Pengertian dan Ciri-ciri Sistem Demokrasi Ekonomi

Pengertian dan Ciri-ciri Sistem Demokrasi Ekonomi

Pengertian dan Ciri-ciri Sistem Demokrasi Ekonomi
Pengertian dan Ciri-ciri Sistem Demokrasi Ekonomi

Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi yang diterapkan di Indonesia adalah sistem ekonomi Pancasila, yang di dalamnya terkandung demokrasi ekonomi. Demokrasi ekonomi berarti bahwa kegiatan ekonomi dilakukan dari, oleh, dan untuk rakyat di bawah pengawasan pemerintah hasil pemilihan rakyat.

Dalam sistem ekonomi Pancasila juga memerhatikan sektor koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia serta mengembangkan kekuatan moral masyarakat.

Dalam pembangunan ekonomi masyarakat berperan aktif, sementara pemerintah berkewajiban memberikan arahan dan bimbingan serta menciptakan iklim yang sehat, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu ciri positif demokrasi ekonomi adalah potensi, inisiatif, dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum.

Adapun ciri-ciri utama sistem perekonomian Indonesia:

1. Landasan pokok perekonomian Indonesia adalah pasal 33 ayat 1,2,3,4 UUD 1945 hasil amandemen, yang berbunyi sebagai berikut.

  • Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
  • Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai negara.
  • Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar- besarnya kemakmuran rakyat.
  • Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.

2. Demokrasi ekonomi menjadi dasar kehidupan perekonomian Indonesia sekaligus menjadi ciri khas kegiatan ekonomi bangsa Indonesia. Demokrasi ekonomi Indonesia tercantum dalam penjelasan pasal 33 UUD 1945 dan dalam Tap MPRS No. XXII/MPRS/1966 yang mencantumkan demokrasi ekonomi sebagai cita-cita sosial.

3. Ciri-ciri positif demokrasi ekonomi sebagai dasar pelaksanaan pembangunan adalah:

  • Perkonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan.
  • Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai negara.
  • Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat
  • Perekonomian nasional diselenggarakan berdasarkan atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.
  • Sumber-sumber kekayaan dan keuangan negara digunakan untuk pemufakatan lembaga-lembaga perwakilan rakyat.
  • Warga memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan dan penghidupan yang layak.
  • Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
  • Potensi, inisiatif, dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan dalam batas-batas yang tidak merugikan bagi kepentingan umum.
  • Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.

4. Menurut Tap MPR No: II / MPR / 1993 tentang GBHN, dalam pelaksanannya, demokrasi ekonomi di Indonesia harus menghindari ciri-ciri negatif sebagai berikut.

  • Sistem free fight liberalism, yaitu kebebasan yang dapat menimbulkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain.
  • Sistem etatisme, yaitu keadaan di mana pemerintah bersifat dominan serta mendesak dan mematikan potensi dan daya kreasi sektor-sektor ekonomi.
  • Monopoli, yaitu pemusatan kekuatan ekonomi pada suatu kelompok tertentu yang merugikan masyarakat.

Sejak bergulirnya reformasi 1998, di Indonesia mulai dikembangkan sistem ekonomi kerakyatan, di mana rakyat tetap memegang peranan sebagai pelaku utama, namun kegiatan ekonominya lebih banyak didasarkan pada mekanisme pasar.

Dalam sistem ekonomi kerakyatan, pemerintah mempunyai hak untuk melakukan koreksi pada ketidaksempurnaan dan ketidakseimbangan pasar.

Langkah koreksi yang dapat dilakukan oleh pemerintah, salah satunya dengan mengurangi hambatan-hambatan yang mengganggu mekanisme pasar.

 

Baca Artikel Lainnya:

Sektor Usaha Formal Sebagai Pelaku Ekonomi

Sektor Usaha Formal Sebagai Pelaku Ekonomi

Sektor Usaha Formal Sebagai Pelaku Ekonomi
Sektor Usaha Formal Sebagai Pelaku Ekonomi

Sektor Usaha Formal

Berdasarkan UUD 1945 pasal 33 dalam perekonomian Indonesia terdapat tiga sektor usaha formal, yaitu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Swasta (BUMS), dan Koperasi.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Badan Usaha Milik Negara adalah badan usaha yang didirikan dan dimiliki oleh pemerintah.

Kegiatan BUMN bertujuan:

  • Untuk menambah keuangan/kas negara.
  • Membuka lapangan kerja.
  • Melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Alasan pemerintah mendirikan BUMN adalah:

  • Untuk memenuhi contoh teks ulasan buku kebutuhan nasional yang tidak dilakukan oleh sektor swasta.
  • Untuk mengendalikan bidang-bidang usaha strategis dan menguasai hajat hidup orang banyak.

