Pakai CPU 8-Core AMD Ryzen, PS 5 Dibanderol US$500?

Pakai CPU 8-Core AMD Ryzen, PS 5 Dibanderol US$500?

Pakai CPU 8-Core AMD Ryzen, PS 5 Dibanderol US$500
Pakai CPU 8-Core AMD Ryzen, PS 5 Dibanderol US$500

Bos Sony sudah mengonfirmasi kalau saat ini

mereka sedang menyiapkan konsol generasi baru PlayStation 5. Hal ini makin diperkuat dengan fakta absennya Sony pada ajang pameran Electronic Entertainment Expo (E3 2019) yang akan berlangsung di Los Angeles.

Banyak pengamat meyakini kalau absennya Sony di ajang E3 terkait dengan kesibukan mereka untuk mengerjakan proyek PlayStation 5. Hingga saat ini, PlayStation 4 sendiri sudah berumur lima tahun dan diprediksi umurnya maksimal hanya sampai tujuh tahun.

Itu artinya, kemungkinan besar PlayStation 5

yang sedang dirancang saat ini bakal diumumkan kehadirannya pada tahun 2020. Terdengar masih cukup lama memang, tapi hal ini lumrah terjadi di industri konsol karena persiapan pembuatannya yang memang butuh waktu lama.

Meski begitu, sudah ada segelintir rumor berembus mengenai jeroan yang akan dipakai PlayStation 5. Disebut-sebut konsol next-gen ini bakal kembali bekerjasama dengan AMD. Ya, Sony akan menggunakan chipset 8-core AMD Ryzen dan custom GPU untuk PlayStation 5.

PlayStation 5 tentunya bakal menyandang tugas

cukup berat untuk bersaing dengan PC. Ya, PlayStation 5 diproyeksikan untuk bisa menjalankan semua game next-gen dengan resolusi 4K pada 60 fps.

 

Baca Juga :

Slider Mi Mix 3 Kuat 600 Ribu Kali Buka Tutup?

Slider Mi Mix 3 Kuat 600 Ribu Kali Buka Tutup?

Slider Mi Mix 3 Kuat 600 Ribu Kali Buka Tutup
Slider Mi Mix 3 Kuat 600 Ribu Kali Buka Tutup

Belum lama ini kami telah memberitakan mengenai smartphone unggulan Honor, yakni Honor Magic 2 yang berhasil dibongkar oleh salah satu situs telknologi yang berbasis di Cina. Disebutkan, Honor Magic 2 punya sistem slider non-mekanis yang tidak sama persis dengan OPPO Find X.

Ya! Sistem slider smartphone tersebut menggunakan dua rel yang berada di sisi

kiri dan kanan perangkat serta sebuah kabel pita. Bisa dibilang, kabel pita inilah yang benar-benar diwaspadai oleh pengguna Honor Magic 2. Apalagi jika pengguna sering memanfaatkan slider hanya untuk sekadar foto selfie.

Selain kabel pita yang rentan mudah rusak, Honor sayangnya tidak pernah mengungkap pengujian sistem slider yang dimilikinya. Dengan begitu, konsumen pun tidak pernah mengetahui secara pasti hingga berapa kali sistem slider ini bisa digunakan dan tetap bertahan dengan baik.

Berbeda dengan Honor, Xiaomi yang juga punya smartphone slider, yakni Mi Mix 3 lebih transparan. Disebutkan, Xiaomi sesumbar bahwa sistem slider Mi Mix 3 bisa digunakan 300 ribu kali pemakaian. Namun, pengujian independen dari salah satu media di Cina mengatakan berbeda.

Bukan 300 ribu kali, sistem slider yang dimiliki oleh Mi Mix 3 rupanya bisa

digunakan lebih dari itu. Ya! Lewat pengujian yang dilakukan, Digital Tail mengupload sebuah video di Weibo yang memamerkan Mi Mix 3 yang terpasang di sebuah mesin menguji slider naik dan turun hingga 600 ribu kali.

Ya! Itu dua kali lipat dari jumlah yang dijanjikan oleh Xiaomi saat mereka

mengumumkan kehadiran perangkat tersebut beberapa waktu lalu. Cukup mengesankan bahwa slider mampu bekerja dengan sempurna bahkan setelah pengujian selesai dilakukan.

