Minta Doa Kyai Agar Dapat Mengemban Amanah

Minta Doa Kyai Agar Dapat Mengemban Amanah

 

Minta Doa Kyai Agar Dapat Mengemban Amanah

Saat ini kita (kepala daerah) dihadapkan pada harapan warga yang sedemikian banyak. Diantaranya harapan mengenai pengentasan kemiskinan, kesejahteraan, kesehatan, pendidikan gratis dan gratis lainnya. Namun disisi lain langkah kita penuh dengan resiko jika salah melangkah.

Wali Kota Bogor Bima Arya

Hal ini dikatakan Wali Kota Bogor Bima Arya saat memberikan sambutan acara Rakernas MUI Tahun 2017 di The Sahira Hotel, jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (29/11/2017) malam.

“Untuk itu hal yang paling utama kami ingin didoakan kyai atas amanah yang sangat berat ini, ditengah harapan warga sedemikian kuat, tetapi ada keinginan kita untuk menjaga ukhuwah. Disatu sisi ada landasan moral dalam menanggung tanggung jawab yang diemban ini,” kata Bima.

Bogor kata Bima

Sesungguhnya sejarah Bogor kata Bima adalah kota keberagaman, kebersamaan dalam keberagaman. Disatu sisi kota Bogor dikenal juga sebagai kota santri karena banyak pesantren di wilayah Bogor Selatan dan Bogor Barat. 

“Tetapi disisi lain masih ada hal yang mengkhawatirkan, misalnya mengenai kasus HIV Aids yang semakin tinggi dan penyakit sosial yang menjadi potret semuanya,” terangnya.

MUI Kota Bogor

Ia mengucapkan terima kasih kepada MUI Kota Bogor mendapatkan barokah atas acara ini karena dihadiri pimpinan MUI atau kyai dari 34 provinsi se Indonesia. “Kita siap membantu untuk mendukung demi kelancaran acara ini, itu karena rasa terima kasih kami,” ujar Bima.

Selain itu, pada kesempatan tersebut Bima memohon doa kepada kyai karena tahun depan Kota Bogor salah satu kota yang akan menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak.

“Mohon doanya juga karena tahun depan Kota Bogor mengikuti pilkada langsung. Ada 17 kota/kabupaten di Jawa barat termasuk Pilgub Jawa Barat. Apapun hasilnya nanti Insya Allah untuk kemaslahatan semua, kebersamaan harus tetap terjaga dan terus dikuatkan,” tegasnya.

Namun ia menjelaskan Kota Bogor sepanjang sejarah tidak pernah mengalami konflik horizontal dan vertikal karena kota ini milik bersama karena semuanya bersama-sama merawat dan menjaganya.

Hadir dalam acara Rakernas MUI tersebut

Ketua MUI KH. Ma’Aruf Amin dan pengurus MUI hingga 34 Ketua MUI Provinsi dengan mengangkat tema “Meneguhkan Peran MUI, Menerapkan Islam Wasathiyah dan arus Ekonomi Indonesia”.

Sumber : https://solopellico3p.com/