Primadona Komedi Putar

Primadona Komedi Putar

Primadona Komedi Putar

Primadona Komedi Putar
Primadona Komedi Putar

BANDUNG-Dewasa ini teknologi kian berkembang dengan pesat. Hampir seluruh aktivitas masyarakat dilakukan dengan bantuan mesin. Seperti contohnya aktivitas rumah tangga, alat transportasi, kegiatan perkantoran, alat komunikasi, hingga sarana hiburan pun dilakukan dengan bantuan mesin.

Sarana hiburan yang ada saat ini sudah menggunakan teknologi yang canggih. Banyak sarana hiburan yang menyajikan permainan berteknologi tinggi. Tempat-tempat yang menyajikan arena bermain seperti itu diantaranya adalah Dunia Fantasi yang berada di Jakarta, Trans Studio Bandung dan Makassar, serta masih banyak lagi arena bermain yang serupa.

Namun di tengah kemajuan teknologi saat ini, masih ada tempat bermain yang

menyajikan permainan dengan menggunakan tenaga manusia untuk menggerakkannya. Seperti yang dapat ditemui di arena komedi putar yang bertempat di Alun-Alun Ujung Berung, Bandung.

Dalam arena komedi putar tersebut ada salah satu permainan yang kinerjanya

murni masih digerakan oleh tenaga manusia, yaitu ombak banyu. Permainan semacam ayunan besar yang berputar ini digerakan oleh 6 hingga 8 orang untuk menggerakannya. Tempat duduk yang disediakan untuk menaiki permainan ini berjarak sekitar 2 meter di atas permukaan tanah.

Keunikan dari permainan ini ialah pada saat teknisi menarik ombak banyu dengan cara berlari dan bergelantung sembari melakukan atraksi guna menarik perhatian pengunjung yang datang di pasar malam tersebut. Tak sedikit pengunjung yang bersorak karena melihat aksi dari para teknisi yang memamerkan atraksi-atraksi yang mereka suguhkan.

Hal ini diutarakan oleh Apey (42), salah seorang teknisi yang sudah

berpengalaman menggerakan ombak banyu sejak tahun 1991. “Kita memamerkan atraksi untuk menarik perhatian pengunjung yang datang di komedi putar ini. Alhamdulillah dengan cara ini pengunjung yang datang ke komedi putar ini rata-rata menaiki ombak banyu”.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ilman (20), salah seorang pengunjung yang datang ke komedi putar. “Naik ombak banyu enak, terus senang melihat atraksi yang disuguhkan oleh teknisinya”.

Ombak banyu yang merupakan primadona di komedi putar ini menghasilkan

financial yang menguntungkan bagi pengelolanya. Apey berharap agar komedi putar dapat terus eksis ditengah maraknya sarana hiburan yang semakin canggih dengan bantuan mesin penggerak. Selain itu ia juga mengharapkan agar masyarakat tidak melupakan komedi putar yang merupakan cikal bakal terciptanya sarana hiburan yang modern pada saati ini.

 

Sumber :

https://www.okeynotes.com/blogs/212521/18986/klasifikasi-tumbuhan-paku