 

sumber :

https://anchorstates.net/pengertian-zat-aditif-dan-adiktif/

 

OPPO A7 Resmi Meluncur, Punya Fitur HyperBoost

OPPO A7 Resmi Meluncur, Punya Fitur HyperBoost

OPPO A7 Resmi Meluncur, Punya Fitur HyperBoost
OPPO A7 Resmi Meluncur, Punya Fitur HyperBoost

Setelah bocorannya sempat muncul di internet, OPPO akhirnya secara resmi merilis smartphone barunya, OPPO A7. OPPO mengemas smartphone ini dengan dukungan chipset kelas entry-level dari Qualcomm, yakni Snapdragon 450 dan dirancang dengan desain layar berponi seperti tetesan air.

Meskipun ditujukan untuk pasar entry-level

, OPPO membekali smartphone ini dengan baterai berkapasitas besar, yakni 4.230 mAh. Tak hanya sekadar baterai jumbo, OPPO juga membenamkan A7 dengan sebuah fitur yang mereka sebut HyperBoost.

Ya! Fitur ini menawarkan sebuah kenyamanan dan kelancaran ketika perangkat digunakan untuk bermain game. OPPO A7 sendiri datang dengan layar berukuran 6,1 inci dan memiliki resolusi HD+. Oleh karena itu, OPPO pun mengemas smartphone ini dengan rasio layar 19:9.

Dijanjikan, perangkat ini juga akan tersedia

di luar pasar Cina. Untuk versi Cina sendiri, OPPO A7 yang dipasarkan hanya RAM 4 GB + ROM 64 GB. Sedangkan di luar Cina, seperti di Nepal kabarnya juga akan dipasarkan varian ROM 32 GB. Namun keduanya masih dilengkapi dengan slot microSD.

Lantas, bagaimana dengan dukungan kameranya?

Seperti yang telah diungkap lewat sejumlah bocoran, OPPO A7 akan dibekali dual-camera belakang yang memiliki konfigurasi 13 MP + 2 MP. Sedangkan untuk kamera depannya tertanam lensa 16 MP yang ditopang serangkaian fitur berbasiskan AI.

 

sumber :

https://anchorstates.net/volleyball-challenge-apk/

Sosialisasi Pemilu Kurang

Sosialisasi Pemilu Kurang

Sosialisasi Pemilu Kurang
Sosialisasi Pemilu Kurang

Pemilihan umum semakin dekat. Tinggal menghitung hari, kita akan menggelar pesta demokrasi tersebut. Hanya saja kini banyak masyarakat yang masih bingung terkait aturan baru dalam pemilu kali ini.
Digantinya aturan mencoblos menjadi mencontreng dinilai beberapa kalangan akan menyebabkan banyak surat suara yang tidak sah. Pasalnya masyarakat masih terbiasa dengan nyoblos yang merupakan warisan di era-era terdahulu.
Beredar kabar bahwa surat suara yang dicoblos dengan spidol juga dinyatakan sah. Hal ini mengakibatkan kebingungan pada calon pemilih karena selama ini sosialisasi menyatakan hanya surat suara yang dicontreng yang dinyatakan sah.
Masalah ini menjadikan tanda tanya besar pada masyarakat tentang kesiapan KPU dalam menyelenggarakan Pemilu tahun ini. KPU harus lebih gencar dalam melakukan sosialisasi (terutama di pelosok) mengenai aturan-aturan dalam memilih secara detail karena Pemilu semakin dekat dan selama ini sosialisasi masih sangat kurang.

Baca Juga ; 

Puisi Pengantin Iblis

Puisi Pengantin Iblis

Puisi Pengantin Iblis
Puisi Pengantin Iblis

malam begitu mistis
bunyi dentang lonceng berbunyi tujuh kali
begitu pula saat kita berpelukkan di malam ini
tubuhku terasa hangat

udara malam beranjak pagi
meniupkan serpihan partikel embun
melapisi atap-atap yang kedinginan

kau masih dipelukku
mendengarkan dongeng keabadian
hingga kau tertidur lelap tepat di tengah malam

tiba-tiba kau bangun mendengar gemuruh suara
adalah kereta kuda
datang dari penjuru selatan
membawa sepasang iblis
meminjam tubuh kita untuk sebuah prosesi perkawinan
menjadi sepasang pengantin

Aku tak tahu setelah itu
setahuku tubuh kita menjadi dingin
seusai bercinta tadi

Solo, 14’02’09

Hujan Sehabis Malam

Hujan sehabis malam telah membuat kekasihku pergi
entah apa yang ia cari dalam gelap
mungkin hujan telah membuatnya lupa tentang aku

ia lari begitu saja meninggalkan aku yang terkurung dalam lumpur mati
sesungguhnya malam menyimpan misteri
tentang dirinya yang kuanggap bidadari

