Tim Robotika Putri Afghanistan Terkesan dengan 'AS yang Bersahabat'

Tim Robotika Putri Afghanistan Terkesan dengan ‘AS yang Bersahabat’

Tim Robotika Putri Afghanistan Terkesan dengan ‘AS yang Bersahabat’

Tim Robotika Putri Afghanistan Terkesan dengan 'AS yang Bersahabat'
Tim Robotika Putri Afghanistan Terkesan dengan ‘AS yang Bersahabat’

Perlu intervensi dari Presiden AS Donald Trump dan pejabat lainnya untuk mengizinkan para pelajar putri tim robotika Afghanistan bisa memperoleh visa setelah dua kali sebelumnya ditolak. Pihak berwenang AS akhirnya mengizinkan mereka melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk mengikuti kompetisi robotika internasional.

Salah satu kejutan terbesar bagi mereka setelah tiba di Washington? Keamanan yang ketat.

“Keamanan yang kami lihat di sini, bukan di Herat, Afghanistan,” kata Kawsar

Roshan, seorang anggota tim yang berusia 13 tahun, kepada VOA pada hari terakhir kompetisi FIRST Global Challenge, di mana para remaja dari seluruh dunia menunjukkan keahlian mereka dalam mendesain, membuat dan memrogram perangkat robot.

“Ini adalah kota yang damai. Orang tidak saling berperang, dan ini adalah lingkungan yang ramah,” kata anggota tim Afghanistan lainnya, Fatima Qaderian.
Tim robotika pelajar putri Afghanistan berlatih di Herat sebelum berangkat ke Washington DC (foto: dok).
Tim robotika pelajar putri Afghanistan berlatih di Herat sebelum berangkat ke Washington DC (foto: dok).

Tanah air mereka telah terjebak dalam siklus perang dan kekerasan yang

hampir tiada henti selama lebih dari 35 tahun. PBB melaporkan Senin bahwa lebih dari 1.660 warga sipil, banyak di antaranya adalah wanita dan anak-anak, tewas dalam perang antara Januari dan Juni 2017.

Tim robotika putri Afghanistan ini berhasil sampai di kota Washington hanya sehari sebelum pertandingan dilangsungkan. Permohonan visa awal mereka ditolak oleh Kedutaan Amerika di Kabul, namun mereka kemudian diberikan izin masuk ke AS setelah ada permintaan dari Presiden Trump, kata para pejabat AS.

Pada hari Selasa (18/7), anak perempuan Trump dan penasihat senior Gedung

Putih, Ivanka Trump, memberikan kunjungan khusus ke tim dan sponsor mereka. Ivanka sebelumnya menuliskan cuitan di akun Twitternya bahwa dia berharap bisa menyambut mereka.

 

Sumber :

https://www.viki.com/users/danuaji88/about