Mendikbud: Informasi yang Akurat adalah Bahan Bakar Keterlibatan Publik

Mendikbud: Informasi yang Akurat adalah Bahan Bakar Keterlibatan Publik

Mendikbud Informasi yang Akurat adalah Bahan Bakar Keterlibatan Publik
Mendikbud Informasi yang Akurat adalah Bahan Bakar Keterlibatan Publik
Pelibatan publik menjadi salah satu kerangka strategi dalam Tiga Kerangka Strategi Kemendikbud untuk membangun bidang pendidikan dan kebudayaan. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menekankan pentingnya mengkomunikasikan informasi ke publik mengenai kebijakan Kemendikbud. Adanya informasi yang baik dapat menciptakan interaksi antarpelaku pendidikan untuk menggerakkan ekosistem pendidikan.

“Apabila ada suplai informasi yang baik, dapat memperkuat  pelaku-pelaku

dalam ekosistem pendidikan untuk bisa berinteraksi dengan baik. Informasi yang kaya dan akurat serta komunikasi yang terjaga adalah bahan bakar bagi keterlibatan publik,” ujar Mendikbud dalam Rapat Koordinasi Informasi, Komunikasi, dan Layanan Masyarakat Kemendikbud di Jakarta, (18/2/2016).
Ia mengatakan, bidang pendidikan merupakan salah satu bidang yang paling banyak berkaitan dengan kehidupan masyarakat sehingga tuntutan terhadap Kemendikbud juga tinggi dari masyarakat. “Karena itu kita (Kemendikbud) juga yang mendapat potensi komplain paling besar. Kita harus serius memikirkan bagaimana melayani masyarakat,” ujarnya.

Mendikbud juga menggarisbawahi tentang desentralisasi pendidikan yang sudah

berjalan selama 15 tahun namun belum banyak dipahami masyarakat. Sejak desentralisasi di bidang pendidikan berlaku pada tahun 2001, sebagian otoritas pendidikan dilimpahkan ke pemerintah daerah. Namun hingga sekarang, sebagian besar masyarakat mengadukan semua masalah pendidikan ke pemerintah pusat (Kemendikbud), bukan menuntut ke pemerintah daerah.
“Kita ingin mengedukasi publik. Kita
ingin membangun ekosistem pendidikan. Masyarakat seharusnya juga menuntut pemerintah daerah supaya lingkungan terlibat dan mendorong peningkatan mutu pendidikan,” tutur Mendikbud. Ia juga meminta seluruh pegawai Kemendikbud dapat memberikan layanan masyarakat dengan baik.

Rapat Koordinasi Informasi, Komunikasi, dan Layanan Masyarakat diikuti lebih

dari seratus orang yang terdiri dari pejabat dan staf Kemendikbud yang memiliki tanggung jawab dalam hal informasi, komunikasi dan layanan masyarakat di lingkungan Kemendikbud. Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Didik Suhardi mengatakan, rakor ini dihadiri perwakilan dari seluruh unit kerja yang ada di Kemendikbud untuk menyepakati hal-hal tentang informasi pendidikan dan kebudayaan untuk dipublikasikan kepada masyarakat dengan baik sebagai kebijakan Kemendikbud. Beberapa narasumber yang hadir dalam rakor antara lain Juru Bicara Presiden, Johan Budi, dan mantan Sekjen Kemenkominfo, Suprawoto.

Penguatan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di Indonesia

Penguatan Ekonomi Maritim dan Agrikultur di Indonesia

Untuk menunjang pertumbuhan perdagangan di Indonesia, wajib dikembangkan sektor yang potensial untuk menunjang perdagangan, yaitu ekonomi maritim dan agrikultur. Untuk mengetahui bagaimana pengembangan ekonomi maritim dan agrikultur, kalian bisa memperhatikan ulasan berikut;

1. Penguatan Ekonomi Maritim
Untuk menunjang ketersediaan komoditas perdagangan antarnegara/internasional wajib upaya peningkatan ekonomi maritim. Sebab, sektor ini merupakan unggulan yang dimiliki Indonesia. Upaya peningkatan ekonomi maritim yang meliputi potensi maritim Indonesia, halangan pembangunan ekonomi maritim, dan upaya pengembangan ekonomi maritim Indonesia dapat dipaparkan satu per satu di dalam gambaran tersebut ini.
a. Potensi Ekonomi Maritim Indonesia
Ekonomi kelautan (marine economy) merupakan aktivitas ekonomi yang dijalankan di lokasi pesisir dan lautan dan juga di darat yang manfaatkan sumber energi alam (SDA) dan jasa-jasa lingkungan kelautan untuk membuahkan barang dan jasa. Ekonomi maritim (maritime economy) merupakan aktivitas ekonomi yang mencakup transportasi laut, industri galangan kapal dan perawatannya, pembangunan dan pengoperasian pelabuhan beserta industri dan jasa terkait.

Salah satu misal kekayaan Indonesia di bidang ekonomi maritim yaitu di dalam bentuk pengembangan rumput laut. Rumput laut merupakan kekayaan sekaligus keindahan bawah laut untuk menarik wisatawan, baik asing maupun lokal. Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (2010), terdapat 108 kawasan konservasi perairan dengan luas 15,78 juta ha, yang diinginkan bisa meningkat menjadi 20 juta ha pada tahun 2020. Beberapa daerah memiliki keindahan bawah laut yang telah benar-benar mendunia dan menjadi spotmenyelam yang wajib dikunjungi para penyelam (divers), layaknya Bunaken (Sulawesi Utara), Raja Ampat (Papua Barat), Labuan Bajo, dan Wakatobi (www.kemenkeu. go.id).