Hujan sehabis malam menyisakan gerimis sepi
pada aku yang kini menanti

Sumber : https://obatsipilisampuh.id/zooba-apk/

Kehidupan Kaki Bukit

Kehidupan Kaki Bukit

Kehidupan Kaki Bukit
Kehidupan Kaki Bukit

Dari kakikaki bukit
perempuanperempuan keriput menggendong bakul
menuruni setapak jalan berkelok
seakan rajutan otot kaki tak kenal lelah
menuju kota yang tegar bersama hiruk pikuk

Pasar kota lusuh berjejalan begitu tampak kumuh
perempuanperempuan keriput menjajakan isi bakul
hasil alam kaki-kaki bukit
dengan sahaja mereka petik

Tak peduli
pada gedunggedung bertingkat
pada monumen bersejarah
pada kritikus hingga politikus

Mereka hanya peduli pada bukitbukit mereka
semakin gersang kusam
dulu biru sekarang hitam

Tak tahu menahu,
mereka hanya dengar katanya Ha Pe Ha
gampang di dapat pejabat mereka tak pernah dapat,
hanya dapat seonggok kayu bakar dari celah bukit
dan berladang di kakikaki bukit

Sumber : https://lakonlokal.id/super-adventure-apk-mod/

Tips Ajarkan Optimisme Pada Anak

Tips Ajarkan Optimisme Pada Anak

Ada tidak sedikit dalil kenapa seorang anak perlu mempunyai sifat optimis dari kecil. Salah satunya ialah akibat positif yang diterima bersangkutan dengan mental anak yang siap menghadapi tantangan di kehidupan masa mendatang. Studi pun menuliskan bahwa anak yang dapat membina sikap optimisme dalam kehidupan sehari-hari dapat terhindar dari rasa frustrasi, selalu bersemangat dalam menerima tantangan, tidak mudah menyerah, serta lebih panjang umur karena selalu berpikir positif.

Berdasarkan penjelasan dari para kawakan parenting, sikap optimisme pada anak dapat diajarkan pada usia 8 tahun kesatu. Sebab, di masa inilah anak-anak mudah dalam menyerap pembelajaran yang diberikan, terlebih bila kiat mengajarkannya disertai contoh dari anda sebagai orang tua. Untuk dapat memberikan pengajaran yang baik terhadap sikap optimisme pada anak, berikut 6 tips yang dapat disimak.

Jangan Mengeluh di Hadapan Anak

Tanpa sadar, Anda mungkin sering mengeluhkan sesuatu di hadapan anak. Baik mengenai pekerjaan, kejadian yang baru saja dialami, atau hal yang dilakukan oleh si kecil yang membuat Anda merasa khawatir dan cemas.

Memfokuskan diri pada hal-hal negatif malah melulu akan menunjukkan sikap pesimis pada anak-anak. Mereka akan beranggapan jika ada suatu masalah, mengeluh dan komplainlah yang akan dilakukan. Untuk itu, daripada mengeluh dan menyalahkan, usahakan Anda mengeluarkan uneg-uneg melewati ucapan-ucapan yang berarti positif untuk menunjukkan semangat berjuang pada si kecil.

Ajak Anak Untuk Tetap Percaya Pada Kemampuannya dan Berekspektasi Tinggi pada Sesuatu

Pada ketika si kecil mulai terlihat memiliki kemampuan yang lebih daripada teman-temannya, latih kemampuan tersebut. Tanamkan percaya diri pada diri si kecil guna menunjukkan kemampuan tersebut dan mengembangkannya. Ajarkan pula guna mempunyai ekspektasi tinggi terhadap kemampuan tersebut.

Dorong Si Kecil Bagi Berani Mengambil Risiko Dari Tindakan Yang Dilakukan

Anda sebagai orang tua, mungkin hendak merasa khawatir, cemas, dan takut ketika anak-anak menggarap sesuatu yang dirasa berbahaya. Alhasil, laranganlah yang akan diberikan. Akibatnya, anak akan mempunyai sifat manja dan pesimis lantaran takut menghadapi sesuatu yang dirasa baru dan membahayakan.