Peranan BUMN

Peranan BUMN dalam perekonomian:

  1. Mencegah agar cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak tidak dikuasai oleh sekelompok masyarakat tertentu.
  2. Membuka lapangan kerja.
  3. Melakukan kegiatan produksi dan distribusi sumber-sumber alam yang menguasai hajat hidup orang banyak.
  4. Memberikan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
  5. Sumber penghasilan untuk mengisi kas negara.

Kebaikan dan kekurangan BUMN

Kebaikan BUMN adalah:

  • permodalan yang pasti yang dialokasikan dari dana pemerintah,
  • mengutamakan pelayanan umum,
  • organisasi BUMN disusun secara mantap,
  • memiliki kekuatan hukum yang kuat.

Keburukan BUMN adalah:

  • pengambilan kebijakan sangat lambat karena di bawah komando atasan,
  • BUMN banyak yang merugi,
  • organisasinya sangat kaku.

Badan Usaha Swasta (BUMS)

Badan usaha swasta adalah badan usaha yang didirikan, dimiliki, dimodali, dan dikelola atau beberapa orang swasta secara individu atau kelompok.

Kegiatan badan usaha swasta bertujuan:

  • mengembangkan modal dan memperluas usaha/perusahaan,
  • membuka kesempatan kerja,
  • mencari keuntungan maksimal.

 

Peranan badan usaha swasta dalam perekonomian antara lain:

  • Membantu pemerintah dalam usaha memperbesar penerimaan negara melalui pembayaran pajak dan lain-lain.
  • Sebagai partner (mitra) pemerintah dalam mengusahakan sumber daya alam dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
  • Membuka kesempatan kerja.
  • Membantu pemerintah dalam mengelola dan mengusahakan kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi yang tidak ditangani oleh pemerintah.
  • Membantu pemerintah dalam usaha meningkatkan devisa nonmigas melalui kegiatan pariwisata, ekspor-impor, jasa transportasi, dan lain-lain.

Kebaikan BUMS

1) Secara ekonomis

  • menambah lapangan kerja,
  • mempermudah kegiatan ekspor-impor,
  • meningkatan pendapatan dan devisa negara.

2) Secara nonekonomis

  • merangsang sistem pendidikan dan latihan kerja,
  • meningkatnya standar keahlian dan alih teknologi.

Keburukan BUMS

1) Secara ekonomis

  • berkurangnya devisa negara karena keringanan bea masuk,
  • mengalirnya devisa ke luar negeri,
  • berkurangnya pendapatan negara karena keringanan pajak.

2) Secara nonekonomis

  • adanya kemungkinan penyalahgunaan potensi sumber daya dan wewenang,
  • menimbulkan ketegangan karena persaingan yang tidak sehat.

 

Koperasi

Sesuai dengan UUD 1945 pasal 33 ayat 1 yang berbunyi “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan”, maka bentuk badan usaha yang paling sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia adalah koperasi.

Dalam perekonomian Indonesia, peran koperasi sangat penting karena:

  • Koperasi berdasarkan atas asas kekeluargaan sehingga sangat sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia,
  • Koperasi sesuai dengan golongan ekonomi lemah yang merupakan mayoritas penduduk Indonesia. Meskipun demikian, dalam kenyataannya koperasi belum dapat berperan secara maksimal dalam sistem perekonomian kerakyatan.

Hal tersebut disebabkan karena adanya banyak kendala yang dihadapi oleh koperasi, antara lain:

  • masih lemahnya modal koperasi;
  • tidak/kurang profesionalnya para pengurus dan pegawai koperasi;
  • kurang kompaknya kerja sama antara pengurus, pengawas, pegawai, dan anggota koperasi;
  • kurangnya mendasarkan diri pada prinsip-prinsip ekonomi dan bisnis dalam pengelolaan koperasi.

Untuk menanggulangi hal tersebut, maka pemerintah melakukan berbagai macam usaha di antaranya dengan mengeluarkan undang-undang koperasi yang baru, yaitu UU No. 25 Tahun 1992 agar masyarakat mempunyai pemahaman yang benar terhadap koperasi.

Berdasarkan UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, menyatakan bahwa koperasi adalah badan usaha dan sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat, sehingga koperasi harus kuat dan dapat memupuk modal sebagaimana badan usaha lainnya melalui usaha pengerahan modal, baik dari anggota maupun nonanggota.

Dengan modal yang kuat, koperasi dapat mengembangkan usahanya dalam melakukan kegiatan ekonomi, baik kegiatan produksi, konsumsi, maupun distribusi. Selain itu koperasi harus ditangani secara profesional dan terbuka.