Perlu diketahui bahwa kira-kira 75% dari keseluruhan lokasi Indonesia terdiri dari lokasi perairan/lautan. Wilayah laut Indonesia yang benar-benar luas merupakan potensi yang mutlak dan wajib dipelihara dan juga ditingkatkan kualitasnya. Berdasarkan Statistik Perikanan Tahun 2012 dari Food plus Agriculture Organization (FAO), Indonesia merupakan negara peringkat ke dua di dalam produksi perikanan tangkap dan peringkat keempat di dalam produksi perikanan budidaya. Indonesia juga merupakan negara ke dua di dalam perihal banyaknya kuantitas kapal yang dimiliki sehabis Tiongkok (www.kemenkeu.go.id) .

Sumber energi alam yang besar dan letaknya strategis (berada di persilangan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik) dan juga posisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia mestinya menjadi kemampuan mutlak yang bisa dimaksimalkan pengembangannya. Banyaknya kekayaan yang terdapat di laut secara utuh baik di dalam, di dasar maupun di atas permukaan laut merupakan potensi ekonomi yang bisa memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional. Berbagai kekayaan laut ini memang telah dieksploitasi dan dimanfaatkan sejak dahulu sampai sekarang, baik melalui metode produksi yang tradisional maupun berbasis teknologi.

Kemampuan Indonesia sebagai negara kepulauan, khususnya mengulas apakah pembangunan yang dijalankan telah menempatkan sektor kelautan sebagai modal pembangunan yang unggul. Produksi sektor kelautan secara kuantitatif mungkin tidak mengalami persoalan walaupun seringkali terdapat kesenjangan pada potensi dan realisasi. Dengan kekayaan laut yang benar-benar banyak, ironisnya pembangunan ekonomi nasional tetap belum memberikan dampak positif yang kuat pada kesejahteraan masyarakat. Gambaran nyata situasi ini bersamaan dengan pengelolaan sektor kelautan belum digarap dengan penuh perhatian dan kemauan. Hal ini keluar pada potret lebih dari satu besar nelayan Indonesia yang tetap bergelut dengan kemiskinan, padahal produksi perikanan konsisten meningkat. Daya saing domestik yang lemah menyebabkan aktivitas pengangkutan (transportasi laut) maupun eksploitasi sumber energi mineral di lokasi perairan nasional tetap lebih banyak dijalankan oleh pihak asing. Kekalahan di dalam kompetisi ekonomi berbasis maritim juga berjalan di sektor industri dan jasa kelautan jadi dari hulu maupun hilir.

b. Kondisi Ekonomi Maritim di Indonesia dan Negara-Negara ASEAN
Keprihatinan pada sektor kelautan nasional mengharuskan ada kebijakan strategis untuk mempercepat pengembangan keunggulan di bermacam sub-sektor kelautan. Pembangunan ekonomi maritim mengidamkan menjadikan kekayaan potensi kemaritiman sebagai landasan untuk mengadakan ketersediaan infrastruktur yang berkwalitas khususnya di sektor kemaritiman. Dengan demikian, iklim usaha dan investasi maritim yang baik dapat berkembang. Pembangunan ekonomi maritim dapat mempunyai industri pada kebutuhan dapat sumber energi manusia kemaritiman modern. Jika sistem ini bisa berlangsung, maka pembangunan ekonomi maritim dipastikan dapat bisa mempunyai penduduk ke arah kemakmuran. Pembangunan di bidang kelautan diarahkan untuk mencapai empat tujuan, yakni:
Pertumbuhan ekonomi tinggi secara berkelanjutan.
Peningkatan kesejahteraan semua pelaku usaha, khususnya para nelayan, pembudidaya ikan, dan penduduk kelautan lainnya yang berskala kecil.
Terpeliharanya kelestarian lingkungan dan sumber energi kelautan.
Menjadikan laut sebagai pemersatu dan tegaknya kedaulatan bangsa.
Kondisi ekonomi maritim di Indonesia, diamati dari:
a) Sektor Pelayaran
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, industri pelayaran merupakan infrastruktur dan tulang punggung kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun di dalam realita, industri pelayaran nasional pas ini di dalam situasi belum begitu baik. Ditinjau dari faktor energi saing, pangsa muatan armada kapal nasional tetap tergolong rendah. Industri galangan kapal, yang memang benar-benar strategis sebab mempunyai rantai hulu-hilir yang panjang, sampai pas ini belum berkembang. Sistem pelabuhan pas ini hanya berperan sebagai cabang atau ranting dari Singapura atau pelabuhan luar negeri lainnya. Pelayanannya tetap belum efisien dan belum produktif. Daya saing sumber energi manusia di sektor pelayaran tetap relatif rendah. Semoga di era depan dapat lebih berkembang.

b) Sektor Perikanan
Potensi sektor perikanan Indonesia benar-benar besar dan sepantasnya Indonesia menjadi negara industri perikanan terbesar di Asia. Namun demikian, kontribusi sektor perikanan pada pendapatan nasional tetap rendah. Pertambahan kawasan budidaya perikanan pun tetap benar-benar kurang.

c) Sektor Pariwisata Bahari
Pengembangan pariwisata bahari dipercayai bisa mempunyai dampak berganda (multiplier effect) yang bisa menyerap tenaga kerja, menambah pendapatan masyarakat, mendatangkan wisatawan yang berasal dari luar negeri (devisa). Selain itu, pengembangan pariwisata bahari mempunyai dampak positif untuk tumbuh-bangkitnya jiwa dan budaya bahari yang bisa memberikan dampak berganda di dalam mendorong terwujudnya negara maritim yang tangguh. Namun demikian, sampai pas ini pariwisata bahari belum berkembang dengan baik.
Contoh ekonomi maritim di ASEAN tak hanya Indonesia pada lain adalah bahwa Ekonomi maritim di lokasi Asia Tenggara di dalam kurun pas 10-15 tahun paling akhir telah mengalami pergantian yang benar-benar mendasar. Keadaan ini tidak terlepas dari dampak lingkungan strategis dimana fenomena maritim dunia telah keluar dan menjadi tantangan nyata bagi negara-negara, khususnya negara yang memiliki lokasi teritorial bersifat laut. Seperti telah diketahui bahwa kawasan Asia tenggara lebih dibatasi oleh lokasi perairan, dimana batas negaranya pun tetap saling tumpang tindih dengan negara lain. Laut merupakan daerah penggalian sumber energi alam yang dapat digunakan untuk menunjang pertumbuhan ekonomi. Selanjutnya bisa dikatakan bahwa perikanan merupakan sektor ekonomi andalan di negara ASEAN.

c. Strategi dan Kebijakan Pengembangan Ekonomi Maritim di Indonesia
Pengembangan ekonomi maritim wajib ditingkatkan dengan harapan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia. Pengembangan ekonomi maritim benar-benar diperlukan mengingat besarnya potensi ekonomi maritim yang kami miliki. Namun, besarnya potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal di dalam pembangunan nasional. Pada tahun 2014, kontribusi semua sektor kelautan pada Produk Domestik Bruto (PDB) hanya kira-kira 20%. Padahal, negara-negara dengan potensi kekayaan laut yang lebih kecil daripada Indonesia, layaknya Islandia, Norwegia, Jepang, Korea Selatan, Thailand dan Tiongkok, yang kontribusi bidang kelautannya umumnya telah di atas 30 persen PDB.

Kebangkitan ekonomi kelautan Indonesia ditandai dengan pergantian paradigma pembangunan nasional, dari pembangunan berbasis daratan (land-based development) menjadi pembangunan berbasis kelautan (ocean-based development). Hal ini dapat memacu bermacam produk kebijakan publik, infrastruktur, dan sumber energi finansial yang terintegrasi menunjang pembangunan kelautan. Melalui pergantian basis pembangunan dari basis daratan ke lautan, maka pelabuhan, armada pelayaran (transportasi laut) dapat lebih maju dan efisien. Semua produk dari pertanian tanaman pangan, hortikultur, perkebunan, kehutanan, peternakan, bahan tambang dan mineral, dan manufaktur dapat lebih berdaya saing sebab biaya logistik dapat lebih murah dan pergerakan barang lebih cepat.

Di samping itu, memacu percepatan pengembangan infrastruktur dan ketersambungan maritim, membangun tol laut, pelabuhan laut dalam, logistik, industri perkapalan, dipercayai dapat kurangi inefisiensi ekonomi nasional dan menambah energi saing produk di dalam negeri. Konektivitas maritim juga dapat memberikan jaminan kesatuan ekonomi dan menghimpit perbedaan harga dan juga kesenjangan ekonomi antarwilayah.

Bentuk kebijakan lain di bidang ekonomi maritim adalah di dalam menyongsong ASEAN Connectivity, Indonesia menyiapkan lima pelabuhan besar.Lima pelabuhan yang dimaksud adalah Pelabuhan Belawan di Sumatra Utara, Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, dan juga pelabuhan-pelabuhan di Surabaya, Makassar, dan Kalimantan. Dari 47 pelabuhan yang dapat dikembangkan di ASEAN, 14 di antaranya tersedia di Indonesia. Kita mengidamkan lima pelabuhan besar kami itu siap untuk ASEAN Connectivity, dan Indonesia memang berkepentingan untuk proyek-proyek sea transportation ini. Investasi pihak swasta diperlukan di dalam proyek-proyek ASEAN Connectivity ini, khususnya pada infrastruktur transportasi.

Selain itu, di dalam pengembangan ekonomi maritim, juga telah disiapkan kerangka regulasi yang cocok dengan semua pihak. Karena regulasi tiap negara di ASEAN benar-benar berbeda-beda, maka diperlukan harmonisasi regulasi. Menjelang pemberlakuan MEA, menanggulangi persoalan sektor perikanan menjadi sebuah keharusan. Kendala kami hadapi MEA sekarang ini memang bukan pada faktor perikanan itu sendiri tapi lebih kepada faktor pemberdayaan khususnya pemberdayaan nelayan sebab nelayan sebagai pelaku utama perikanan. Jika nelayan tidak juga beranjak dari kemiskinan, maka produktivitas menangkap ikan menurun, dampaknya pendapatan dapat turun.

2. Penguatan Agrikultur di Indonesia
Apakah kalian telah dulu mendengar kata agrikultur? Ekonomi agrikultur merupakan upaya peningkatan perekonomian dengan memberdayakan sektor pertanian. Agrikultur merupakan aktivitas penggunaan sumber energi hayati yang dijalankan manusia untuk membuahkan bahan pangan, bahan baku industri, sumber energi, atau untuk mengelola lingkungan hidupnya. Kegiatan penggunaan sumber energi hayati yang juga di dalam agrikultur biasa dipahami orang sebagai budidaya tanaman, bercocok tanam, atau pembesaran hewan ternak. Agrikultur bisa pula bersifat penggunaan mikroorganisme dan bioenzim di dalam pengolahan produk lanjutan, layaknya pembuatan keju dan tempe, atau cuman ekstraksi semata, layaknya penangkapan ikan atau eksploitasi hutan.

Upaya peningkatan perekonomian sebaiknya diusahakan dengan peningkatan bermacam sektor. Salah satunya dari sektor agrikultur atau pertanian. Mengingat kuantitas penduduk Indonesia yang benar-benar banyak, sektor penghasil pangan wajib diusahakan agar bisa mencukupi kebutuhan semua masyarakat. Dukungan pemerintah di dalam pengembangan agrikultur pada lain bersifat dukungan subsidi pupuk dan juga benih. Hal ini ditujukan agar faktor produksi bisa ditekan agar harga jual produk bisa berkompetisi tapi terjangkau. Selain itu, pemerintah juga selamanya mengawasi harga-harga produk pertanian dengan obyek untuk memelihara petani andaikata harga barang benar-benar rendah. Setelah mengetahui mengenai makna agrikultur, kalian wajib mengetahui mengenai Potensi Agrikultur di Indonesia, Peran Agrikultur di Indonesia dan Hambatan Pengembangan Agrikultur di Indonesia.

a. Potensi Agrikultur di Indonesia
Indonesia sebagai salah satu negara yang juga di dalam lokasi tropis memiliki potensi pertanian yang benar-benar baik. Salah satu produk pertanian Indonesia yang berpotensi menjadi andalan adalah produk pertanian segar di dalam bentuk buah-buahan dan sayuran. Produk lain yang turut menjadi andalan adalah rempah-rempah dan Bahan Bakar Nabati (BBN).
Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki sumber energi alam yang banyak untuk produk pertanian. Di sektor pertanian, Indonesia memiliki bervariasi jenis tanaman. Hal ini didukung situasi iklim tropis. Di bidang tanaman pangan, Indonesia memiliki tanaman unggul, layaknya padi, kedelai, kacang tanah, ubi kayu, dan bermacam varietas yang lain.
Pertanian merupakan sektor yang memiliki kegunaan vital bagi perekonomian Indonesia. Sektor pertanian menyerap 35.9% dari keseluruhan angkatan kerja di Indonesia dan menyumbang 14.7% bagi pendapatan nasional Indonesia (BPS: 2012). Fakta tersebut menguatkan pertanian sebagai megasektor yang benar-benar vital bagi perekonomian Indonesia. Sektor pertanian di Indonesia merupakan kontributor besar di dalam pendapatan nasional, penyerapan tenaga kerja, penyediaan pangan, dan penyediaan bahan baku industri. Sektor pertanian juga berperan di dalam memeratakan pembangunan melalui upaya pengentasan kemiskinan dan perbaikan pendapatan masyarakat. Selain itu, sektor pertanian juga telah menjadi salah satu pembentuk budaya bangsa dan penyeimbang ekosistem.

b. Peran Agrikultur di Indonesia
Indonesia merupakan negara yang kaya dapat sumber energi alam. Tanahnya subur. Sampai pas ini, lebih dari satu besar penduduk Indonesia bermatapencaharian sebagai petani. Pertanian atau agrikultur merupakan sektor primer di dalam perekonomian Indonesia. Sektor ini merupakan sektor mutlak untuk menyumbang hampir setengah dari perekonomian. Selain itu, agrikultur juga berperan sebagai penghasil devisa negara melalui ekspor.
Pembangunan sektor agrikultur Indonesia sampai pas ini tetap belum bisa memberikan sumbangan yang tinggi jikalau diamati dari tingkat kesejahteraan pelaku sektor dan kontribusinya pada pendapatan nasional. Pembangunan agrikultur di Indonesia diakui mutlak dari keseluruhan pembangunan nasional. Pembangunan agrikultur atau pertanian di Indonesia mempunyai kegunaan penting, pada lain; potensi sumber energi alam yang besar dan beragam, pangsa pada pendapatan nasional yang cukup besar, besarnya pangsa pada ekspor nasional, besarnya penduduk Indonesia yang menggantungkan hidupnya pada sektor ini, perannya di dalam penyediaan pangan penduduk dan menjadi basis pertumbuhan di pedesaan. Potensi pertanian Indonesia besar, tapi pada sebenarnya sampai pas ini lebih dari satu besar petani kami tetap banyak yang tergolong miskin.

c. Hambatan Pengembangan Agrikultur di Indonesia
Pengembangan di bidang agrikultur di Indonesia mempunyai lebih dari satu hambatan, pada lain sebagai berikut;
Skala usaha pertanian pada kebanyakan relatif kecil;
Modal terbatas;
Penggunaan teknologi tetap sederhana;
Sangat tergoda musim;
Pada kebanyakan mengupayakan dengan tenaga kerja keluarga;
Akses pada kredit, teknologi, dan pasar rendah;
Pasar hasil pertanian lebih dari satu besar dikuasai oleh pedagang-pedagang besar agar dapat merugikan petani;
Alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan nonpertanian;
Kurangnya penyediaan benih yang bermutu bagi petani.
3. Strategi Pengembangan Agrikultur di Indonesia
Beberapa kiat yang bisa dijalankan pemerintah di dalam mengembangkan agrikultur di Indonesia pada lain:
a. Ekofarming
Strategi ekofarming merupakan peningkatkan sistem budidaya di sektor pertanian yang ramah lingkungan dan terintegrasi dengan kearifan lokal di tiap tiap daerah di Indonesia.

b. Distribusi Pupuk Secara Merata
Strategi yang ke dua ini, bersifat distribusi pupuk secara merata di semua lokasi Indonesia. Langkah yang ditempuh di dalam kiat ini adalah petani diminta menjumlahkan kebutuhan pupuk untuk kebutuhan tanamnya per hektar selama satu tahun. Dengan langkah ini pemerintah dapat bisa mengetahui kebutuhan pupuk selama satu tahun agar bisa sedia kan stok pupuk cocok dengan kebutuhan petani. https://www.biologi.co.id/6-ciri-ciri-makhluk-hidup/

c. Perbaikan Irigasi
Pertanian yang sukses tidak terlepas dari baiknya sistem irigasi yang diterapkan. Oleh sebab itu, pemerintah mengupayakan keterjaminan ketersediaan air untuk pertanian dengan perbaikan atau pengadaan irigasi yang baik.

Baca Juga :

Pengaruh Perubahan Ruang Terhadap Kehidupan Ekonomi – Negara-Negera ASEAN

Pengaruh Perubahan Ruang Terhadap Kehidupan Ekonomi – Negara-Negera ASEAN

Negara-negara bagian ASEAN terasa menerapkan AFTA/ASEAN Free Area, didalam kehidupan internasionalnya. Secara ekonomis, pemberlakuan AFTA akan menjadikan kegiatan ekonomi lebih meluas. Produsen beras layaknya Thailand sanggup dengan enteng mengekspor produknya ke Singapura, Indonesia, & negera bagian ASEAN lain tanpa dibebani pajak, demikianlah termasuk sebaliknya.

Pilihan konsumsi termasuk tambah banyak, baik mutu maupun harganya. Kerja mirip negara ASEAN ini mendorong terjadinya perubahan tatanan kerja mirip antar negara didalam bidang ekonomi. Persaingan didalam kegiatan ekonomi jadi lebih ketat dengan ada kompetior dari luar negeri.

Kegiatan memproses dijalankan oleh produsen/pelaku kegiatan produsen suatu negara ASEAN akan sanggup dengan enteng dipasarkan ke negara lain didalam lingkup ASEAN. Sebagai perumpamaan Indonesia sanggup dengan enteng dimanfaatkan oleh petani di Thailand & Myanmar. Produk elektronik Singapura sanggup lebih enteng diperoleh oleh penduduk di Negera ASEAN.

Kegiatan kerja mirip ASEAN menjadikan proses distribusi jadi lebih jauh jangkauannya. Barang/jasa yang dihasilkan oleh produsen hingga ke tangan masyarakat/konsumen melalui distributor. Perkembangan teknologi transportasi telah memperpendek jarak & kala yang diperlukan untuk mendistribusikan barang/jasa hingga ke tangan konsumen, lautan luas tidak kembali jadi penghalang untuk mendistribusikan barang/jasa. Kemudahan distribusi ini sangat untungkan pelaku kegiatan ekonomi & terlalu mungkin mereka memperoleh keuntungan yang lebih dari biasanya/lebih besar.

Kegiatan distribusi antar negara didalam wujud ekspor & impor yang mengikut melampirkan & negera/lebih persis dengan pergerakan barang/jasa antar negara. Kegiatan ekspor & impor ini menunjukkan ada pertalian antar ruang negara yang satu dengan negara yang lain. https://materisekolah.co.id/contoh-teks-eksplanasi-pengertian-ciri-struktur-kaidah-kebahasaan-dan-contoh-lengkap/

Kegitan memproses & distribusi punya tujuan untuk memenuhi kebutuhan penduduk sebagai konsumen. Konsumen: pengguna barang/jasa yang telah diproduksi oleh produsen & didistribusikan oleh distributor.

Baca Juga :

PNI di Ternate

PNI di Ternate

Dalam bukunya Ricklefs (2005: 378) menerangkan bahwa terhadap tahun 1928, Bung Karno mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) yang merupakan penjelmaan berasal dari Algemene Studie Clup yang didirikan Bung Karno terhadap tanggal 4 Juli 1927. Hanya setahun sehabis berdirinya PNI, terhadap tahun 1929 tiba di Ternate tiga propagandis PNI. kehadiran ketiga juru kampanye PNI itu sudah mencairkan trauma politik rakyat Ternate & demam politik rakyat Maluku Utara kembali merebak.

PNI disambut bersama baik/antusias, terlebih di kalangan kawula muda Ternate. Nyonya Suweda (Ibu Eba) adalah perempuan pertama yang masuk partai politik itu.

Dalam suatu wawancara bersama penulis terhadap tahun 1995, sebelum akan almarhumah tutup usia, bertempat di rumahnya di kampung Santiong Ternate, Ibu Eba memperlihatkan bahwa ia terhadap usia remaja masuk PNI dikarenakan tertarik bersama tokoh pendirinya, yaitu Bung Karno. Namun masuknya PNI ke Maluku Utara bertepatan bersama pas di mana trauma rakyat terhadap politik masih belum sembuh, lantaran tindakan-tindakan Pemerintahan Belanda terhadap pengurus PKI & Budi Mulya yang baru lewat setahun. Oleh dikarenakan itu ketiga juru Kampanye PNI bersikap benar-benar hati-hati.

Mereka tidak sanggup berkampanye secara terbuka, dikarenakan mereka selamanya diikuti para mata-mata polisi, ketiga juru kampanye itu lantas kelanjutannya menghilang & kembali ke Jawa.

Meskipun kondisi yang dihadapi tidaklah kondusif, ketiga juru kampanye PNI itu berhasil menanamkan ide-ide PNI secara baik, terlebih gagasan-gagasan pendiri PNI Bung Karno. Pada tahun 1929 Pemerintah Belanda mengambil alih langkah berupa tindakan kepada PNI, yaitu bersama menangkap Bung Karno & pimpinan PNI lainnya.

Mereka lantas digiring ke pengadilan di Bandung terhadap akhir tahun 1930. Pledoi (pidato pembelaan diri di depan pengadilan) Bung Karno yang benar-benar cemerlang di dalam sistem pengadilan itu tidak sanggup menghalanginya ke penjara. Bung Karno selamanya dinyatakan bersalah & dihukum.

Penangkapan Bung Karno sudah berdampak terhadap PNI Maluku Utara yang baru berumur setahun, mengalami kelumpuhan total. Juru Kampanya yang berasal dari Jawa sudah menghilang secara misterius, & segala aktifitas partai yang baru tumbuh itu mulai lenyap . Bahkan para pemuda yang menjadi aktivisnya seperti Sabtu Mataoga, Ahmad Biyan, Ibu Eba, mesti lakukan kegiatan partainya secara sembunyi-sembunyi. Kegiatan politik PNI maupun partai-partai lain, seperti PSII, kembali mengalami keterpurukan, ketika Bung Karno yang meraih pembebasan bersyarat berasal dari penjara Sukamiskin Bandung kembali ditangkap & dideportasikan ke Ende di Flores untuk merintis hukumannya terhadap Agustus 1933.

Jadi demikianlah ulasan yang terhadap kesempatan kali ini yang sanggup dibahas di Situs Pelajaran Oke. Semoga berfungsi & meningkatkan wawasan sejarah jaman itu. Dan belajarlah berasal dari sejarah, sehingga kedepannya kami sanggup lakukan sesuatu yang lebih baik, & berfungsi untuk diri sendiri & demi bangsa kami Indonesia. Cukup sekian & sampai Jumpa!! Semoga Anda Sukses!!! bye..bye.

Baca Juga :

Tak Mau Dicurhati, Warektor di India: Bunuh Saja Temanmu daripada Mengeluh ke Saya

Tak Mau Dicurhati, Warektor di India: Bunuh Saja Temanmu daripada Mengeluh ke Saya

Tak Mau Dicurhati, Warektor di India Bunuh Saja Temanmu daripada Mengeluh ke Saya
Tak Mau Dicurhati, Warektor di India Bunuh Saja Temanmu daripada Mengeluh ke Saya

Seorang pejabat tinggi universitas negeri di India menyarankan muridnya untuk “membunuh” teman-teman mereka jika diajak berkelahi, daripada datang dan mengeluhkan kepadanya. Perkataan itu diucapkannya di tengah gelombang kekerasan yang tengah marak terjadi di negara bagian tempat universitas tersebut berada.

“Kalau kamu murid di universitas ini, jangan pernah datang menangis menemui saya,” kata Raja Ram Yadav, Wakil Rektor Universitas Purvanchal, dalam sebuah video yang diperoleh Reuters.

Baca juga: Protes Menentang Aksi Perempuan Masuki Kuil Masih Berlangsung di

India

“Kalau kamu terlibat dalam perkelahian, hajar mereka, kalau bisa bunuh mereka, dan kami yang akan urus belakangan,” tambahnya.

Yadav berbicara pada sebuah acara kampus di Ghazipur, di negara bagian India yang berpenduduk paling padat, Uttar Pradesh pada hari Jumat 28 Desember 2018.

Baca juga: 3 Juta Perempuan India Unjuk Rasa Membentuk Rantai Manusia Sepanjang 620 Km

Di kota yang sama, seorang polisi dilempari batu sampai mati akibat unjuk rasa

yang penuh kekerasan pada hari Sabtu 29 Desember 2018, walaupun tidak ada bukti kuat yang mengaitkan pidatonya dengan kejadian tersebut.

Uttar Pradesh dikenal dengan tingkat kejahatan komunal yang tinggi. Belakangan banyak terjadi kekerasan massa di sini.

Baca juga: Ingin Beri Pelajaran, Wanita di India Serang dan Potong Penis Penguntitnya

Seorang petugas polisi dan seorang pria lainnya tewas dalam sebuah insiden

kekerasan pada awal bulan Desember setelah warga setempat melakukan demonstrasi. Menurut mereka, ada sekelompok orang yang menyembelih sapi, hewan yang dianggap suci oleh agama Hindu. Penyembelihan itu dilaporkan berlangsung di distrik Bulandshahr, Uttar Pradesh.

 

Baca Juga :

Telafest 2018, Ajang Unjuk Gigi Sekolah Dasar Berprestasi

Telafest 2018, Ajang Unjuk Gigi Sekolah Dasar Berprestasi

Telafest 2018, Ajang Unjuk Gigi Sekolah Dasar Berprestasi
Telafest 2018, Ajang Unjuk Gigi Sekolah Dasar Berprestasi

JAKARTA – SD Islam Tugasku menyelenggarakan lomba olahraga dan seni dalam Event Elementary Festival. Kegiatan ini menjadi menarik karena memperebutkan piala bergilir Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Tugasku Elementary Festival (Telafest) yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Pada Telafest kedua ini tema yang diusung adalah “Dengan hidup sehat akan tumbuh kreativitas melalui peduli kebudayaan indonesia sebagai ciri generasi unggul.“

Kegiatan ini diselenggarakan selama 3 hari, 21-22 dan 24 Oktober 2018

berlangsung di GOR Ciracas Jakarta Timur dengan cakupan peserta sekolah dasar negeri dan swasta serta sekolah luar biasa se-DKI Jakarta.

Festival ini menyajikan format kompetisi cabang Futsal, Permainan Tradisional, Tari Kreasi Tradisional untuk umum, cabang atletik dan Bocce untuk ABK, serta cabang Sola vokal dan Kreasi daur ulang untuk keduanya.

Cabang futsal pun terdiri dari 3 kategori yaitu U8, U10 dan U12 di mana masing-masing kategori diikuti 32 tim. Pertandingan Futsal ini dilaksanakan lebih awal selama 2 hari pada tanggal 21-22 Oktober bertempat di Kirana Kelapa Gading dan lapangan SDI Tugasku, Pulomas.

Puncak acara pada tanggal 24 Oktober 2018 berlangsung di GOR Ciracas, dengan pembukaan yang meriah dan semangat layaknya para atlet berdefile siap untuk bertanding. Acara ini resmi dibuka oleh Didih Hartaya selaku Kepala Bidang Sekolah Dasar dan PKLK Provinsi DKI Jakarta. Beliau sangat senang dan mengapresiasi kegiatan Telafest ini.

Terlebih SDI Tugasku mengusung perlombaan untuk PKLK (Pendidikan Khusus

dan Layanan Khusus memberikan ajang kepada anak-anak berkebutuhan khusus untuk terus berkreasi dan mengembangkan diri mereka.

Pembukaan yang diawali oleh tim marching SDI Tugasku asuhan Beno, dan

Gambang Kromong SDN Pisangan Timur 11 di bawah asuhan Suhana selaku Kepala Sekolah, tari persembahan dari SDI Tugasku dan tak ketinggalan SMP Islam Tugasku juga memberikan penampilan yang luar biasa. Pengumuman pemenang futsal saat pembukaan menambah spirit tim lomba yang lain untuk segera bertanding pada hari itu. Pemenang futsal mendapatkan piala dan uang pembinaan untuk juara 1-3.

 

Sumber :

http://bengawan.uns.ac.id/akhlak-adalah/

Cerita 2 Mahasiswa Indonesia ketika Memutuskan Kuliah di New Zealand

Cerita 2 Mahasiswa Indonesia ketika Memutuskan Kuliah di New Zealand

Cerita 2 Mahasiswa Indonesia ketika Memutuskan Kuliah di New Zealand
Cerita 2 Mahasiswa Indonesia ketika Memutuskan Kuliah di New Zealand

Naskah kuno memiliki peran yang sangat penting bagi suatu negara. Naskah kuno mampu membangun nilai-nilai karakter bangsa, sehingga eksistensinya penting melalui dasar-dasar pendidikan.

“Dasar pendidikan yang pertama itu Pancasila, harus Pancasilais. Anak-anak kita

harus mengerti Pancasila, kedua Undang-Undang Dasar, ketiga kebudayaan dan keempat tantangan zaman,” ujar Prof Arief Rachman, dalam Seminar Nasional Festival Naskah Nasional, di Perpusnas, Jakarta, Senin (17/9/2018)

Pakar pendidikan ini menjelaskan, pendidikan yang sukses adalah pendidikan yang mampu mengantarkan anak-anak menjadi seseorang yang bertaqwa, berkepribadian matang, berilmu mutakhir dan berprestasi, mempunyai rasa kebangsaan, dan berwawasan global.

“Dengan pendidikan yang sukses begitu pasti ada karakter yang bagus dimiliki anak-anak. Karakter adalah bawaan hati, jiwa kepribadian, budi pekerti, personalitas, dan sifat. Sebuah karakter itu merupakan sikap dan kebiasaan seseorang yang memungkinkan dan mempermudah tindakan moral,” jelasnya.

Kemudian dia juga memaparkan tentang pendidikan karakter yang dilakukan

dengan sengaja atau tidak sengaja untuk menolong manusia agar mengerti, peduli dan bertindak berdasarkan nilai-nilai dasar etika.

“Ya tentu semua pasti ada tujuannya, tujuannya agar mereka mengetahui apa yang benar dan baik serta patut juga sangat peduli terhadap apa yang benar dan yakin meskipun dalam keadaan tertekan dan dilema,” katanya.

Kendati demikian dengan adanya membangun karakter diri bangsa pasti ada

kompetensi andalan yang harus dimiliki anak-anak.

“Harus punya kompetensi manajemen diri sendiri, mengatur diri sendiri udah teratur belum? Terus keinginan untuk terus berprestasi dalam segala bidang, keterampilan hubungan antar manusia, kemampuan teknis yang profesionalisme, keterampilan melayani, kita itu lebih banyak melayani, diri sendiri, orang lain, kemudian keterampilan manajerial, dan wawasan berpikir global,” ujarnya

“Learning to know, learning to do, learning to be, learing to live together,” tambahnya

 

Sumber :

http://bengawan.uns.ac.id/contoh-teks-eksplanasi-gerhana-bulan/

Lingkup Bidang Garapan Administrasi Pendidikan

Lingkup Bidang Garapan Administrasi Pendidikan

Lingkup Bidang Garapan Administrasi Pendidikan
Dari uraian di atas, tampak bahwa administrasi pendidikan pada pokoknya adalah semua bentuk usaha bersama untuk mencapai tujuan pendidikan dengan merancang, mengadakan, dan memanfaatkan sumber-sumber (manusia, uang, peralatan, dan waktu). Tujuan pendidikan memberikan arah kegaitan serta kriteria keberhasilan kegiatan itu.
  • Bidang administrasi material: kegiatan administrasi yang menyangkut bidang-bidang materi. Seperti: ketatausahaan sekolah, administrasi keuangan, alat-alat perlengkapan.
  • Bidang administrasi personal, yang mencakup di dalamnya persoalan guru dan pegawai sekolah dan sebagainya.
  • Bidang administrasi kurikulum, yang mencakup didalamnya pelaksanaan kurikulum, pembinaan kurikulum, penyusunan silabus, perisapan harian, dan sebagainya.

Peranan Guru dalam Administrasi Pendidikan

Tugas utama guru yaitu mengelola proses belajar-mengajar dalam suatu lingkungan tertentu, yaitu sekolah. Sekolah merupakan subsistem pendidikan nasional dan di samping sekolah, sistem pendidikan nasional itu juga mempunyai komponen-komponen lainnya. Guru harus memahami apa yang terjadi dilingkungan kerjanya.
Di sekolah guru berada dalam kegiatan administrasi sekolah, sekolah melaksanakan kegiatannya untuk menghasilkan lulusan yang jumlah serta mutunya telah ditetapkan. Dalam lingkup administrasi sekolah itu peranan guru amat penting. Dalam menetapkan kebijaksanaan dan melaksanakan proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, pembiayaan dan penilaian kegiatan kurikulum, kesiswaan, sarana dan prasarana, personalia sekolah, keuangan dan hubungan sekolah-masyarakat, guru harus aktif memberikan sumbangan, baik pikiran maupun tenaganya. Administrasi sekolah adalah pekerjaan yang sifatnya kolaboratif, artinya pekerjaan yang didasarkan atas kerja sama, dan bukan bersifat individual. Oleh karena itu, semua personel sekolah termasuk guru harus terlibat.

Admnistrasi pendidikan

Admnistrasi pendidikan bertujuan untuk mencapai tujuan pendidikan, pengertian administrasi pendidikan dapat dirumuskan dari berbagai sudut pandang kerja sama, proses kerja sama itu, sistem dan mekanismenya, manajemen, kepemimpinan, proses pengambilan keputusan, komunikasi dan ketatausahaan. Guru sangat berperan dalam administrasi pendidikan, tugas utama guru yang sebagai pengelola dalam proses belajar mengajar di lingkungan tertentu, yaitu sekolah.

Mahasiswa Surabaya Buat Alat Pengeringan Krupuk dan Produk Makanan Olahan

Mahasiswa Surabaya Buat Alat Pengeringan Krupuk dan Produk Makanan Olahan

Mahasiswa Surabaya Buat Alat Pengeringan Krupuk dan Produk Makanan Olahan
Mahasiswa Surabaya Buat Alat Pengeringan Krupuk dan Produk Makanan Olahan

Cuaca tidak menentu akhir-akhir ini menyebabkan usaha pembuatan produk makanan olahan menjadi terganggu. Termasuk usaha kecil masyarakat dalam pembuatan krupuk, ikan asin, hingga usaha pencucian dan pengeringan baju yang merasakan dampaknya ketika matahari tidak bersinar dengan terik.
SURABAYA —

Seorang mahasiswa Jurusan Teknik Elektro, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Fandri Christanto, merancang sebuah alat pengering krupuk yang mampu mempercepat waktu pengeringan dan menampung cukup banyak jumlah produksi krupuk yang akan dikeringkan. Fandri mengatakan, ide pembuatan alat pengering krupuk ini didasari usaha orang tuanya di Mojokerto yang memproduksi aneka produk krupuk. Namun karena cuaca yang tidak menentu dan matahari yang tidak bersinar secara maksimal, seringkali produksi krupuk terkendala proses pengeringan yang cukup lama.

“Saya melihat orang tua saya itu kalau musin hujan susah untuk mengeringkan krupuk, dan lagian kalau kita pakai energi konvensional, matahari, itu pasti akan membutuhkan waktu yang lama dan tempat yang luas. Nah maka dari Karena itu, saya dan beberapa dosen pendamping berinovasi untuk membuat alat pengering ini,” ungkapnya.

Alat pengeringan krupuk itu berukuran 120 x 260 cm, dengan tinggi sekitar 240 cm. Alat ini dirancang untuk mampu menampung sekitar 50 kilogram bahan krupuk basah, untuk satu kali pengeringan. Penggunaan alat ini bisa menggantikan panas matahari, dengan waktu pengeringan yang cukup singkat dan tidak memerlukan lahan luas seperti saat menjemur di bawah sinar matahari.

“Pengeringan ini dilakukan menggunakan bahan bakar LPG untuk pemanasnya,

sedangkan listrik digunakan untuk menyalakan sebuah blower dan sistem otomasinya saja. Listrik ini memakan daya sebesar 72 watt saja. Mengeringkan krupuk 50 kilogram dengan jangka waktu hanya 90 menit saja. sehingga cepat. Untuk LPG asumsi 3 kilogram, kita bisa pakai selama untuk tiga 3 kali pengeringan, 1 tabung LPG kurang lebih menghasilkan (memanaskan) 150 kilogram krupuk,” tambahnya.

Dosen pembimbing dari Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandala

Surabaya, Andrew Joewono mengatakan, metode pengeringan memanfaatkan angin panas dipastikan tidak memakan energi yang besar, baik listrik maupun bahan bakar LPG.

“Mesin ini ada tiga bagian, ada rak pengeringan, ada rak pengarahnya, ada angin

panasnya. Jadi metode yang kita pakai itu, metode pengeringan dengan menggunakan angin panas, nah angin panasnya itu yang diputarkan kembali untuk dimasukkan kembali mengeringkan, sehingga tidak ada angin panas yang terbuang, sehingga bisa diputar lagi, sehingga sistem ini menjadi lebih hemat,” ulasnya.

 

Baca Juga :

Tim Robotika Putri Afghanistan Terkesan dengan ‘AS yang Bersahabat’

Tim Robotika Putri Afghanistan Terkesan dengan ‘AS yang Bersahabat’

Tim Robotika Putri Afghanistan Terkesan dengan 'AS yang Bersahabat'
Tim Robotika Putri Afghanistan Terkesan dengan ‘AS yang Bersahabat’

Perlu intervensi dari Presiden AS Donald Trump dan pejabat lainnya untuk mengizinkan para pelajar putri tim robotika Afghanistan bisa memperoleh visa setelah dua kali sebelumnya ditolak. Pihak berwenang AS akhirnya mengizinkan mereka melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk mengikuti kompetisi robotika internasional.

Salah satu kejutan terbesar bagi mereka setelah tiba di Washington? Keamanan yang ketat.

“Keamanan yang kami lihat di sini, bukan di Herat, Afghanistan,” kata Kawsar

Roshan, seorang anggota tim yang berusia 13 tahun, kepada VOA pada hari terakhir kompetisi FIRST Global Challenge, di mana para remaja dari seluruh dunia menunjukkan keahlian mereka dalam mendesain, membuat dan memrogram perangkat robot.

“Ini adalah kota yang damai. Orang tidak saling berperang, dan ini adalah lingkungan yang ramah,” kata anggota tim Afghanistan lainnya, Fatima Qaderian.
Tim robotika pelajar putri Afghanistan berlatih di Herat sebelum berangkat ke Washington DC (foto: dok).
Tim robotika pelajar putri Afghanistan berlatih di Herat sebelum berangkat ke Washington DC (foto: dok).

Tanah air mereka telah terjebak dalam siklus perang dan kekerasan yang

hampir tiada henti selama lebih dari 35 tahun. PBB melaporkan Senin bahwa lebih dari 1.660 warga sipil, banyak di antaranya adalah wanita dan anak-anak, tewas dalam perang antara Januari dan Juni 2017.

Tim robotika putri Afghanistan ini berhasil sampai di kota Washington hanya sehari sebelum pertandingan dilangsungkan. Permohonan visa awal mereka ditolak oleh Kedutaan Amerika di Kabul, namun mereka kemudian diberikan izin masuk ke AS setelah ada permintaan dari Presiden Trump, kata para pejabat AS.

Pada hari Selasa (18/7), anak perempuan Trump dan penasihat senior Gedung

Putih, Ivanka Trump, memberikan kunjungan khusus ke tim dan sponsor mereka. Ivanka sebelumnya menuliskan cuitan di akun Twitternya bahwa dia berharap bisa menyambut mereka.

 

Sumber :

https://www.viki.com/users/danuaji88/about