Tunggu Sejenak Sebelum Bereaksi Berlebihan

Tahan emosi sejenak ketika mendengar kabar tidak baik mengenai si kecil, baik dari laporan guru, wali murid lain, maupun tetangga. Tetapi, lihat dulu kondisinya, dan biarkan si kecil menyelesaikannya sendiri.

Misalnya, anda mendengar si kecil mendapat ejekan gemuk dan jelek dari teman-temannya di sekolah. Pada saat itu, jangan langsung bertindak dengan memarahi anak yang sudah mengejek putra/putri anda atau memanggil orang tuanya untuk menasihati. Tetapi, diamkan dulu. Tunggu dan lihat apa yang akan dilaksanakan si kecil guna mengatasinya. Jangan biasakan mereka menerima perlindungan secara terus menerus. Akan tetapi, biarkan mereka bertindak tanpa bantuan orang lain terlebih dahulu.

Baca Juga :

Tips Belajar yang Menyenangkan untuk Anak Usia Dini

Tips Belajar yang Menyenangkan untuk Anak Usia Dini

Belajar adalah sebuah pekerjaan yang terus dilaksanakan manusia, mungkin nyaris di sepanjang hidupnya. Bentuk dan caranya saja yang berbeda pada masing-masing tahapan usia. Berikut tips bagaimana menciptakan suasana belajar yang mengasyikkan untuk anak usia 2-6 tahun atau disebut usia dini. Berikut selengkapnya:

Ciptakan Suasana yang Kondusif
Suasana yang tidak kaku dan riang bakal menumbuhkan semangat belajar anak. Rasa nyaman pun keceriaan mengakibatkan emosi positif dan perasaan gembira, membuat otak lebih mudah menyerap semua informasi yang diberikan. Anak jadi lebih siap menerima pelajaran.

Sesuaikan Kegiatan Belajar dengan Kondisi Perkembangan Anak
Pada usia dini, anak memiliki karakteristik yang unik. Memiliki rasa berkeinginan tahu yang kuat namun daya perhatiannya pendek. Senang bereksplorasi, berjiwa petualang, tapi juga masih gampang putus harapan dan tidak lumayan pertimbangan dalam bertindak.

Ajak anak belajar hal-hal sederhana yang tidak membutuhkan perhatian terlalu lama. Buat anak terlibat secara aktif dalam kegiatan belajar yang menyenangkan. Manfaatkan rasa berkeinginan tahunya untuk mengeksplorasi sesuatu, misalnya belajar mengenal benda-benda di sekitarnya. Biarkan daya imajinasinya membantu mencerna pelajaran yang diberikan, karena pada usia ini umumnya anak-anak kaya akan fantasi.

Menggunakan Otak Kanan dan Otak Kiri Secara Seimbang
Teori pendidikan terbaru menyatakan bahwa pikiran akan bekerja secara lebih optimal saat benak kanan dan pikiran kiri dipergunakan secara bersamaan. Otak kanan biasa digunakan untuk berpikir, mengelola data bersangkutan perasaan, emosi, dan seni. Sedangkan pikiran kiri fungsinya lebih pada mengolah data seputar sains, hitungan, dan segala yang berkaitan dengan logika.

Kegiatan belajar yang hanya melibatkan pikiran kiri, akan membosankan sampai menciptakan anak jenuh dan mengantuk. Sementara bila melulu pikiran kanan, mungkin anak akan senang sebab tidak sedikit berdendang namun ilmu yang masuk hanya sedikit. Baiknya memang mengombinasikan keduanya, pikiran kanan dan kiri, untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

Suasana Alfa
Gelombang alfa adalah satu dari tiga gelombang yang dipancarkan pikiran manusia. Pancaran ketiga gelombang tadi dipengaruhi oleh situasi jasmani dan psikis. Gelombang alfa menyemprot saat insan dalam keadaan tenang. Anak akan lebih mudah mengetahui pelajaran dalam suasana alfa. Ini bisa didapat misalnya lewat ayunan lembut musik klasik.

Sumberhttps://medium.com/@kamfang.gamming/mendikbud-nadiem-makarim-meluncurkan-kebijakan-kampus-merdeka-e5539838055c

Tips Ampuh untuk Membangkitkan Semangat Anak Malas Mengerjakan PR

Tips Ampuh untuk Membangkitkan Semangat Anak Malas Mengerjakan PR

Salah satu peran orangtua dalam mengawasi pekerjaan akademik buah hati merupakan mendampingi saat mengerjakan tugas dari sekolah. Meski dilakukan di waktu yang senggang, kegiatan tersebut tidaklah mudah. Hal ini diakibatkan anak malas mengerjakan PR dan lebih memilih bermain. Lantas, bagaimana teknik supaya membangunkan motivasi kembali? Simak tips di bawah ini.