Sektor Usaha Informal Sebagai Kenyataan Ekonomi

Sektor Usaha Informal Sebagai Kenyataan Ekonomi

Sektor Usaha Informal Sebagai Kenyataan Ekonomi
Sektor Usaha Informal Sebagai Kenyataan Ekonomi

Sektor Usaha Informal

Selain ketiga pelaku ekonomi formal di atas (BUMN, BUMS, dan koperasi) dalam kehidupan perekonomian di Indonesia, terdapat usaha-usaha informal, yaitu bidang usaha dengan modal kecil, alat produksi yang terbatas, dan tanpa bentuk badan hukum.

Ciri-ciri usaha informal antara lain sebagai berikut.

  1. Aktivitasnya tidak terorganisir secara baik karena timbulnya tidak melalui perencanaan yang matang.
  2. Pada umumya tidak memiliki izin resmi dari pemerintah.
  3. Pola kegiatannya tidak teratur atau tidak tetap, baik tempat maupun waktu/jam kerja.
  4. Modal dan peralatan serta perputaran usahanya relatif kecil.

 

Sektor usaha informal antara lain sebagai berikut.

1. Pedagang Kaki Lima,

yaitu pedagang yang menjajakan barang dagangannya di tempat-tempat strategis, seperti pinggir jalan, di perempatan jalan, di bawah pohon yang rindang, dan lain-lain. Barang sejarah pki yang dijual biasanya makanan, minuman, pakaian, dan barang-barang kebutuhan sehari-hari lainnya.

Tempat penjualan pedagang kaki lima relatif permanen, yaitu berupa kios-kios kecil atau gerobak dorong atau yang lainnya.

Ciri-ciri/sifat pedagang kaki lima:

  1. Pada umumnya tingkat pendidikannya rendah.
  2. Memiliki sifat spesialis dalam kelompok barang/jasa yang diperdagangkan.
  3. Barang yang diperdagangkan berasal dari produsen kecil atau hasil produksi sendiri.
  4. Pada umumnya modal usahanya kecil, berpendapatan rendah, dan kurang mampu memupuk dan mengembangkan modal.
  5. Hubungan pedagang kaki lima dengan pembeli bersifat komersial.

 

Adapun peranan pedagang kaki lima dalam perekonomian antara lain:

  • Dapat menyebarluaskan hasil produksi tertentu.
  • Mempercepat proses kegiatan produksi karena barang yang dijual cepat laku.
  • Membantu masyarakat ekonomi lemah dalam pemenuhan kebutuhan dengan harga yang relatif murah.
  • Mengurangi pengangguran.

 

Kelemahan pedagang kaki lima:

  • Menimbulkan keruwetan dan kesemrawutan lalu-lintas.
  • Mengurangi keindahan dan kebersihan kota/wilayah.
  • Mendorong meningkatnya urbanisasi.
  • Mengurangi hasil penjualan pedagang toko,

 

2. Pedagang Keliling,

yaitu pedagang yang menjual barang dagangannya secara keliling, keluar-masuk kampung dengan jalan kaki/naik sepeda/sepeda motor.

Barang yang dijual kebanyakan barang-barang kebutuhan sehari-hari seperti minyak goreng, sabun, perabot rumah tangga, buku dan alat tulis, dan lain-lain.

Adapun peranan pedagang keliling antara lain:

  • Menyebarkan barang dan jasa hasil produksi tertentu.
  • Mendekatkan hasil produksi barang tertentu kepada masyarakat.
  • Membuka lapangan kerja dan mengurangi pengangguran.

 

3. Pedagang Asongan,

yaitu pedagang yang menjual barang dagangan berupa barang-barang yang ringan dan mudah dibawa seperti air mineral, koran, rokok, permen, tisu, dan lain-lain.

Tempat penjualan pedagang asongan adalah di terminal, stasiun, bus, kereta api, di lampu lalu lintas (traffic light), dan di tempat-tempat strategis lainnya.

4. Pedagang Musiman,

yaitu pedagang yang menjual barang dagangannya secara musiman. Barang yang dijual sesuai dengan musimnya, seperti buah-buahan, kartu lebaran, dan kartu natal.

Tempat penjualan di tempat-tempat strategis atau di tempal-tempat tertentu, seperti objek wisata, panggung hiburan, dan lain-lain

Pengertian Belajar

Pengertian Belajar

Pengertian Belajar
Pengertian Belajar

Belajar adalah

Sebuah proses perubahan di dalam kepribadian manusia dan perubahan tersebut ditampakkan dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seperti peningkatan kecakapan, pengetahuan, sikap, kebiasaan, pemahaman, ketrampilan, daya pikir, dan kemampuan-kemampuan yang lain. Berikut ini adalah pengertian dan definisi belajar menurut beberapa ahli”
 

Nasution

Belajar adalah menambah dan mengumpulkan sejumlah pengetahuan
 

Ernest H. Hilgard

Belajar adalah dapat melakukan sesuatu yang dilakukan sebelum ia belajar atau bila kelakuannya berubah sehingga lain caranya menghadapi sesuatu situasi daripada sebelum itu
 

Notoatmodjo

Belajar adalah usaha untuk menguasai segala sesuatu yang berguna untuk hidup
 

Ahmadi A.

Belajar adalah proses perubahan dalam diri manusia
 

Oemar H.

Belajar adalah bentuk pertumbuhan atau perubahan dalam diri seseorang yang dinyatakan dalam cara-cara berperilaku yang baru berkat pengalaman dan latihan
 

Cronbach

Belajar sebaik-baiknya adalah dengan mengalami dan dalam mengalami itu menggunakan panca indranya
 

Winkel

Belajar adalah suatu aktivitas mental / psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yang menghasilakn perubahan – perubahan dalam pengetahuan, pemahaman, ketrampilan, dan sikap-sikap
 

Noehi Nasution

Belajar adalah suatu proses yang memungkinkan timbulnya atau berubahnya suatu tingkah laku sebagai hasil terbentuknya respon utama, dengan syarat bahwa perubahan atau munculnya perilaku baru itu bukan disebabkan oleh adanya kematangan atau adanya perubahan sementara karena suatu hal
 

Snelbecker

Belajar adalah harus mencakup tingkah laku dari tingkat yang paling sederhana sampai yang kompleks dimana proses perubahan tersebut harus bisa dikontrol sendiri atau dikontrol oleh faktor-faktor eksternal
 

Whiterington

Belajar adalah suatu proses perubahan dalam kepribadian sebagaimana dimanifestasikan dalam perubahan penguasaan pola-pola respontingkah laku yang baru nyata dalam perubahan ketrampilan, kebiasaan, kesanggupan, dan sikap

Baca Juga : 

Understanding Principles of Law

Understanding Principles of Law

Understanding Principles of Law

The principle of law is the basic idea which

Has a general and abstract. Legal principles contained in each berbagaisistem law and incarnate in every positive law.

The principle of the law is a basic rule or a principle in law that is still abstract. Can also be said, the principle of the law is the basis which is basically the background of a regulation that has properties of concrete and how well the law can be implemented.

Term

The principle can be seen in English is called the principle, while in the Great Dictionary of Indonesian alone can mean the basic legal principles or the basis of something that became the foundation of thought or expression. Moreover, the principle can also be interpreted as a basis for ideals.

The principle of the law is something that has a very basic nature in the law that must be made in reference or in pedomani. Legislation should not be contrary to the principles applicable in law. Likewise, the implementation or an implementation of the law in everyday life as well as all sorts verdict must always refer to the legal principle that the case should not be contradictory as well. Struktur Isi Teks Laporan Hasil Pengamatan Adalah

According to experts

Can be seen some sense being addressed by experts on legal principles, namely:

  1. Van Scholten, legal principles is a tendency that is required by the top view of human morality to the law and is also a common trait with all kinds of limitations as demeanor, but it also should not be, there must be.
  2. Bellefroid, the legal principle is a basic norm that is derived from positive law and also by the laws of science are not ascribed a variety of more general rules.
  3. Van der Velden, the legal principle that is the type of decision is used as a benchmark to assess the situation or be used as a guideline for behavior.
  4. Van Eikema Hommes, the principle of the law is not of legal norms is concrete but it is a common thought or user base for the applicable law.

Can be concluded that :

The legal principle is the basic idea of ​​a general nature and is abstract and is not a law that is concrete. But the legal principles contained in every legal system and incarnate in every positive law so that it can be found by searching for common properties in the rule of law.

Differences between Norma Law and Legal Principles

Legal norms and principles of law are two things that are different in the science of law.

There are also some fundamental differences between the legal norms and principles in law, is as follows:

Judging from the shape, rule of law consists of rules that are real while the law is a basic principle of the general and abstract thinking;

Conceptually, the norm of law is an elaboration of the idea or concept, while the principle of law is a basic conception that has been translated into legal norms;

Aspects of the sanctions, the violation of legal norms will result in sanctions while it does not have the legal principle of sanctions.

The difference can be seen in the above provide various images that are clear that it is a basic principle of law on the establishment of a rule of law or the rule of law while the legal norm is derived or originated on the principle of law.

Jaringan Tanpa Kabel

Jaringan Tanpa Kabel

Jaringan Tanpa Kabel
Jaringan Tanpa Kabel

Jaringan wireless yaitu

Jaringan yang mengkoneksikan dua komputer atau lebih menggunakan sinyal radio, cocok untuk berbagi-pakai file, printer, atau akses Internet.

  • Berbagi sumber file dan memindah-mindahkannya tanpa menggunakan kabel.
  • Mudah untuk di-setup dan handal sehingga cocok untuk pemakaian di kantor atau di rumah.
  • Produk dari produsen yang berbeda kadang-kadang tidak kompatibel.
  • Harganya lebih mahal dibanding menggunakan teknologi ethernet kabel biasa.

Bila Anda ingin mengkoneksikan dua komputer

Atau lebih di lokasi yang sukar atau tidak mungkin untuk memasang kabel jaringan, sebuah jaringan wireless (tanpa kabel) mungkin cocok untuk diterapkan. Setiap PC pada jaringan wireless dilengkapi dengan sebuah radio tranceiver, atau biasanya disebut adapter atau kartu wireless LAN, yang akan mengirim dan menerima sinyal radio dari dan ke PC lain dalam jaringan.

Anda akan mendapatkan banyak adapter dengan konfigurasi internal dan eksternal, baik untuk PC desktop maupun notebook. Mirip dengan jaringan Ethernet kabel, sebuah wireless LAN mengirim data dalam bentuk paket. Setiap adapter memiliki nomor ID yang permanen dan unik yang berfungsi sebagai sebuah alamat, dan tiap paket selain berisi data juga menyertakan alamat penerima dan pengirim paket tersebut.

Sama dengan sebuah adapter Ethernet

Sebuah kartu wireless LAN akan memeriksa kondisi jaringan sebelum mengirim paket ke dalamnya. Bila jaringan dalam keadaan kosong, maka paket langsung dikirimkan. Bila kartu mendeteksi adanya data lain yang sedang menggunakan frekuensi radio, maka ia akan menunggu sesaat kemudian memeriksanya kembali.

Wireless LAN biasanya menggunakan salah satu dari dua topologi–cara untuk mengatur sebuah jaringan. Pada topologi ad-hoc–biasa dikenal sebagai jaringan peer-to-peer–setiap PC dilengkapi dengan sebuah adapter wireless LAN yang mengirim dan menerima data ke dan dari PC lain yang dilengkapi dengan adapter yang sama, dalam radius 300 kaki (±100 meter). Untuk topologi infrastruktur, tiap PC mengirim dan menerima data dari sebuah titik akses, yang dipasang di dinding atau langit-langit berupa sebuah kotak kecil berantena. Saat titik akses menerima data, ia akan mengirimkan kembali sinyal radio tersebut (dengan jangkauan yang lebih jauh) ke PC yang berada di area cakupannya, atau dapat mentransfer data melalui jaringan Ethernet kabel.

Titik akses pada sebuah jaringan infrastruktur

Memiliki area cakupan yang lebih besar, tetapi membutuhkan alat dengan harga yang lebih mahal. Walau menggunakan prinsip kerja yang sama, kecepatan mengirim data dan frekuensi yang digunakan oleh wireless LAN berbeda berdasarkan jenis atau produk yang dibuat, tergantung pada standar yang mereka gunakan. Vendor-vendor wireless LAN biasanya menggunakan beberapa standar, termasuk IEEE 802.11, IEEE 802.11b, OpenAir, dan HomeRF.

Sayangnya, standar-standar tersebut tidak saling kompatibel satu sama lain, dan Anda harus menggunakan jenis/produk yang sama untuk dapat membangun sebuah jaringan. Semua standar tersebut menggunakan adapter menggunakan segmen kecil pada frekuensi radio 2,4-GHz, sehingga bandwith radio untuk mengirim data menjadi kecil. Tetapi adapter tersebut menggunakan dua protokol untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam pengiriman sinyal:

  • Frequency hopping spread spectrum, dimana paket data dipecah dan dikirimkan menggunakan frekuensi yang berbeda-beda, satu pecahan bersisian dengan lainnya, sehingga seluruh data dikirim dan diterima oleh PC yang dituju. Kecepatan sinyal frekuensi ini sangat tinggi, serta dengan pemecahan paket data maka sistem ini memberikan keamanan yang dibutuhkan dalam satu jaringan, karena kebanyakan radio tranceiver biasa tidak dapat mengikutinya.
  • Direct sequence spread spectrum, sebuah metode dimana sebuah frekuensi radio dibagi menjadi tiga bagian yang sama, dan menyebarkan seluruh paket melalui salah satu bagian frekuensi ini. Adapter direct sequence akan mengenkripsi dan mendekripsi data yang keluar-masuk, sehingga orang yang tidak memiliki otoritas hanya akan mendengar suara desisan saja bila mereka menangkap sinyal radio tersebut.  Jenis Teks Editorial

