20 Tips Wawancara dalam Kerja

20 Tips Wawancara dalam Kerja

20 Tips Wawancara dalam Kerja

20 Tips Wawancara dalam Kerja
20 Tips Wawancara dalam Kerja

Berikut ini merupakan tips wawancara kerja serta persiapan yang harus Anda lakukan sebelum wawancara kerja/interview:

  1. Lamar Pekerjaan Sesuai Kemampuan

Pastikan Anda melamar pekerjaan yang memang sesuai dengan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki. Sebuah survei yang dilakukan oleh CareerXRoads Source of Hire seperti dikutip Us News, masih banyak pelamar yang tidak menyesuaikan kualifikasi mereka dengan pekerjaan yang dilamar.

      Saat wawancara, tunjukkan kualifikasi dan alasan Anda cocok untuk posisi tersebut. Beritahu pewawancara detail yang lebih spesifik tentang pengalaman kerja Anda dan jangan hanya mengandalkan surat lamaran.

  1. Survey Lokasi Wawancara Kerja

      Satu hari sebelum wawancara kerja diselenggarakan, sempatkan diri Anda untuk survey atau mengecek lokasi interview. Hal ini dilakukan agar keesokan harinya Anda tidak sibuk mencari lokasi wawancara kerja. Namun jika Anda sudah mengetahuinya hal ini tidak perlu Anda lakukan.

  1. Datanglah Lebih Awal

      Datanglah 10 menit atau lebih cepat dari jadwal wawancara kerja yang ditentukan oleh pihak penyelenggara. Dengan datangnya Anda lebih awal, Anda dapat merileks-kan diri, sehingga tidak tergopoh-gopoh yang menyebabkan berkeringat dan gugup.

  1. Jadilah Kandidat Seperti di Dalam CV

Anda mungkin bisa saja menciptakan sebuah surat lamaran dan Curriculum Vitae yang mengagumkan. Tapi jika Anda tidak mampu membicarakannya saat wawancara, sama saja bohong. Pewawancara mungkin hanya secara singkat membaca surat Anda, selebihnya dia mengharapkan Anda bisa menjelaskan secara detail tentang keahlian serta pencapaian selama ini.

  1. Pilih kelebihan yang ingin ditampilkan

Kesan pertama adalah segalanya, jadi pikirkan semua keuntungan Anda. Kualitas apa yang Anda ingin tunjukkan? Putuskan terlebih dahulu sebelum Anda berangkat. Misalnya, Anda berniat untuk datang wawancara sebagai seseorang yang percaya diri, dapat diandalkan dan dinamis. Setelah itu, melatih cara Anda memberikan kualitas yang ingin Anda tonjolkan kepada pewawancara. Misalnya, untuk menunjukkan rasa percaya diri, pastikan Anda dapat berbicara dengan lancar tentang kekuatan dan keberhasilan tanpa menyombongkan diri.

  1. Beri Pemecahan Masalah

Cara memenangkan wawancara kerja lainnya adalah dengan menawarkan pemecahan masalah. Coba saja lakukan riset sebelum jadwal wawancara, temukan masalah yang sedang dihadapi perusahaan, lalu berikan solusi. Meski belum tentu perusahaan akan menerima solusi Anda, pihak pewawancara sudah memberi nilai lebih karena Anda punya inisiatif besar.

  1. Sikap Menyenangkan

Anda pasti akan terkejut karena ada beberapa perusahaan yang memilih untuk memperkerjakan seseorang yang menyenangkan, ketimbang yang kompeten. Karena itu sikap ramah dan menyenangkan juga punya peran penting saat Anda melakukan wawancara kerja.

  1. Siapkan Jawaban Atas Pertanyaan Wawancara Kerja

      Hal ini perlu Anda lakukan, carilah kemungkinan pertanyaan yang akan di tanyakan pewawancara kerja, misalnya seputar posisi yang Anda lamar atau tentang profil perusahaan. Dengan Anda melakukan persiapan ini, Kepercayaan diri Anda akan bertambah, sehingga tidak perlu khawatir lagi untuk tidak dapat menjawab pertanyaan dari interviewer.

  1. Berpakaianlah yang Rapi dan Formil

      Seni berpakaian yang rapi dan formil tidak selalu mahal. Anda dapat berpakaian dengan kemampuan financial Anda. Untuk pria, pakailah pakaian kemeja lengan panjang dengan warnah cerah namun tidak norak atau mencolok. Anda juga bisa memakai kemeja bermotif atau polos. Untuk kemeja yang bermotif, usahakan motifnya tidak terlalu banyak, hal ini memiliki penilaian sikologis oleh si pewawancara. Normalnya pakaian yang dipakai untuk wawancara kerja adalah kemeja putih dan celana panjang warna hitam dengan bahan keper. Untuk wanita, jangan ber make up terlalu tebal, bermake up lah sewajarnya. Mengenai pakaian, pakailah pakaian yang menunjukkan Anda seorang pekerja. Soalnya, saya sering sekali menjumpai banyak wanit ketika wawancara kerja, memakai pakaian seperti kondangan dengan make up yang berlebihan.

  1. Membangun percakapan santai

Semakin banyak Anda dapat membuat wawancara pertukaran dua arah, semakin besar kemungkinan Anda untuk bersantai. Keuntungan dari kesempatan ini untuk mengumpulkan informasi, mengenal budaya perusahaan dan cara-cara mereka melakukan pekerjaan. Datanglah ke wawancara siap dengan beberapa pertanyaan. Baca situs perusahaan dan mempelajari kinerja mereka.

  1.  Berbicara nyaman tentang uang

Bahkan jika pekerjaan ini sudah dilengkapi dengan gaji diiklankan, Anda mungkin akan ditanya tentang harapan gaji. Antisipasi pertanyaan ini berlatih mengucapkan jawaban yang Anda inginkan. Jika Anda ingin mendapatkan bayaran lebih dari diiklankan, bersiaplah untuk memberikan alasan yang kuat. Lakukan riset pasar dan mencari tahu kisaran gaji. Periksa berapa banyak pekerjaan yang setara dalam organisasi lain dan standar yang mereka punya dengan melihat iklan pekerjaan. Setelah data ini di ujung jari Anda akan meningkatkan kepercayaan dalam kesepakatan yang terasa baik untuk Anda. Ini juga akan membantu Anda untuk menanggapi pertanyaan klasik – “Mengapa Anda ingin bekerja di sini?”

  1.  Mengetahui kekuatan Anda

Bersiaplah untuk mengartikulasikan ‘nilai jual yang unik’. Pertímbạngạnkạn serius. Pikirkan tentang menggabungkan kekuatan unik Anda sendiri. Misalnya, kreatif, proaktif dan dapat diandalkan. Sebelum Anda pergi ke wawancara, mencoba untuk menulis kalimat ini, “Saya orang yang … ‘Pikirkan pujian dari teman, keluarga dan orang lain yang dapat membenarkan pilihan Anda.

  1.  Siap untuk berbicara tentang kelemahan Anda

Ini adalah topik sensitif yang memerlukan respon hati. Jangan katakan Anda seorang perfeksionis jika Anda tidak. Jujurlah! Jika perhatian terhadap detail kelemahan Anda, katakan demikian dan kemudian menunjukkan bagaimana Anda berencana untuk mengatasi hal ini. Sebagai contoh, Anda bisa mengatakan bahwa kadang-kadang Anda mungkin meminta seorang rekan untuk memeriksa dokumen-dokumen penting untuk memastikan bahwa Anda telah melakukan dengan benar.

  1.  Menguasai bahasa non-verbal

Ketika Anda berbicara tatap muka, bukan hanya tentang kata-kata yang Anda gunakan. Bahasa tubuh, kontak mata dan gerakan semua memainkan peran penting. Jika Anda merasa sulit untuk melihat seseorang di mata, Anda berisiko dihakimi sebagai tidak bisa diandalkan atau memiliki sesuatu yang disembunyikan. Duduk di postur tegak tanpa bersandar ke depan. Lakukan yang terbaik untuk duduk diam tanpa gugup karena ini akan membuat Anda terlihat gugup.

  1.  Jangan berbicara terlalu banyak

Sangat mudah untuk jatuh ke dalam perangkap berbicara terlalu banyak selama wawancara. Kadang-kadang hanya membutuhkan pertanyaan respon singkat. Jika respon yang diperlukan, Anda dapat mengatur jawaban Anda dengan menunjukkan, misalnya, bahwa ada tiga hal yang perlu diperhatikan. Membantu orang lain untuk mengikuti Anda katakan dengan menggunakan beberapa kata-kata seperti ‘terlebih dahulu ..’, ‘Kedua …’ dan ‘Akhirnya …’. Dengarkan baik-baik hal-hal yang pewawancara dan pastikan Anda memahami pertanyaannya sebelum menjawab.

  1.  Cobalah untuk tetap tenang

Pikirkan tentang bagaimana Anda menanggapi setiap pertanyaan yang Anda tidak tahu jawabannya. Pertanyaannya meminta klarifikasi maksud dan mencoba untuk tetap tenang. Jika Anda tiba-tiba membeku, ambil napas dalam-dalam sebelum menjawab.

  1. Awali Sapaan dan Jabat Tangan

      Ketika giliran Anda di panggil untuk interview, ketoklah pintu sebelum Anda masuk kedalam ruangan si pewawancara. Kemudian ulurkan tangan Anda lebih awal untuk berjabat tangan, genggam tangannya dengan erat sembari mengucapkan sapaan hangat, apakah itu dengan sapaan apa kabar, selamat siang atau dengan sapaan formil lainnya. Hal ini akan memberi kesan positif kepada pewawancara bahwa Anda adalah orang yang smart dan ramah serta percaya diri.

  1. Jujur dan Jangan Bertele-tele

      Ketika Anda ditanya oleh pewawancara, jawablah dengan jujur, usahakan jawaban Anda sesuai dengan apa yang ditanyanyakan. Tataplah mata si pewawancara dengan wajar, untuk memberi kesan penghormatan dan menampilkan kepercayaan diri Anda ketika pewawancara sedang bertanya.

  1. Harapan yang realistis

Pergi ke wawancara dengan kerendahan hati, kesombongan adalah sifat mematikan. Jika Anda ditolak, manfaatkan pengalaman yang diperoleh dan dapat dibuat persiapan wawancara berikutnya. Semoga sukses!

Sebelum berangkat untuk wawancara kerja di satu perusahaan, penting bagi Anda untuk membuat daftar pertanyaan pewawancara mungkin meminta, dan mempersiapkan jawaban. Siapkan jawaban yang baik akan membantu Anda untuk tidak panik, menjawab dengan baik, dan meningkatkan kepercayaan diri Anda.

  1. Akhiri Perpisahan Dengan Jabat Tangan

      Setelah Anda siap diwawancarai, hal yang terakhir yang harus Anda lakukan adalah memberi jabat tangan dengan interviewer sembari memberikan senyuman ramah.

Sumber: https://sel.co.id/