Berikan Kalimat-Kalimat Motivasi

Anak-anak memang belum mengerti akibat perbuatannya. Oleh karena itu, orangtua diharapkan mampu memberikan pengertian agar tidak menggarap hal yang berpengaruh buruk.

Jika anak malas mengerjakan PR, jelaskan akibat yang akan diterima. Misalnya, adik nanti akan dihukum guru dan pasti malu bila berdiri di depan kelas, diperhatikan oleh teman-teman. Di samping itu, beberkan deviden | laba berprestasi dengan mengerjakan tugas dari sekolah. Katakan pun kehormatan hati atas pencapaian tersebut.

Kalimat-kalimat motivasi tersebut pun harus diimbangi dengan menumbuhkan sikap disiplin pada anak. Buatlah pekerjaan dalam mengerjakan PR, sehingga tidak akan mengganggu waktu istirahat atau bermain. Sementara itu, sisipkan cerita orang-orang berhasil supaya semakin bersemangat dalam menjalankan kewajiban ini.

Sediakan Lingkungan Belajar yang Ideal

Salah satu alasan anak malas mengerjakan PR merupakan ada gangguan yang merebut perhatian seperti berkeinginan melakukan hobi atau bermain sendiri di rumah. Dalam hal ini, orangtua harus mengidentifikasi penyebab utama, sehingga dapat mengerjakan teknik supaya konsentrasi belajar buah hati kembali.

Setelah mendapatkan fokus anak, dampingi proses belajar dengan berperan sebagai teman cerita, mengajari sambil memberikan obrolan-obrolan sederhana. Ketika mengerjakan tugas, tahanlah diri guna terlampau tidak jarang bertanya apakah sudah selesai. Hal ini akan membuat si kecil terburu-buru dan tertekan.

Di samping dari sikap orangtua, usaha yang dilaksanakan supaya mendapatkan semangat anak merupakan dengan menciptakan suasana belajar menyenangkan serta kondusif. Hindarkan dari keramaian atau jangkauan televisi, menilik urusan tersebut dapat mengganggu konsentrasi. Untuk mewujudkan poin ini, usahakan berselancar di internet tentang bagaimana tips belajar menyenangkan.

