Beberapa Sarana dan Prasarana Perlu Dibangun Di Jabar

Beberapa Sarana dan Prasarana Perlu Dibangun Di Jabar

Beberapa Sarana dan Prasarana Perlu Dibangun Di Jabar

Beberapa Sarana dan Prasarana Perlu Dibangun Di Jabar
Beberapa Sarana dan Prasarana Perlu Dibangun Di Jabar

BANDUNG, Menghadapi Peringatan Konfrensi Asia Afrika. (KAA) ke 60, PON (Pekan Olahraga Nasional) Ke XIX dan ASIAN GAME 2918.

Banyak yang harus dipersiapkan serta dibenahi, dari mulai Prasarana, Sarana dan Utilitas kota hingga MICE.  Hal tersebut, dikatakan Endrawan Natawiria Sekjen DPP Asosiasi Pengembang Perumahan Rakyat Indonisia. (AP2ERSI).

Agenda kegiatan yang melibatkan Negara luar, ungkap Endrawan Masyarakat Jawa Barat (Jabar) mendambakan Pembangunan Infrastuktur. Infrastruktur tersebut  antara lain  proyek Jalan Tol Cisumdawu,Cikapali, dan Bandara Kertajati.

Infrastruktur tersebut,  sangat dibutuhkan bagi masyarakat Jabar terutama bagian timur,karena selama ini daerah bagian timur Jabar  cenderung tertinggal dibandingkan Wilayah barat, padahal bagian  timur Jabar memiliki kekayaan alam melimpah seperti hasil laut dan pertanian.

Pembangunan tol Cisumdawu sepanjang 60 Kilometer akan menjadi jalur alternatif dan solusi bagai permasalahan jalur utama Cadas Pangeran-Sumedang yang rawan Longsor serta padat Lalu Lintas (Lalin).

Keberlanjutan Pembangunan jalan tol CIsumdawu, sambung Endrawan  penting bagi pengembangan insfratuktur lain yaitu Bandara Internasional Kertajati di Majalengka karena tol Cisumdawu diproyeksikan menjadi Jalur akses Bandara.

Selanjutnya, keberadaan  Bandara Internasional Kertajati, tidak hanya ditopang, Tol Cisumdawu, tetapi juga ditopang tol Cikampek Palimanan ( Cikapali) yang akan jadi penghubung, Bandara Kertajati dengan Wilayah Cikampek-Palimanan Cirebon.

Untuk Jalan Tol Cikapali sepanjang 116 Kilometer akan memiliki 7 simpang

 

Interchange. (Simpang susun) Cikopo, Kalijati, Subang, Cikedung, Kertajati, Sumberjaya, Palimanan.

Ketiga  proyek yang menjadi dambaan masyarakat Jawabarat diharapkan selesai bersamaan.  Dengan demikian keberadaan infrastruktur tersebut  saling mendukung.

Kesungguhan Pemprov Jabar sebagai inisiator proyek serta Kementrian PU-pera untuk memprioritaskan pembangunan Insfratuktur di Jawa Barat, baik berupa dukungan pendanaan regulasi merupakan hal krusial.

Sementara itu, tambah Endrawan Kota Bandung juga  tercatat sebagai kota

penting bagi masyarakat perumahan Nasional.Pada bulan Agustus 1950 Pemerintah menyelenggarakan Kongres Nasional Perumahan rakyat dibuka Wapres Moh. Hatta,

Hal tersebut, merupakan  bukti bahwa sejak awal Republik ini berdiri para bapak bangsa kita telah memperhatikan pembangunan dan Kebutuhan papan rakyat.

Banyaknya Perhelatan Nasional maupun Internasional, ujar Endrawan  telah

diselenggarakan di kota Bandung. Kini seberapa siap kota BAndung menghadapi pehelatan besar seperti peringatan KAA, ke 60, PON ke XIX 2016 dan Asian GAmes 2018. (SN)

 

Sumber :

http://forums.qrecall.com/user/profile/35640.page