusannya atau baru-baru ini saja? Apabila karena hal situasional, maka butuh ditilik lebih lanjut penyebabnya. Lihatlah ciri khas anak dari sudut pandang yang lebih positif.

Ayah bunda, terkadang karakter anak bertolak belakang dengan kita. Seringkali yang menjadi kendala bukanlah karakter anak sendri, namun harapan anda yang terlampau tinggi guna anak. Kita butuh menerima dan mengetahui karakter anak yang cederung menatap, bukan berarti karakter itu tidak bisa berubah sama sekali. Ada saat-saat tertentu anak mesti menyesuaikan diri dengan tuntutan sosial.

Apabila anak tetap berinteraksi dengan orang sekitar, seperti mengerjakan kontak mata, menyampaikan salam, meminta bantu saat perlu bantuan, mengikuti pekerjaan sekolah dengan baik. Maka, anda sebagai orang tua tidak perlu cemas akan keseriusannya.

Sumber : https://www.studybahasainggris.com/