Sumberhttps://www.surveymonkey.com/r/QCLYFPV

KARAKTERISTIK KELUARGA, PENYULUHAN KESEHATAN LANGSUNG, DAN MEDIA MASSA

KARAKTERISTIK KELUARGA, PENYULUHAN KESEHATAN LANGSUNG, DAN MEDIA MASSA

KARAKTERISTIK KELUARGA, PENYULUHAN KESEHATAN LANGSUNG, DAN MEDIA MASSA
KARAKTERISTIK KELUARGA, PENYULUHAN KESEHATAN LANGSUNG, DAN MEDIA MASSA
Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang banyak terjadi di negara-negara tropis. Penyakit ini pun masih menjadi masalah kesehatan di dunia (Kemenkes RI, 2010) dan dikategorikan “re-emerging disease”. WHO (World Health Organization) dalam Malaria Report 2011 menyatakan bahwa malaria cenderung selalu meningkat dari tahun ke tahun. Data lima tahun terakhir menunjukkan bahwa pada tahun 2005 terdapat 83.551.210 kasus, tahun 2006 terdapat 85.573.379 kasus, tahun 2007 terdapat 86.746.527 kasus, tahun 2008 terdapat 74.585.630 kasus dan tahun 2009 terdapat 82.485.969 kasus. WHO (2011), melaporkan dari 106 negara yang dinyatakan endemis malaria terdapat 94.299.637 kasus malaria, 345.960 meninggal karenanya dan 2.426 kasus terjadi di Asia Tenggara selama tahun 2010.
Kondisi ini juga terpapar di Indonesia, populasi penduduk Indonesia hampir setengahnya tinggal di daerah endemik malaria (kecuali Pulau Jawa-Bali). WHO (2011) melaporkan bahwa terdapat 1.849.062 kasus dan 432 kasus meninggal selama tahun 2010. Terdapat 424 kabupaten/ kota endemis dari 576 kabupaten/ kota yang ada di Indonesia (Kemenkes, 2010).
Malaria juga merupakan penyakit yang mempengaruhi tingginya kematian terutama kelompok risiko tinggi, yaitu bayi, anak balita, dan ibu hamil. Malaria secara langsung menyebabkan anemia dan dapat menurunkan produktivitas sumber daya manusia (Kemenkes, 2010). Secara tidak langsung, malaria menyebabkan melemahnya perekonomian masyarakat. GF (Global Fund AIDS, Tuberculosis, and Malaria) (2009), menyatakan bahwa penyakit ini dianggap sebagai keadaan berbahaya yang mempengaruhi setengah dari populasi dunia dan menjadi lingkaran kemiskinan di beberapa negara berkembang. Menurut perhitungan para ahli ekonomi kesehatan, kasus malaria saat ini dapat menimbulkan kerugian ekonomi mencapai sekitar 3,3 triliun rupiah sebagai akibat dari tidak dapat bekerja selama satu minggu, biaya pengobatan dan lain-lain, belum termasuk biaya sosial seperti menurunnya tingkat kecerdasan anak dan menurunnya kualitas sumber daya manusia yang berdampak pada penurunan produktifitas (Kemenkes, 2010).
Penanggulangan penyakit malaria telah menjadi kerangka kerja pembangunan nasional, kerangka kerja ini sebagai implikasi dari kesepakatan MDGs (Millennium Development Goals) tahun 2015. Penanggulangan malaria dideklarasikan pula sebagai agenda kesepuluh Sidang WHA (World Health Assembly) di Swiss tahun 2011 (Kemenkes RI, 2011). Penurunan angka kejadian malaria menjadi 1 per 1000 penduduk merupakan indikator yang harus dicapai setiap negara yang menyepakati MDGs tersebut.
Pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan penyakit menular dilakukan melalui upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif bagi individu atau masyarakat, dan ditegaskan pula bahwa pencegahan penyakit menular wajib dilakukan oleh masyarakat melalui perilaku hidup sehat (Kemendagri, 2009). Artinya penanggulangan penyakit ini perlu dilakukan secara komprehensif sesuai dengan paradigma sehat pembangunan kesehatan saat ini, yang bertujuan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian serta mencegah KLB (Kejadian Luar Biasa). Pencapaian hasil yang optimal dilakukan dengan upaya preventif dan kuratif yang berkualitas dan terintegrasi dengan lintas sektor, lintas program, dan lintas daerah (Kemenkes RI, 2010). Hal ini disebabkan karena malaria tidak mengenal batas-batas wilayah administratif (Bappenas, 2006).
Upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit menular menjadi upaya wajib (Kemenkes, 2004). Upaya wajib berarti upaya yang ditetapkan sebagai komitmen nasional dan global yang dianggap mampu menjadi daya ungkit tinggi dalam peningkatan derajat kesehatan manusia. Artinya penyakit malaria menjadi prioritas utama program di puskesmas.
Berdasarkan Rencana Strategis Kementerian Kesehatan tahun 2010-2014 telah ditetapkan target penurunan angka kejadian kasus malaria (Annual Parasite Index-API) dari 2 menjadi 1 per 1.000 penduduk (Kemenkes, 2010). Angka kejadian malaria berdasarkan API sejak tahun 2005–2006 cenderung meningkat dari 2,93-3,14, namun tahun 2007-2011 dengan berbagai upaya pemerintah terjadi penurunan yang sangat tajam dari 2,87-1,75 (Kemenkes, 2012).
Setiap individu dapat terinfeksi plasmodium malaria, akan tetapi dalam keadaan vulnerable, risiko terinfeksi akan lebih tinggi. Keadaan ini akan bertambah lagi bila dipicu dengan faktor-faktor lain seperti usia, jenis, kelamin, ras, riwayat malaria sebelumnya, gaya hidup, sosial ekonomi, status gizi dan imunitas (Kemenkes, 2004). Sehingga, kondisi vulnerable yang dipicu dengan beberapa faktor di atas akan menyebabkan individu mudah terinfeksi malaria.
Penduduk yang tinggal di daerah endemik pun lebih rentan terkena penyakit malaria. Keadaan semacam ini akan meningkatkan risiko memburuknya status kesehatan masyarakat (Stanhope & Lancaster, 2004). Populasi yang rentan merupakan kelompok yang paling membutuhkan dilakukannya tindakan pencegahan dan proteksi terhadap penyakit (Jaspers dan Shoham, 1999; Webb dan Harinarayan, 1999). Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan adalah menghindari/ memproteksi dari agent penyebab malaria.