Kadisdik Jabar: Peningkatan Aksebilitas di Berbagai Aspek untuk Perbaiki Mutu Pendidikan

Kadisdik Jabar: Peningkatan Aksebilitas di Berbagai Aspek untuk Perbaiki Mutu Pendidikan

Kadisdik Jabar Peningkatan Aksebilitas di Berbagai Aspek untuk Perbaiki Mutu Pendidikan
Kadisdik Jabar Peningkatan Aksebilitas di Berbagai Aspek untuk Perbaiki Mutu Pendidikan

Memperbaiki mutu pendidikan di Jawa Barat (Jabar) harus melalui peningkatan aksebilitas dari berbagai aspek pendidikan. Mulai dari strategi yang mengedepankan kolaborasi dan inovasi serta tetap mencanangkan program-program pemerintah Jabar. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dewi Sartika dalam Rapat Koordinasi dan Workshop Penugasan Dosen di Sekolah yang diselenggarakan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), di Meeting Room Isola Resort, Jln. Dr. Setiabudhi No. 229, Kota Bandung, Senin (22/7/2019).

Kadisdik mengatakan, peningkatan aksebilitas bisa melalui sekolah juara serta penambahan unit sekolah dan ruang kelas baru, kelas pintar, sekolah gratis, sekolah inklusif, pendidikan khusus serta pengembangan praktik dari program Jabar Masagi. “Selain itu, merevitalisasi sekolah menengah kejuruan (SMK) dan penyelarasan kurikulum di sekolah,” ujarnya.

Salah satunya, lanjut Kadisdik, untuk meningkatkan aksebilitas, yakni dengan

penyelarasan kurikulum industri di SMK. Seperti, tugas praktik di sekolah kejuruan harus bisa mengikuti perkembangan zaman. Selain itu, pengadaan kurikulum nasional yang wajib dimiliki dan diberikan kepada sekolah, yaitu pendidikan agama dan budi pekerti, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan sejarah. Sedangkan untuk muatan kewilayahan bisa disesuaikan dengan pemerintah daerah masing-masing.

“Penyesuaian di daerah dapat diartikan seperti ini, misalnya daerah A mempunyai potensi wisata lebih besar maka akan lebih baik daerah tersebut memberikan atau menyediakan sekolah yang membuka jurusan pariwisata guna membantu pengembangan dan kemajuan daerah tersebut,” paparnya.

Untuk mendukung mutu pendidikan yang tinggi, tambah Kadisdik, harus disertai

kualifikasi dan kompetensi guru. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Jabar. “Revitalisasi tidak hanya di bagian kurikulum atau sekolah, tapi juga harus melibatkan berbagai jajaran. Selain itu, pengembangan sekolah industri harus diinternalisasikan ke sekolah-sekolah. Juga pengoptimalan peran pendidikan tinggi, penguatan desa binaan, dan menciptakan mahasiswa yang kretif dibutuhkan untuk mengedepankan mutu pendidikan,” tuturnya.

Melihat fenomena yang ada di Jabar, menurut Kadisdik, penduduknya rata-rata

memiliki pendidikan selama 8 tahun. “Sedangkan untuk meningkatkan mutu pendidikan, harus sekolah serendah-rendahnya hingga sekolah menengah pertama (SMP). Oleh karena itu, guna meningkatkan peradaban di Jabar, masyarakat harus diberi pemahaman bahwa pendidikan menjadi tolok ukur bagi kemajuan daerah,” ungkapnya

 

Baca Juga :

 

Persiapan Jelang O2SN 2019

Persiapan Jelang O2SN 2019

Persiapan Jelang O2SN 2019
Persiapan Jelang O2SN 2019

Menjelang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang digelar di Banda

Aceh pada Agustus 2019, Provinsi Jawa Barat (Jabar) terlebih dahulu akan melaksanakan O2SN tingkat provinsi pada 24 – 26 Juli 2019. Ini dilakukan untuk menyaring atlet yang bisa bertanding di skala nasional.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK), Deden Saeful Hidayat mengatakan, dalam O2SN kali ini, Jabar lebih banyak mengirim perwakilan dari cabang olahraga perorangan, yakni karate, pencak silat, bulu tangkis, atletik, dan renang.

“Karena di O2SN tidak menyediakan kompetisi beregu maka kami hanya

mengirimkan perorangan. Walaupun begitu, anak-anak yang berasal dari olahraga beregu seperti basket, futsal, dan voli akan tetap difasilitasi sesuai ketentuan dan mengikuti perlomban di provinsi,” jelas Deden, Kamis (18/7/2019).