Vendor wireless LAN biasanya menyebutkan transfer rate

Maksimum pada adapter buatan mereka. Model yang menggunakan standar 802.11 dapat mentransfer data hingga 2 Mbps, baik dengan metode frequency hopping atau direct sequence. Adapter yang menggunakan standar OpenAir dapat mentransfer data hingga 1,6-mbps menggunakan frequency hopping. Dan standar terbaru, HomeRF dapat mengirim dan menerima data dengan kecepatan 1,6-mbps (dengan menggunakan metoda frekuensi hopping). Wireless LAN kecepatan tinggi menggunakan standar 802.11b–yang dikenal sebagai WiFi–mampu mengirim data hingga 11-mbps dengan protokol direct sequence. (infokomputer.com)

Jogja Bike Hadir di Taman Pintar

Jogja Bike Hadir di Taman Pintar

 

Jogja Bike Hadir di Taman Pintar

Layanan persewaan sepeda berbasis daring

Jogja Bike kini hadir di Taman Pintar, Yogyakarta. Keberadaan shelter Jogja Bike di Taman Pintar melengkapi empat shelter yang sudah ada sebelumnya, yakni di Malioboro Mall, Benteng Vredeburg, Loko Cafe Stasiun Tugu, dan Kepatihan. Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti berharap keberadaan Jogja Bike mampu memperkuat predikat Yogyakarta sebagai kota pariwisata.

Jogja Bike

“Jogja Bike merupakan sebuah dukungan bagi pariwisata di Yogyakarta. Keberadaan Jogja Bike diharap mampu memberikan sensasi baru dalam menikmati Kota Yogyakarta,” Tutur Walikota pada acara peluncuran shelter Jogja Bike di Taman Pintar, Minggu (16/12) pagi.

Lebih lanjut Walikota

Lebih lanjut Walikota mengungkapkan, sejauh ini sambutan masyarakat terhadap Jogja Bike cukup tinggi, dibuktikan dari tingginya jumlah pengguna aplikasi Jogja Bike, untuk itu pihak Pemkot bersama Jogja Bike berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan Jogja Bike dengan menambah jumlah shelter dan sepeda. Selain itu, walikota meminta, dengan adanya Jogja Bike dan semakin beragamnya moda transportasi di Kota Yogyakarta, pengguna kendaraan dapat memahami konsep share the road atau berbagi jalan

“Alhamdulillah sejak diluncurkan pada bulan Oktober kemarin, sudah ada 4.000 user. Kami akan mempersiapkan 200 unit sepeda pada akhir tahun ini. Semoga keberadaan Jogja Bike semakin diterima oleh masyarakat dan masyarakat ikut merawat sepeda Jogja Bike, ” Ungkap Walikota.

Sementara, Kepala Bidang Taman Pintar Yogyakarta, Afia Rosdiana menuturkan, keberadaan shelter Jogja Bike di Taman Pintar akan memberikan alternatif baru bagi pengunjung Taman Pintar untuk berkeliling menikmati Kota Yogyakarta.

“Pengunjung Taman Pintar, terutama pada saat musim liburan seperti saat ini sangat banyak. Harapannya nanti mereka bisa berkeliling Kota Jogja menggunakan sepeda Jogja Bike yang tersedia di shelter Taman Pintar” Katanya.

Layanan Jogja Bike

Layanan Jogja Bike sendiri bisa diakses dengan terlebih dahulu mengunduh aplikasi Jogja Bike yang tersedia di Google Play Store. Selanjutnya pengguna menggunakan QR Code yang ada di aplikasi untuk membuka smart lock sepeda yang ada di shelter, setelah itu pengguna dapat memanfaatkan sepeda dari satu shelter ke shelter lainnya.

“Aplikasi ini menggunakan QR-Code, smartlock untuk membuka kunci, dengan sistem anti-pencurian. Tujuannya untuk menjaga keamanan sepeda dan keselamatan pengendara,” kata Muhammad Aditya, salah satu penggagas Jogja Bike. (ams)

Artikel Terkait:

Pelajar Ikuti Lomba (5K Pelajar Run) di Taman Pintar Yogyakarta

Pelajar Ikuti Lomba (5K Pelajar Run) di Taman Pintar Yogyakarta

 

Pelajar Ikuti Lomba (5K Pelajar Run) di Taman Pintar Yogyakarta

“5K Pelajar Run”

Pertama kalinya, Taman Pintar menggelar Lomba “5K Pelajar Run” di area Playground dengan tema “Ayunkan Kakimu Raih Prestasimu” yang dimulai pukul 06.30 WIB pada Sabtu (15/18).

460 pelajar dari berbagai sekolah

460 pelajar dari berbagai sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah serta Jawa Timur antusias mengikuti acara ini. Lomba ini meliputi tingkat SD, SMP dan SMA dengan rentang usia 12-18 tahun, kegiatan ini sekaligus untuk memeriahka HUT ke-10 Taman Pintar.

Kepala Bidang Pengelolaan Taman Pintar Yogyakarta

Kepala Bidang Pengelolaan Taman Pintar Yogyakarta, Afia Rosdiana mengatakan, dalam lomba ini pelajar harus melewati jarak tempuh lima kilometer. “Kegiatan ini sebagai ajang latihan bagi pelajar sekaligus mengedepankan sisi fun berolahraga,” katanya.

Rute yang harus dilalui oleh pelajar ini dimulai dari Taman Pintar Jalan Panembahan Senopati – Jalan Sultan Agung – Jalan Gajahmada – Jalan Juminahan – Jl Mayor Suryotomo – Jalan Abu Bakar Alie –Jalan Malioboro – selesai di Taman Pintar Jalan Panembahan Senopati.

Lomba ini memperebutkan hadiah yang diberikan oleh Bank BPD yakni, Pemenang Juara I, II, dan III dari masing-masing kategori akan mendapatkan medali, piagam, dan uang pembinaan total keseluruhan mencapai sembilan juta.

Dimana Juara satu masing-masing kategori akan mendapatkan hadiah senilai Rp 1 juta, juara kedua mendapatkan hadiah senilai Rp 750 ribu dan juara ketiga memperoleh hadiah senilai Rp 500 ribu. https://bandarlampungkota.go.id/blog/contoh-report-text/

Afia Rosdiana menambahkan

Kegiatan Run ini sebagai ajang latihan bagi pelajar sekaligus mengedepankan sisi ‘fun’ dalam berolahraga. “Kami ingin memberikan kegiatan kognitif kepada para siswa karena isu pelajar kan banyak klitih kita ingin Run ini menjadi kegiatan postif ” ujarnya.

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, kegiatan ini diharapkan mampu memiliki spirit bersama untuk menjadi pelajar yang baik di kota Yogya.

“Acara ini menjadikan apa yang kita harapkan hari ini memiliki spirit bersama, dalam hal ini taman pintar bersama teman-teman semua saat ini berlomba, bergembira untuk menjadi orang terpelajar di Kota Yogyakarta”ungkapnya. (Hes)

Optimalkan Layanan Informasi, Pemkot Gelar Workshop PPID

Optimalkan Layanan Informasi, Pemkot Gelar Workshop PPID

 

Optimalkan Layanan Informasi, Pemkot Gelar Workshop PPID

Pemerintah Kota Yogyakarta

Pemerintah Kota Yogyakarta terus berupaya meningkatkan pelayanan informasi publik, antara lain melalui optimalisasi peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menuturkan, di era keterbukaan informasi saat ini, sebagian besar informasi harus dapat diakses oleh masyarakat kecuali yang bersifat rahasia negara.

Agar pelayanan informasi pubik optimal

PPID harus khatam dahulu Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, jangan sampai bahasa yang disampaikan PPID tidak membawa ruh keterbukaan informasi.” Tutur Heroe ketika menjadi narasumber dalam acara workshop PPID yang diselenggarakan pada hari Jum’at (14/12) pagi bertempat di Ruang Bima, Balaikota. https://bandarlampungkota.go.id/blog/kata-bijak-bahasa-inggris/

OPD/Unit Kerja

Heroe meminta agar OPD/Unit Kerja di lingkungan Pemkot aktif untuk memaksimalkan pemanfaatan website/subdomain dan aplikasi Jogja Smart Service (JSS) untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Program sebagus apapun, kegiatan semenarik apapun kalau tidak diawali dengan sukses komunikasi tidak akan diketahui masyarakat dan diapresiasi masyakarat. Saya meminta agar JSS dan subdomain dimaksimalkan untuk memberi informasi yang cukup bagi masyarakat, menjelaskan dan menunjukkan apa saja yang sudah kita lakukan,” Imbuh Heroe.

Kepala Bidang Komunikasi Publik Dinas Komunikasi

Sementara itu, Kepala Bidang Komunikasi Publik Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominfosandi) Kota Yogyakarta, Tedi Saparian mengatakan, saat ini Dinas Kominfosandi sebagai garda depan pelayanan informasi publik di Pemkot Yogyakarta telah menyediakan subdomain/website bagi seluruh OPD di lingkungan Pemkot Yogyakarta hingga ke tingkat kelurahan. Harapannya keberadaan subdomain ini dapat menampilkan informasi yang berkualitas dan memiliki nilai kemanfaatan yang optimal bagi masyarakat luas

“Penyediaan fasilitas ini tidak lain didasari oleh keyakinan bahwa saat ini, keberadaan sub domain/website bukan lagi merupakan kewajiban tetapi kebutuhan bagi instansi pemerintah. Harapan kami, workshop hari ini selain meningkatkan pemahaman terkait KIP juga memberikan bekal pengetahuan sekaligus memotivasi Bapak dan Ibu sekalian untuk dapat mengelola Sub Domain dengan baik,” Ungkap Tedi.

Workshop ini sendiri diikuti oleh PPID Utama Pemda DIY dan Pemerintah Kabupaten se-DIY serta seluruh PPID Pembantu se-Kota Yogyakarta. Narasumber yang hadir adalah Kepala Ombudsman RI Perwakilan DIY, Budi Masthuri, Wakil Ketua Komisi Informasi Daerah DIY, Warsono dan Pemimpin Redaksi Tribun Jogja, Ribut Raharjo.

Konsumsi Makanan Pedas Dapat Mengatasi Migran

Konsumsi Makanan Pedas Dapat Mengatasi Migran

Konsumsi Makanan Pedas Dapat Mengatasi Migran
Konsumsi Makanan Pedas Dapat Mengatasi Migran

Meski bukan bagian dari empat rasa dasar

(manis, pahit, asin dan asam) yang bisa dirasakan lidah, rasa pedas menjadi favorit banyak orang. Rasa pedas sendiri merupakan rasa nyeri dan panas yang dirasakan lidah akibat kandungan zat capsaicin di cabai.

Terlepas dari hal tersebut

Kamu mungkin pernah mendengar jika sedang merasa sakit kepala atau migrain bisa disembuhkan dengan cara mengonsumsi makanan pedas. Atau kamu sudah pernah melakukan hal tersebut?

Lalu apakah benar makanan pedas bisa membantu mengatasi sakit kepala atau migrain yang menyerang? Dan jika benar, sebenarnya bagaimana cara dan proses tubuh merespons rasa pedas sehingga bisa menghilangkan rasa sakit kepala tersebut?

Daripada hanya bisa menduga-duga

Yuk simak penjelasannya ini seperti yang sudah dirangkum brilio.net dari hellosehat.com, Kamis (20/9).

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, makanan pedas merupakan salah satu jenis makanan yang digemari banyak orang. Bahkan tidak sedikit yang sengaja mengonsumsinya ketika sedang sakit kepala atau migrain untuk mengatasinya.

Nah hal tersebut ternyata sudah dibuktikan dalam beberapa penelitian. Salah satu penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Headache and Pain, menunjukkan jika mengonsumsi sup pedas dan panas dapat mengurangi rasa sakit dan migrain yang menyerang kepala.

Selain itu, jurnal Nature Chemical Biology

Menyatakan bahwa mengonsumsi makan pedas akan menimbulkan respons yang sama ketika tubuh mengalami luka, peradangan atau infeksi akibat bakteri. Sehingga, tubuh secara alami mengeluarkan seluruh ‘senjata’ untuk menyembuhkan dan mengatasi peradangan atau infeksi yang terjadi. Hal ini akan membuat sistem kekebalan tubuh meningkat sesaat setelah makan pedas, karena saat itu tubuh bekerja untuk menekan rasa sakit dari pedasnya cabai dengan sistem imun yang dimiliki.

Journal of Headache and Pain

Menyebutkan ketika mengonsumsi makanan pedas, saraf lidah akan memberikan sinyal rasa pedas dalam bentuk rasa sakit dan panas ke otak. Bagian otak yang menerima sinyal rasa pedas ini disebut dengan Transient Receptor Potencial (TRP). TRP sendiri berperan dalam merangsang berbagai sensasi, seperti sensasi panas, rasa sakit, dingin dan hangat.

Dengan begitu, saat rasa sakit menyerang, seperti migrain, maka TRP akan menjadi aktif dan menekan rasa sakit itu muncul. Sehingga rasa sakit yang kamu rasakan akan berkurang.

Akan tetapi, hal yang perlu diperhatikan

adalah meski dapat mengatasi rasa migrain atau sakit kepala, bukan berarti kamu bisa terus mengonsumsi makanan pedas untuk mengurangi rasa sakit kepala. Pasalnya terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas juga tidak baik untuk lambung dan usus. Ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter jika rasa sakit kepala dan migrain tak kunjung berhenti dirasakan.

Baca Juga :