Model Layanan Pendidikan Untuk Anak Autis

Banyak orang yang menghindari anak autis bahkan meremehkan anak autis. Di kalangan menengah ke bawah bahkan banyak anak autis yang tidak dapat merasakan betapa senang dan bahagianya dunia sekolah. Bahkan tak banyak anak autis dari lingkungan menengah ke bawah yang mengenyam pendidikan.

Model Layanan Pendidikan Untuk Anak Autis
Model Layanan Pendidikan Untuk Anak Autis

Tentu hal yang seperti ini menjadi semacam bumerang tersendiri bagi Indonesia di tengah gencatan semangat dari para pelopor bangsa untuk menjunjung tinggi dan semakin memperkuat dunia pendidikan di Indonesia. Lantas bagaimana pendidikan untuk anak autis? Benarkah anak autis tidak pantas menerima pendidikan yang sama dengan anak normal lainnya? Ini juga yang turut menjadi sebuah aspek yang harusnya diperhatikan oleh pemerintah agar ke depannya pelayanan untuk pendidikan anak autis lebih ditingkatkan.

Model Layanan Pendidikan Untuk Anak Autis

Kelas transisi

Kelas yang satu ini memang diperuntukkan bagi anak autis yang sudah mengalami terapi dengan layanan khusus termasuk dengan anak autis yang sudah diterapi dengan cara terpadu atau dengan cara terstruktur. Nantinya kelas transisi ini juga sedapat mungkin berada pada sekolah reguler sehingga pada kondisi tertentu nantinya anak akan dapat bersosialisasi dengan anak yang lainnya. Kelas transisi ini juga merupakan sebuah kelas persiapan dan juga sebuah kelas pengenalan pengajaran dengan memberikan acuan kurikulum SD dengan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan anak.

Program pendidikan terpadu

Program pendidikan yang satu ini sebenarnya dilaksanakan pada jalur pendidikan reguler. Dan pada beberapa kasus atau waktu tertentu sebenarnya anak – anak autis juga dilayani pada kelas khusus untuk melakukan upaya remedial atau layanan lain yang dibutuhkan. Nantinya keberadaan anak autis pada kelas khusus juga sebagian waktu atau sepanjang hari tergantung pada kemampuan anak.

Sekolah khusus autis

Sekolah khusus autis ini merupakan sebuah sekolah yang dikhususkan sebenarnya bagi anak autis yang utamanya memang tidak memungkinkan untuk mengikuti pendidikan pada jalur sekolah reguler. Anak – anak disini nantinya juga sangat sulit untuk dapat berkonsentrasi dengan adanya distraksi pada sekeliling mereka. Pendidikan di sekolah memang difokuskan pada terdapatnya program fungsional seperti halnya bina diri, bakat, minat yang memang disesuaikan bersama potensi mereka sendiri. Sehingga tidak akan membebani mereka yang memang autis.

Program sekolah di rumah

Program sekolah di rumah merupakan sebuah sekolah yang diperuntukkan bagi anak – anak autis yang memang tidak mampu mengikuti pendidikan di sekolah khusus karena mereka memiliki keterbatasan. Anak – anak autis sendiri yang secara non verbal, retardasi mental atau mengalami  gangguan serius motorik dan juga auditorinya memang dapat mengikuti program sekolah di rumah. Dan program dilaksanakan di rumah dengan nantinya mendatangkan guru pembimbing atau terapi atas kerjasama sekolah, orang tua dan juga masyarakat.

Itulah beberapa langkah yang memang dapat diterapkan pemerintah untuk kemajuan pendidikan anak autis. Semoga informasi diatas tentang Model Layanan Pendidikan Untuk Anak Autis bermanfaat. sumber :  https://www.dosenpendidikan.com/