Berdasarkan Surat Direktur Pembinaan SMK Nomor: 5561/D5.5/PD/2019 tentang

Informasi Kegiatan bagi Siswa SMK Tahun 2019 menyatakan bahwa O2SN Jenjang SMK Tahun 2019 akan dilaksanakan pada 25 – 31 Agustus 2019 di Provinsi Aceh. Adapun cabang olahraga dan ketentuan peserta, yakni karate, pencak silat, bulu tangkis, atletik, dan renang sebanyak 2 orang (1 putra dan 1 putri) di setiap provinsi. Diawali dari mendata anak-anak yang sudah memiliki kemampuan dan pelatihan di sekolah. Selain itu, bisa juga menjalin kerja sama dengan cabang olahraga (cabor) yang ada di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI),” tuturnya.***

 

Sumber :

https://dogetek.co/syarat-dan-rukun-shalat/

 

Kontingen Jabar Siap Ikuti PPK Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Berbasis Pramuka 2019 Oleh Nizar Al Fadillah

Kontingen Jabar Siap Ikuti PPK Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Berbasis Pramuka 2019 Oleh Nizar Al Fadillah

Kontingen Jabar Siap Ikuti PPK Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Berbasis Pramuka 2019
Kontingen Jabar Siap Ikuti PPK Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Berbasis Pramuka 2019

Kontingen Jawa Barat (Jabar) siap mengikuti kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Berbasis Pramuka Tingkat Nasional Tahun 2019. Acara yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Pendidikan Khusus dan Menengah itu, akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur pada 13 hingga 16 Agustus 2019.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dewi Sartika melepas kontingen Jabar saat apel pagi di Halaman Kantor Disdik Jabar, Jln. Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Senin (12/8/2019). Kadisdik berharap, seluruh siswa mampu mengeluarkan potensi terbaik dalam kegiatan tersebut.

“Semoga anak-anak hebat ini mampu mengekspresikan seluruh kemampuannya di sana,” ujar Kadisdik.

Kadisdik berharap, kontingen Jabar dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik

dan bisa meraih hasil optimal. “Yang penting kalian harus berusaha. Insya Allah hasilnya nanti akan bagus. Mudah-mudahan Jabar jadi yang terdepan dan bisa menjadi juara nasional,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Kontingen Jabar, Sudarman menjelaskan, kontingen Jabar terdiri dari 12 siswa dan 17 pendamping. Kedua belas siswa ini merupakan perwakilan dari tiap jenjang pendidikan, yakni SDLB, SMPLB, dan SMALB yang memiliki kebutuhan khusus beragam.

“Tiap jenjang, perwakilannya dua orang dan kebutuhan khususnya juga berbeda-beda, sesuai kriteria yang ditentukan panitia. Ada tunagrahita, tunadaksa, tunarungu, dan lainnya,” paparnya.

Ia menyatakan, kontingen Jabar telah mempersiapkan semuanya dengan baik,

mulai dari kesiapan peserta hingga sarana dan prasarana, seperti tenda dan gapura yang akan digunakan. “Siswa yang berpartisipasi adalah siswa yang terpilih melalui proses seleksi. Latihan di pangkalan setiap gugus pun selalu dilaksanakan karena kegiatan ini memang harus dipersiapkan dengan matang,” tuturnya.

Sudarman pun bertekad mempertahankan gelar juara umum pada tahun ini. “Selain salah satu perwujudan pendidikan karakter kepada siswa yang mengacu pada pencapaian tahun lalu, insya Allah kita optimis kembali menjadi juara umum,” tegasnya.

Salah seorang peserta, Salamah antusias mengikuti kegiatan tersebut. Namun, ia

tak bisa menutup kesedihannya karena beberapa hari ke depan akan jauh dari ibunya. “Saya senang, tapi ada sedihnya juga karena jauh dari Mamah. Soalnya kan saya selalu bareng sama Mamah,” ungkap siswi SLBN Kabupaten Bandung Barat itu.

Pada pelaksanaan tahun ini, kegiatan PPK akan diisi berbagai rangkaian acara guna meningkatkan pendidikan karakter siswa. Di antaranya, festival seni dan kebudayaan, permainan kebersamaan dan keterampilan yang edukatif, ibadah, upacara bendera serta api unggun.

Semangat berjuang kontingen Jabar!***

 

Sumber :

https://dogetek.co/sejarah-voc-di-indonesia/

Khoirul Anwar, Tukang Ngarit Penemu Teknologi 4G

Khoirul Anwar, Tukang Ngarit Penemu Teknologi 4G

Usianya baru 36 tahun. Meski begitu, Khoirul Anwar berhasil mewujudkan mimpi membuat teori baru layaknya Albert Einstein dan Michael Faraday. Putra dusun di pelosok Kediri, Jatim, itu menciptakan teknologi transmitter yang kini dikenal di dunia telekomunikasi sebagai teknologi 4G.

Laporan BAYU PUTRA, Jakarta

PANGGUNG Achmad Bakrie Award Rabu lalu (10/12) jadi salah satu bentuk apresiasi masyarakat Indonesia atas prestasi fenomenal Anwar, begitu dia sering disapa. Dia meningkatkan level telekomunikasi global melalui teknologi 4G. Sebuah teknologi yang awalannya diakui remeh beberapa kalangan.

Begitu perhelatan award selesai, Anwar langsung jadi pusat perhatian. Para undangan berebut untuk berfoto dengan ilmuwan muda nan genius itu. Dengan sabar Anwar melayani permintaan foto tersebut. Tidak lupa, dia mengajak pujaan hatinya, Sri Yayu Indriyani Rochandi, untuk ikut berdiri satu frame.

Anwar dinobatkan sebagai ilmuwan muda berprestasi di dalam ajang tersebut. Dia berdiri sejajar dengan tokoh-tokoh senior layaknya Emil Salim, Mundardjito, Gunawan Indrayanto, I Gede Wenten, dan Indrawati Ganjar.

Teknologi transmitter plus receiver yang dibuatnya terhadap 2004 kini digunakan secara luas di sejumlah negara di dalam layanan telekomunikasi. Dunia menyebutnya 4G LTE. Teknologi itu jadi booming di Indonesia sehabis sejumlah operator seluler ramai-ramai meluncurkannya.

Anwar menciptakan teknologi 4G pas masih menempuh belajar doktoral di Nara Institute of Science plus Technology (NAIST), Jepang. Dia jadi gundah dengan terdapatnya masalah power terhadap wifi. ”Pada satu titik, ia amat tinggi (power-nya), lantas rendah kembali dan tinggi lagi,” ujarnya sehabis meninggalkan panggung award.

Untuk menangani hal tersebut, Anwar memanfaatkan algoritma Fast Fourier Transform (FFT) berpasangan. Sebuah FFT dipasangkan dengan FFT aslinya dengan harapan dapat menstabilkan power. Ide itu diakui gila oleh para pakar pas dia melaksanakan presentasi di Hokkaido terhadap 2005.

Apa yang dikerjakan Anwar diakui tidak berguna. Sebab, bila dua FFT dipasangkan, yang berlangsung adalah saling menghilangkan. Kemudian, dia juga dicemooh pas presentasi di Australia.

”Tentu aku tidak sebodoh itu. Ada tehnik spesifik supaya tidak saling menghilangkan. Saya selamanya bersikeras gara-gara aku memahami ini amat bermanfaat,” kenang pria kelahiran 22 Agustus 1978 tersebut.

Setelah dicemooh di Hokkaido, Anwar pergi ke Amerika Serikat untuk mematenkan teknologi ciptaannya. Dia berhasil memperoleh hak paten dengan nama Transmitter plus Receiver, ditambah penghargaan di Negeri Paman Sam.

Tidak disangka-sangka, terhadap 2008 International Telecommunication Union (ITU) yang berbasis di Jenewa, Swiss, memutuskan standar teknologi 4G untuk telekomunikasi. Rupanya, teknologi yang dijadikan standar adalah teknologi yang dia patenkan terhadap 2006. ”Jadi, mana tadi orang-orang yang di Australia dan Hokkaido itu (yang dulu meremehkan, Red)?” kelakarnya sembari tertawa.

Kemudian, terhadap 2010 teknologi miliknya digunakan sebagai standar internasional untuk kepentingan satelit. Karena udah digunakan satelit, Anwar pun yakin teknologinya dapat diterapkan untuk telekomunikasi di bumi.

Pembuktian itu merupakan buah berasal dari proses panjang, yang berawal berasal dari sebuah arit. Ya, semasa kecil, pekerjaan sehari-hari Anwar seusai sekolah adalah ngarit (mengarit, melacak rumput untuk pakan ternak). Anwar kecil amat menyukai sains. Karena itu, di sela ngarit, dia menyempatkan diri membaca buku perihal teori Einstein dan Faraday.

Angan-angannya pun membubung tinggi. Dia mendambakan kelak dapat menciptakan teori baru layaknya Einstein dan Faraday. Dia pun bertekad untuk beralih dan berupaya mengejar mimpinya. Sehingga tidak konsisten jadi tukang ngarit di tempat asalnya, Dusun Jabon, Desa Juwet, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri.

Mimpi tersebut hampir pupus pas ayahnya, Sudjiarto, meninggal dunia terhadap 1990. Kala itu Anwar kecil baru saja lulus SD. Dia pun kebingungan. Dia cemas ibunya, Siti Patmi, yang dia panggil emak, tidak miliki uang untuk menyekolahkan dirinya sampai ke perguruan tinggi.

