Antisipasi Penyakit, Distan Gelar Pemeriksaan Hewan Kuda

Antisipasi Penyakit, Distan Gelar Pemeriksaan Hewan Kuda

Antisipasi Penyakit, Distan Gelar Pemeriksaan Hewan Kuda

Antisipasi Penyakit, Distan Gelar Pemeriksaan Hewan Kuda
Antisipasi Penyakit, Distan Gelar Pemeriksaan Hewan Kuda

BANDUNG- Dinas Peternakan Kota Bandung akan terus melakukan pemeriksaan terhadap hewan Kuda, menyusul adanya laporan penyebaran penyakit yang diakibatkan oleh kuda yang bisa menular kepada manusia.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Pemerintah Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan, dalam sepekan ini pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan terhadap hewan pemakan rumput ini.

“Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit

yang diakibatkan oleh kuda kita lakukan pemeriksaan terhadap kuda-kuda yang biasa ada di Bandung, baik kuda tunggang, delman atau angkutan barang dan orang serta andong angkutan wisata,” ucapnya.

Menurut Elly, berdasarkan data, jumlah kuda yang ada di Kota Bandung sebanyak 295 ekor,  terdiri dari delman  sebanyak 60 ekor khusus di daerah Cijerah, andong atau angkutan kuda wisata sebanyak 15 ekor dan kuda tunggang sebanyak 190 ekor.

“Untuk pemeriksaan akan dilakukan di 6 lokasi,

yaitu Ganesa ITB, Cisangkuy, Monumen Perjuangan, Gang Siril, Pasar Cijerah dan Cijerah-Cigondewah,” tuturnya.

Elly menyatakan, terdapat tiga penyakit pada kuda tetanus, sura dan coli atau kram usus, dimana untuk coli merupakan penyebab kematian terbesar pada kuda.

“Coli bisa menyebabkan kematian pada kuda,

ini diakibatkan karena kembung dan makanan hijauan yang lembab atau basah, namun penyakit itu tidak menular pada manusia, yang menular hanya tetanus itu pun belum ada kasusnya,” katanya.

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/148435359/jaring-jaring-balok/