Pantun Akan Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Balaikota

Pantun Akan Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Balaikota

 

Pantun Akan Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Balaikota

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 Hijriah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menggelar Tabligh Akbar. Kegiatan akan berlangsung di Masjid At-Taqwa Balaikota, jalan Ir. H.Djuanda, Kota Bogor, Kamis (30/11/2017).

Menurut Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Masyarakat

Menurut Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Masyarakat (Adkesra) Setdakot Bogor Iman, Tabligh Akbar selain memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW juga dalam rangka memperingati HUT KORPRI tingkat Kota Bogor.

Kegiatan akan dihadiri Wali Kota Bogor Bima Arya

Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman beserta jajaran Muspida. Termasuk pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Bogor, MUI, DMI, Kantor Kementerian Agama, BKMM dan sejumlah organisasi lainnya turut diundang pada kegiatan ini.

Ustadz Taufiqurrahman

Sementara yang akan menjadi penceramah yakni Ustadz Taufiqurrahman atau yang terkenal dengan nama Ustadz Pantun. “Bagi masyarakat Kota Bogor yang ingin menghadiri kegiatan ini kami persilahkan datang langsung ke Masjid At-Taqwa yang berlokasi di Balaikota Bogor,” kata Iman.

 

Sumber : https://pakdosen.co.id/

Analisis Aspirasi Rakyat tidak bisa Tersalurkan Lewat Partai Politik

Analisis Aspirasi Rakyat tidak bisa Tersalurkan Lewat Partai Politik

Analisis Aspirasi Rakyat tidak bisa Tersalurkan Lewat Partai Politik
Analisis Aspirasi Rakyat tidak bisa Tersalurkan Lewat Partai Politik

Latar belakang masalah;

Demokrasi yang dianut negara Indonesia yaitu  kita sebagai warga negara diberi kebebasan dalam menyalurkan aspirasi maupun pendapat karena sudah dijamin oleh undang-undang. Karena pada hakekatnya demokrasi  berasal dari rakyat, oleh karena itu suara rakyat sangat diperhitungkan & menjadi bagian dalam pemerintahan.
Cara yang bisa ditempuh dalam menyampaikan aspirasi & pendapat adalah dengan melalui partai politik yang diwakilkan lewat DPR (Dewan Perwakilan Rakyat). Namun masih sering kita dihadapkan pada kenyataan bahwa lembaga perwakilan politik ini tidak mampu mengakomodasi semua aspirasi & tuntutan dari masyarakat,  karena disibukkan dengan urusan partainya sendiri. Hal ini dapat dilihat kita dari ketidakmampuan DPR dalam mengkritisi kebijakan dari pemerintah yang tidak pro-rakyat. Sehingga masyarakat pun,  melakukan demonstrasi baik itu mahasiswa, maupun para buruh agar aspirasi mereka dapat didengarkan langsung.

Sebab masalah;

Adapun penyebab dari masalah diatas adalah tidak / kurang berfungsinya partai politik sebagai sarana komunikasi politik yang mengakibatkan masyarakat melakukan upaya demonstrasi  dikarenakan Rakyat hanya merasa dilibatkan ketika ada pemilihan umum saja.

Penyelesaian masalah;

Partai politik harus dapat menampung aspirasi, dinamika, & gejala-gejala yang umumnya di masyarakat, sehingga dapat mencegah / meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. Selanjutnya partai politik merumuskan aspirasi tersebut menjadi suatu usulan,  berupa  kebijaksanaan yang nantinya diajukan kepada pemerintah agar menjadi kebijaksanaan publik. Kemudian partai politik harus melakukan sosialisasi / memberi arahan kepada masyarakat tentang kebijakan yang diambil oleh pemerintah agar masyarakat paham. Partai politik juga harus selalu berupaya untuk turun langsung ditengah-tengah masyarakat agar bisa tahu apa yang menjadi keinginan rakyat.
Baca Artikel Lainnya: