Perkembangan Teknologi Wireless

Perkembangan Teknologi Wireless

Perkembangan Teknologi Wireless Perkembangan Wireless
Perkembangan Teknologi Wireless
Perkembangan Wireless

Perkembangan Wireless

WiMAX adalah singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access, merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik.

Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan

WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX di antara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband ‘last mile’, ataupun backhaul.

Wi Max Standar BWA yang saat ini umum

diterima dan secara luas digunakan adalah standar yang dikeluarkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineering(IEEE), seperti standar 802.15 untuk Personal Area Network (PAN), 802.11 untuk jaringan Wireless Fidelity (WiFi), dan 802.16 untuk jaringan Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX).

 

Pada jaringan selular juga telah dikembangkan teknologi

yang dapat mengalirkan data yang overlay dengan jaringan suara seperti GPRS, EDGE, WCDMA, dan HSDPA. Masing-masing evolusi pada umumnya mengarah pada kemampuan menyediakan berbagai layanan baru atau mengarah pada layanan yang mampu menyalurkan voice, video dan data secara bersamaan (triple play). Sehingga strategi pengembangan layanan broadband wireless dibedakan menjadi Mobile Network Operator (MNO) danBroadband Provider (BP). Perbandingan beberapa karakteristik sistem wireless data berkecepatan tinggi digambarkan oleh First Boston seperti berikut.

Sumber : https://www.sekolahbahasainggris.co.id/

Spesifikasi & Harga 3 Samsung Galaxy Tab

Spesifikasi & Harga 3 Samsung Galaxy Tab

Spesifikasi & Harga 3 Samsung Galaxy Tab
Spesifikasi & Harga 3 Samsung Galaxy Tab

Senior Product Marketing Manager Samsung Mobile

Samsung Electronics Indonesia, Selvia Gofar mengatakan, Galaxy Tab S5e, Galaxy Tab A with S Pen, dan Galaxy Tab A10 mempunyai keunggulan fitur yang saling melengkapi untuk berbagai gaya hidup konsumen yang berbeda aktivitas.

“Mulai dari produktivitas, entertainment, hingga pendidikan. Samsung Galaxy Tab seri terbaru ini juga memperkuat posisi Samsung sebagai pemimpin pasar tablet di Indonesia. Hal itu sekaligus membuktikan komitmen kami untuk semakin mendekatkan teknologi kepada gaya hidup konsumen, termasuk dunia pendidikan,” kata Selvia di Pratunam, Bangkok, Selasa (9/4/2019).

Galaxy Tab S5e

Untuk spesifikasi Samsung Galaxy Tab S5e menghadirkan bodi logam 5,5mm dan berat 400g, menjadikan tablet ini Samsung Tab S paling ringan yang pernah ada.

Layarnya berukuran 10,5 inci dengan mengusung teknologi Super AMOLED dan resolusi 2560 x 1600 pixel. Selain itu, tersemat kamera depan 8 MP, dan di belakang 13 MP.

Tab S5e ini menggunakan prosesor octa-core yang dipadukan dengan RAM 4 GB. Memori internalnya 64 GB, bila pengguna kurang tersedia slot microSD yang mendukung hingga 512 GB.

Dengan ditunjang baterai berkapasitas 7.040 mAh yang dilengkapi fast charging, Samsung mengklaim tablet ini bisa menyala 14,5 jam penggunaan.

Lalu juga terdapat empat speaker AKG berteknologi Dolby Atmos.

Selain itu tersedia port USB type C, POGO untuk mengoneksikan keyboard, jack audio 3,5 mm dan koneksi WiFi.

Untuk Tab ini memiliki beberapa varian warna yakni Black, Gold, dan Silver. Siapkan dana Rp7,499 juta sudah bisa membawa pulang. Akan tetapi, produk ini akan dijual pada akhir April 2019.

Galaxy Tab A with S Pen

Lalu untuk Galaxy Tab A with S Pen, mempunyai bodi yang ramping dengan Keyless All Black Front menjadikan tampilan Galaxy Tab A with S Pen lebih berkelas dan memberikan tampilan premium.

Hadir dengan layar berukuran 8 inci dengan screen-to-body ratio 76,5%. Samsung menggunakan layar IPS LCD dengan resolusi 1920 x 1200 pixel.

Ditenagai prosesor octa-core yang diracik dengan RAM 3 GB. Selain itu, ada ruang penyimpanan internal 32 GB, namun ditambahkan slot microSD hingga 512 GB.

Untuk kamera di bagian belakang berkekuatan 8 MP. Sementara di depan 5 MP. Ada port jack audio 3,5 mm, USB type C, dukungan Dolby Atmos dan tentu saja S-Pen. Baterai 4.200 mAh turut dibenamkan, lengkap dengan fitur fast charging.

Untuk masalah varian warna Galaxy Tab A with S Pen memiliki dua warna yaitu Black dan Silver, dengan dibanderol Rp3,999 juta dan akan dijual pada 15 April 2019.

Sumber : https://www.sekolahbahasainggris.co.id/

Wagub Tinjau Cisumdawu

Wagub Tinjau Cisumdawu

Wagub Tinjau Cisumdawu

SUMEDANG

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar meninjau lokasi pembangunan proyek tol Cileunyi- Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), di Kecamatan Rancakalong Sumedang, Selasa (26/09/2017).

Di Kecamatan Rancakalong

yang Deddy tinjau, terdapat proses pengerjaan tunnel, atau terowongan (twin tube) sepanjang 472 m. Saat ini progress pengerjaannya, untuk tunnel kiri (arah Sumedang ) sudah masuk 79 m, sementara untuk tunnel, atau terowongan sebelah kanan (arah Cileunyi) sedang dalam pengerjaan ‘steel pipe heading arch.’ Adapun konstruksi Jembatan Cinapel, saat ini sedang dalam tahap pengecoran pilar.

Pembangunan tol Cisumdawu

Pembangunan tol Cisumdawu yang memiliki panjang 61,10 km ini pun, terdiri dari seksi I sampai dengan seksi VI yang direncanakan akan menghubungkan jalan tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dan jalan tol Palimanan- Kanci yang telah beroperasi, serta menyambung dengan Tol Trans Jawa. Tak kalah strategis, Cisumdawu juga merupakan salah satu akses menuju Bandara Internasional Kertajati di Majalengka. “Nah fungsi BIJB akan maksimal dengan tol Cisumdawu,” Kata Wagub Jabar Deddy Mizwar.

Deddy menuturkan

Cisumdawu sendiri dibangun dengan konstruksi dukungan Pemerintah 28,50 km, dan BUJT 32,60 km. Tol ini ditargetkan beroperasi 2019. Adapun Biaya investasi (BUJT) Rp. 8,41 Triliun, biaya konstruksi (BUJT) Rp. 5,58 Triliun, dan biaya Tanah Rp. 4,8 Triliun.

Enam Seksi pembangunan yang ada, diantaranya Seksi I Cileunyi- Rancakalong 12,025 km, Seksi II Rancakalong- Sumedang 17,05 km, Seksi III Sumedang -Cimalaka 3,750 km, Seksi IV Cimalaka-Legok 8,200 km, Seksi V Legok-Ujung Jaya 16,420 km, Seksi VI Ujung Jaya-Dawuan 4,230 km. “Harusnya April 2019 selesai semua seksi I- II ini, kemudian seksi III, IV, V, VI ditargetkan selesai November 2019,” Ujarnya.

Deddy mengungkapkan kendala yang masih dihadapi, yakni masalah pembebasan tanah. Contohnya saat ini tengah dilakukan progress potensi lahan bebas pada lahan milik STPDN +- 60 ha (sepanjang +- 3 km/ +- 30% luas lahan) siap untuk dilaksanakan konstruksi paralel dengan penyelesaian sengketa antara ahli waris dengan Pemerintah (Kemendagri, Pemprov Jabar, STPDN).

“Saat ini pemerintah tengah sibuk mengerjakan Tol Cisumdawu seksi I dan II. Konstruksi pembangunan sudah dimulai menyusul kemudian setelah ini yaitu seksi III,” Sambung Deddy.

Terkait kegiatan konstruksi seksi IV hingga VI, saat ini yang tengah disiapkan adalah proses pembebasan lahan. Pun pembebasan lahan seluruh ruas jalan tol rencananya selesai Juni 2018.

Artikel terkait:

Percepatan BIJB, Tunggu Peran Bupati

Percepatan BIJB, Tunggu Peran Bupati

Percepatan BIJB, Tunggu Peran Bupati

MAJALENGKA

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan,  meninjau progres pembangunan Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB), di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Selasa (26/09/2017).

Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar

Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar berharap pembangunan BIJB dapat diselesaikan secepat-cepatnya. Ia menyatakan, terkait pembebasan lahan yang menjadi isu terhambatnya progres pembangunan, Pemerintah Provinsi sebenarnya sudah menyiapkan segala dukungannya termasuk dana, sehingga tidak terdapat masalah.

“Termasuk pembangunan akses jalan Tol supaya bisa langsung ke BIJB ini uangnya sudah ada , pembebasan lahannya sudah siap, tinggal peran Bupati,” ungkap Deddy Mizwar.

Untuk jalan non- tol

PUPR telah melakukan pengukuran sepanjang kurang lebih 2 kilo meter, yang juga siap dibangun.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, Presiden Joko Widodo menginginkan pembangunan bandara Kertajati bisa selesai Juni 2018 mendatang, supaya calon jamaah haji 2018 bisa diberangkatkan dari Bandara Kertajati.

Sejalan yang dikatakan Deddy

Luhut menegaskan isu-isu yang beredar terkait pembebasan lahan, atau apapun, sebetulnya sudah tidak ada karena sudah diselesaikan. Adapun yang diperlukan saat ini adalah kerja tim yang ekstra demi kepentingan rakyat.

“Mimpi Pemerintah, Bandara Kertajati akan menjadi pusat logistik karena dekat dengan Tambun, Cirebon, Bandung, jalan ke selatan ke Cigatas, Garut, Genteng, Cisolok dan lainnya,” ungkap Luhut.

Sejauh ini Pemerintah Pusat

Pemerintah Provinsi, kita semua sudah bekerja cepat, kalau kita dipilih rakyat, kita harus bekerja sebaik-baiknya untuk rakyat, maka untuk urusan ini jangan ada campur kepentingan pribadi, kelompok, apalagi politik, ini murni untuk rakyat,” tukasnya.

Selanjutnya, Luhut mengaku pihaknya akan melakukan pertemuan dengan Gubernur BI, Menteri PUPR, Menteri Pertanahan, Gubernur Jawa Barat, dalam pembicaraan lanjutan terkait progres BIJB ini.

Sumber : https://dogetek.co/

Paparkan Pemanfaatan Teknologi

Paparkan Pemanfaatan Teknologi

 

Paparkan Pemanfaatan Teknologi

Pemerintah Kota

Beragam langkah telah ditempuh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dibawah kepemimpinan Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman terutama dalam konsep, rencana, kebijakan hingga inovasi khususnya dalam hal teknologi informasi.

Upaya-upaya yang telah, masih, dan akan terus diupayakan sepanjang sisa masa jabatan keduanya di Kota Bogor itu tidak terlepas pula dengan enam skala prioritas Pemkot Bogor. Sebut diantaranya persoalan transportasi, pelayanan kebersihan, pemberdayaan pedagang kaki lima hingga ruang terbuka hijau.

Wali Kota Bogor Bima Arya

Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya saat dirinya tampil sebagai pembicara Seminar “Connected : Cities” IDByte 2017 di Mall Pasific Place, Jakarta, Selasa (26/09/2017).

Teknologi informasi

Dijelaskannya, bahwa dengan mengaplikasikan dan mengembangkan teknologi informasi itu pun sebagai langkah kemajuan dalam hal transparansi, efisiensi, dan partisipasi.

“Dulu Kota Bogor ini kota yang sangat nyaman dengan jumlah penduduk yang hanya puluhan ribu saja. Tapi sekarang dengan perkembangan yang sangat cepat dan jumlah penduduk yang telah mencapai satu juta jiwa, tentu dibutuhkan teknologi untuk mengimbangi pesatnya perkembangan dan kemajuan,” papar Bima.

Oleh sebab itu, katanya

Pemkot Bogor sejak awal pemerintahannya mulai secara bertahap menerapkan teknologi informasi ini di berbagai sektor. Tidak hanya sebagai penunjang kinerja aparatur pemerintah, namun juga sebagai cara untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat.

Sumber : https://symbiantweet.com/

Hindari Minum Soda Saat Sedang Haus

Hindari Minum Soda Saat Sedang Haus

Hindari Minum Soda Saat Sedang Haus
Hindari Minum Soda Saat Sedang Haus

 

Beberapa orang ada yang lebih senang menghilangkan rasa dahaganya

dengan mengonsumsi soft drink atau minuman soda. Tapi sebaiknya kebiasaan ini dihentikan, karena minum soda saat haus tidaklah baik.

 

Minuman soda menjadi kegemaran banyak orang

karena rasanya yang enak dan menyegarkan serta bisa membuat orang ketagihan. Mengonsumsi soda sesekali saja memang tidak masalah, tapi sebaiknya minuman ini tidak diminum saat seseorang sedang merasa dahaga atau haus.

Seperti dikutip dari eMedexpert

Senin (8/11/2010) minum soda memang bisa memuaskan rasa haus, tapi justru menjadi waktu yang paling buruk untuk minum soda. Hal ini karena saat sedang haus atau dehidrasi tubuh memiliki kadar air liur yang rendah.

Padahal salah satu fungsi dari air liur adalah untuk membantu menetralkan asam yang terkandung di dalam soda, serta berfungsi untuk mencuci gigi dari kandungan gula yang terdapat di dalamnya. Diketahui soda merupakan salah satu minuman paling asam yang mudah dibeli oleh masyarakat.

Selain itu sirup yang terkandung di dalam soda

juga bisa membuat mulut menjadi kering dan membuat kadar air liur semakin berkurang serta meningkatkan rasa haus. Dan minuman yang sarat akan gula serta kafein bisa meningkatkan osmolalitas darah.

Jika soda tersebut mengandung kafein akan menambah efek buruknya, karena kafein merupakan salah satu diuretik. Sifat diuretik ini membuat air di dalam tubuh lebih banyak yang keluar melalui urine, jika tak diimbangi dengan minum air putih bisa menyebabkan tubuh kehilangan cairan atau dehidrasi.

Sebaiknya seseorang jangan terlalu sering mengonsumsi soda, karena bisa membuat ketagihan yang nantinya akan berdampak buruk bagi kesehatan. Bagi orang yang sudah kecanduan bisa mengonsumsi soda beberapa kali dalam sehari yang justru menimbulkan efek berbahaya. Karenanya kebiasaan minum soda sebisa mungkin mulai dikurangi atau dihentikan.

Untuk itu minum soda saat sedang haus tidak akan memberi efek banyak dalam mengatasi dahaga tersebut, tapi justru bisa membuat seseorang merasa lebih haus lagi. Salah satu cairan yang paling baik diminum saat haus adalah segelas air putih yang bisa mengganti cairan di dalam tubuh.

Baca Juga : 

Bagian Requirement Document

Bagian Requirement Document 

Bagian Requirement Document
Bagian Requirement Document

Berikut ini adalah bagian-bagian dari RD:

  1. Pendahuluan. Identifikasi perusahaan (user) dan juga penjual dimana RD tersebut ditujukan. Tentukan masalah yang perlu diselesaikan, latar belakang, contoh situasi yang sedang dihadapi, motivasi-motivasi untuk menanggulanginya, dll. Bagian ini digunakan untuk memperkenalkan potensi penjual kepada perusahaan user atau departemen jika diperlukan, jelaskan kultur, lingkungungan, dan bagaimana jalannya bisnis yang dilakukan. Berikan pengertian kepada Tim Proyek tentang masalah yang dihadapi user.
  2. Tujuan Proyek. Sebuah pernyataan singkat mengapa kita mengajukan proposal untuk pengembangan proyek. Batasan batasan utama dalam penggunaan waktu dan keuangan dapat juga disebutkan.
  3. Fungsi-fungsi Utama. Pernyataan singkat mengenai bagaimana sistem berfungsi berdasarkan tujuan proyek yang telah ditetapkan.
  4. Keluaran Umum. Penjelasan secara singkat tentang informasi yang dibutuhkan dari sistem.
  5. Informasi Input secara Umum. Input data apa yang diperlukan untuk menghasilkan output. Ini adalah waktu yang tepat untuk memastikan bahwa seluruh data yang dibutuhkan dapat tersedia pada waktu yang tepat pula.
  6. Kinerja (Performance). Berapa banyak transaksi yang akan diproses, berapa banyak data yang akan disimpan, kapan laporan harus dihasilkan, dsb. Jelaskan waktu rata-rata dan waktu maksimal proses (dalam hari atau jam).
  7. Perkembangan (Growth). Hal ini mungkin sulit untuk diramalkan, tetapi cobalah untuk menghitung kemajuan bisnis dan menetapkan berapa tahun lagi sistem masih dapat diharapkan untuk berfungsi. Kemukakan dalam bentuk persentase atau angka sebenarnya.
  8. Pengoperasian dan Lingkungan. Dimana komputer akan ditempatkan, dimana terminal-terminal yang interaktif ditempatkan, dan siapa yang akan menggunakannya.
  9. Kompatibilitas, Pengantarmukaan. Jelaskan jika fasilitas antar komputer dibutuhkan, adakah alat-alat yang harus disatukan, atau jika pengiriman akses dibutuhkan. Jika sistem hanya dapat berjalan dengan komputer yang ada, atau harus dapat diprogram dengan bahasa yang spesifik, semua dokumen dinyatakan di dalam bagian ini.
  10. Reliabilitas, Ketersediaan. Tulis penggambaran waktu diantara kegagalan-kegagalan (Meantime between Failures / MTBF), waktu untuk perbaikan (Meantime to Repair / MTTR) dan persentase tambahan yang diperlukan. Semua manufaktur menyatakan penggambaran ini untuk hardware mereka.
  11. Pengantarmukaan dengan Pemakai. Rincikan pengalamanpengalaman yang dibutuhkan user dalam menggunakan komputer, jelaskan bagaimana menangani sistem kapada user yang baru.
  12. Pengaruh Organisasi. Departemen-departemen apa yang akan sangat berpengaruh dan seberapa jauh cara kerja mereka harus berubah. Bagaimana sistem yang baru dapat berkomunikasi dengan sistem manual yang ada.
  13. Pemeliharaan dan Dukungan. Jaminan-jaminan yang dibutuhkan : berapa lama, sampai kapan, bagaimana pengiriman.

Dokumentasi dan Pelatihan.

Rincikan semua dokumen dokumen umum dan / atau pelatihan yang dibutuhkan. Keuntungan (hanya RFP). Jika RD adalah RFP dalam situasi yang kompetitif, mintalah data dari penjual yang menjelaskan mengapa dokumen tersebut harus dipilih. Minta data yang relevan dari penjual yang berpengalaman, komitmen, metodologi proyek, contoh-contoh proyek yang sukses, dan referensi dimana anda dapat menghubungi penjual tersebut.

Persyaratan dan Kondisi. Menyatakan syarat untuk seleksi, kapan dan bagaimana akan dilakukan.

Tujuan Requirement Document 

Tujuan dibuatnya dokumen kebutuhan sistem adalah :
  • Untuk menjelaskan cara kerja sistem. Dengan menggunakan dokumentasi kita dapat menjelaskan cara kerja sistem yang rumit dan panjang dalam waktu yang sangat singkat.

Alat dalam merancang sistem informasi.

Rancangan sistem informasi sebelum dikembangkan tidak dapat diingat semua oleh disainer. Kalaupun semuanya dapat diingat rancangan itupun perlu dikomunikasiskan kepada orang lain sebelum dikembangkan.

Alat bagi auditor dalam mempelajari, mengevaluasi dan sekaligus mendokumentasikan pemahamannya terhadap sistem pengendalian internal kontrol kliennya Dasar pengembangan sistem lebih lanjut

Sumber : https://duniapendidikan.co.id/

PROFESIONALISME ADALAH

PROFESIONALISME ADALAH

PROFESIONALISME ADALAH
PROFESIONALISME ADALAH

Dalam Kamus Kata-Kata Serapan Asing Dalam Bahasa Indonesia

karangan J.S. Badudu (2003), definisi profesionalisme adalah mutu, kualitas, dan tindak tanduk yang merupakan ciri suatu profesi atau ciri orang yang profesional. Sementara kata profesional sendiri berarti: bersifat profesi, memiliki keahlian dan keterampilan karena pendidikan dan latihan, beroleh bayaran karena keahliannya itu.
Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa profesionalisme memiliki dua kriteria pokok, yaitu keahlian dan pendapatan (bayaran). Kedua hal itu merupakan satu kesatuan yang saling berhubungan. Artinya seseorang dapat dikatakan memiliki profesionalisme manakala memiliki dua hal pokok tersebut, yaitu keahlian (kompetensi) yang layak sesuai bidang tugasnya dan pendapatan yang layak sesuai kebutuhan hidupnya.

CIRI-CIRI PROFESIONALISME

Ada 4 ciri‐ciri profesionalisme:
  1. Memiliki keterampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yangbersangkutan dengan bidang tadi.
  2. Memiliki ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan.
  3. Memiliki sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya.
  4. Memiliki sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya.

KODE ETIK PROFESI

Kode etik profesi dapat diartikan sebagai pola aturan, tata cara, tanda atau pedoman etis dalam melakukan sebuah kegiatan, pekerjaan bahkan perilaku. Kode etik suatu profesi adalah norma-norma yang harus diindahkan oleh setiap anggota profesi dalam melaksanakan tugas profesinya dan dalam mengarungi kehidupannya dalam masyarakat. Norma-norma tersebut berisi petunjuk-petunjuk bagi para anggota profesi tentang bagaimana mereka melaksanakan profesinya.

Dalam kode etik

profesi juga terdapat larangan-larangan, yaitu ketentuan-ketentuan tentang apa yang tidak boleh diperbuat atau dilaksanakan oleh mereka yang merupakan anggota profesi. tidak hanya itu, kode etik profesi pun, berisi tentang tingkah laku anggota profesi pada umumnya dalam pergaulan sehari-hari di dalam masyarakat. Dengan demikian kode etik profesi berperan sebagai sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan.

Mengenal Tugas dan Fungsi Manajerial

Mengenal Tugas dan Fungsi Manajerial

Mengenal Tugas dan Fungsi Manajerial
Mengenal Tugas dan Fungsi Manajerial

Tugas dan fungsi manajerial, terdiri dari:

  1. Planning ( Perencanaan )

Perencanaan berarti menetapkan terlebih dahulu apa yang akan dilakukan dan merupakan fungsi terpenting diantara semua fungsi manajemen.

  1. Organizing ( Pengorganisasian )

Pengorganisasian dapat dikatakan sebagai proses penciptaan hubungan antara berbagai fungsi, personalia, dan faktor-faktor fisik agar semua pekerjaan yang dilakukan dapat bermanfaat serta terarah pada satu tujuan. Mengorganisasikan berarti membagi pekerjaan diantara para individu dan kelompok serta mengkoordinasikan aktifitas mereka, agar setiap individu dapat mengetahui secara jelas apa yang menjadi tugas sehingga mereka dapat bekerja benar.

  1. Directing ( Pengarahan )

Dalam bekerja, setiap individu mempunyai perbedaan fisik dan mental, nilai-nilai individual sesuai dengan keadaan sosial ekonomi mereka. Tugas manajer adalah menyelaraskan tujuan perusahaan dengan tujuan individu agar tidak terjadi konflik dalam perusahaan. Untuk itu diperlukan pengarahan, dalam bentuk tindakan yang mengusahakan agar semua anggota organisasi melakukan kegiatan yang sudah ditentukan sehingga tujuan perusahaan pun tercapai.

  1. Controling ( Pengendalian )

Fungsi terakhir dari manajemen adalah pengendalian. Pengendalian merupakan aktivitas untuk mengkoreksi adanya penyimpangan-penyimpangan dan hasil yang telah dicapai, dibandingkan dengan rencana kerja telah ditetapkan sebelumnya.

Tugas dan Fungsi operasional, terdiri dari :

  1. Pengadaan ( Procurement )

Pengadaan adalah proses penarikan, seleksi, penempatan, oreantasi, dan induksi untuk mendapatkan pegawai yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Pengadaan yang baik akan membantu terwujudnya tujuan perusahaan.

  1. Pengembangan ( Development )

Pengembangan adalah proses peningkatan keterampilan teknis, teoritis konseptual, dan moral pegawai melalui pendidikan dan pelatihan. Pendidikan dan pelatihan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan pekerjaan masa kini ataupun masa yang akan datang. Pengembangan pegawai dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan melalui program pelatihan dan pengembangan yang tepat agar pegawai dapat melaksanakan pekerjaannya dengan baik.

  1. Kompensasi ( Competasion )

Kompensasi adalah pemberian jasa langsung ( Direct ) dan tidak langsung (indirect ), uang atau barang kepada pegawai sebagai imbalan balas jasa yang diberikan kepada perusahaan. Prinsip kompensasi adalah adil dan layak. Adil maksudnya sesuai dengan prestasi kerj yang diberikan pegawai untuk perusahaan, sedangkan layak diartikan dapat memenuhi primernya serta berpedoman pada batas upah minimum pemerintah dan berdasarkan internal dan eksternal konsitensinya.

  1. Pengintegrasian ( Intergration )

Pengintegrasian adalah kegiatan untuk mempersatukan kepentingan perusahaan dan kebutuhan pegawai, agar terciptanya kerja sama yang baik dan saling menguntungkan. Perusahaan memperoleh laba dan pegawai mendapatkan kebutuhan dari hasil kerjanya.

  1. Pemeliharaan ( Maintenance )

Pemeliharaan adalah kegiatan untuk memelihara atau meningkatkan kondisi fisik, mental, dan loyalitas pegawai, agar mereka tetap mau bekerja sama sampai pensiun. Pemeliharaan yang baik dilakukan dengan program kesejahteraan yang berdasrkan kebutuhan sebagian besar karyawan serta berpedeoman kepada internal dan eksternal.

  1. Kedisiplinan ( Discipline )

Kedisiplinan merupakan fungsi MSDM yang terpenting dan kunci terwujudnya tujuan karena tanpa disiplin yang baik sulit terwujudnya tujuan perusahaan. Kedisiplinan adalah keinginan dan kesadaran untuk mentaati peraturan perusahaan dan norma-norma sosial.

  1. Pemberhentian ( Separation )

Pemberhentian adalah putusnya hubungan kerja seseorang dari suatu perusahaan. Pemberhentian disebabkan oleh keinginan pegawai, keinginan perusahaan, kontrak kerja berakhir, pensiun dan sebab-sebab lainnya.Dari uraian diatas dapat dikatakan bahwa pelaksanaan fungsi-fungsi tersebut diarahkan pada pemaksimalan dan pemanfaatan pegawai dalam merealisasikan pencapaian tujuan dengan memperhatikan keinginan dari pegawai.

 

Baca Artikel Lainnya:

Mengenal Apa Itu Positioning Fungsi MSDM

Mengenal Apa Itu Positioning Fungsi MSDM

Mengenal Apa Itu Positioning Fungsi MSDM
Mengenal Apa Itu Positioning Fungsi MSDM

Fungsi MSDM

merupakan salah satu fungsi perusahaan yang penting, di samping fungsi perusahaan lain seperti pemasaran, produksi, dan keuangan. Saat ini semakin disadari bahwa SDM merupakan hal penting dan menjadi sumber keunggulan bersaing bagi organisasi. Seperti yang telah dikemukakan pada bagian sebelumnya, perubahan lingkungan bisnis telah membawa dampak yang tidak sedikit bagi perusahaan. SDM pun mengalami perubahan dari suatu yang bersifat parsial ke arah yang lebih terintegrasi dan bersifat strategik.

Departemen personalia (SDM)

akan diarahkan untuk memainkan peran yang lebih penting dalam tim manajemen. Hal ini disebabkan adanya perubahan lingkungan yang akan menghadapkan organisasi pada isu pegawai (people issue) yang memiliki sifat-sifat penting dan ketidakpastian yang besar (Schuller, 1990). Isu tersebut akan berdampak pada isu bisnis yang berarti atau adanya keterkaitan antara SDM dengan bisnis.

Secara tradisional

fungsi departemen personalia hanya melakukan tugas administratif, mulai dari rekrutment (penarikan) yang meliputi perencanaan SDM (human resources planning) analisis jabatan yang akan menghasilkan deskripsi pekerjaan dan spesifikasi jabatan proses seleksi, pelatihan dan pengembangan, penilaian prestasi kerja, pemberian kompensasi, serta pembaharuan yang berhubungan dengan pensiun dan pemberhentian kerja. Namun mereka masih belum melakukan hal tersebut di atas dengan pemikiran yang
diarahkan kepada bagaimana mereka dapat membuat organisasi lebih kompetitif dan efektif.

Dengan fenomena demikian

maka departemen personalia dan SDM harus memiliki perspektif bisnis seperti kepedulian pada karyawan lini bawah, pencapaian laba, kefektifan dan kelangsungan hidup. Pernyataan ini menunjukkan bahwa ada upaya menghadapi isu bisnis dan rencana operasi, dengan mempertimbangkan isu pada masing- masing jenjang organisasi, dengan mempertimbangkan perspektif dari semua pihak yang berkepentingan.
Beberapa isu utama berkaitan dengan SDM yang menyebabkan perusahaan perlu melakukan repositioning fungsi SDM antara lain (Schuller, 1990):
1. Mengelola SDM untuk menciptakan kemampuan (kompetensi) SDM.
2. Mengelola diversitas tenaga kerja untuk meraih keunggulan bersaing.
3. Mengelola SDM untuk meningkatkan daya saing atau competitiveness.
4. Mengelolola SDM untuk menghadapi globalisasi (go international)