Akhirnya, dengan tekad bulat, Anwar kecil memberanikan diri menemui emak dan memohon untuk disekolahkan setinggi-tingginya. Keinginan kuat Anwar meluluhkan hati sang bunda. ”Beliau bilang, ’Nak, kamu tidak usah ke sawah lagi. Kamu aku sekolahkan setinggi-tingginya sampai tidak ada kembali sekolah yang tinggi di dunia ini,’” ucapnya dengan suara tertahan.

Anwar lalu bersekolah di SMPN 1 Kunjang, lantas berhasil menembus SMAN 2 Kediri, yang merupakan sekolah favorit. Menjadi salah satu di pada segelintir anak desa yang bersekolah di kota membuat Anwar minder. Namun, rasa minder itu dapat dikalahkan ketekunannya menuntut ilmu. Hasilnya, dia jadi juara kelas terhadap th. pertama.

Saat duduk di kelas II SMA, Anwar yang indekos di Kediri mencoba mengirit pengeluaran supaya tidak membebani sang bunda. Caranya, dia tidak sarapan sebelum berangkat sekolah. Ternyata, peringkat dia merosot ke urutan keenam. ”Karena tidak sarapan, tiap-tiap jam sembilan pagi kepala aku pusing,” kenangnya.

Ibu salah seorang temannya lalu menawari Anwar untuk ngenger (menumpang tinggal) di rumahnya secara gratis. Sarapan pun terjamin dan hal itu membuat peringkat Anwar kembali ke urutan teratas, apalagi terbaik di sekolah. ”Saya berpesan ke murid-murid di semua Indonesia agartidak melewatkan makan pagi. Saya udah buktikan sendiri,” tuturnya.

Anwar lalu melanjutkan belajar ke Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia lulus sebagai salah seorang wisudawan terbaik ITB terhadap 2000. Anwar lalu berupaya memperoleh beasiswa magister yang ditawarkan Panasonic Jepang. Dia lulus seleksi dan menentukan universitas di Tokyo sebagai tujuan.

Rupanya, kali ini Anwar menemui ganjalan. Dia tidak lolos seleksi yang diselenggarakan sebuah universitas di Tokyo plus tidak lulus ujian kebolehan bhs Jepang. Anwar amat sedih dan malu pas memahami tidak lolos. Agar tidak dipulangkan, akhirnya dia beralih ke universitas lain, yakni NAIST, yang juga di Jepang. Dia berhasil lolos masuk NAIST dan menyelesaikan belajar magisternya sepanjang 1,5 tahun. Dia lantas melanjutkan belajar doktoral dan meneliti transmitter tersebut.

Saat ini Anwar jadi asisten profesor di Japan Advance Institute of Science plus Technology. Selain mematenkan 4G, Anwar mengembangkan teknologi itu dengan mengefisienkan power. Karena berisiko berlangsung interferensi (interaksi antargelombang) yang dapat merusak.

Anwar terinspirasi tayangan kartun Dragon Ball Z saat tokoh Son Goku menyita kekuatan berasal dari alam yang disatukan jadi bola api. Bola api tersebut bernama Genkidama. Cara itu lalu dia cobalah di teknologi 4G dengan menarik kekuatan kurang lebih untuk menunda interferensi yang berada di tengah.

Teknologi 4G modifikasi tersebut lalu dipatenkan. Begitu pula satu teknologi lain yang dia ciptakan untuk kepentingan Olimpiade Tokyo 2020. Anwar bersyukur pemerintah Jepang begitu menghargai ilmuwan. Dia sebagai ilmuwan asing memperoleh kemudahan untuk memperoleh dana riset. Bahkan, untuk urusan paten, biayanya ditanggung pemerintah Jepang.

Kemudian, Profesor Takao Hara yang membimbingnya di dalam penelitian itu juga bersikap fair. Begitu memahami penelitian mahasiswanya jadi standar internasional, dia langsung tunjukkan penelitian tersebut sebagai hak Anwar. ”Eighty(80) percent for you, 20 percent for me,” ujar anak kedua berasal dari tiga bersaudara itu menirukan sang profesor.

Satu hal yang membuat Anwar salut, orang Jepang begitu bangga memanfaatkan product sendiri meski jelek. Karena itu, ilmuwan Indonesia sebaiknya menyontoh Jepang. ”Saya inginnya insinyur kita, jelek-jelek nggak apa-apa, asal miliki kita. Sedikit demi sedikit dapat diperbaiki,” tutur papa empat anak tersebut.

Yang penting, prosesnya jalur terutama dulu. Apabila udah benar, tinggal dipikirkan cara menyempurnakannya.”Kalau kami rela langsung buat yang hebat, tidak akanada. Orang tentu bermula berasal dari tidak hebat. Yang enteng dulu,” tegasnya. Dia yakin ilmuwan Indonesia tidak hanya genius, namun juga kreatif dan dapat melacak terobosan.

Khusus penerapan teknologi 4G di Indonesia, bagi Anwar tidak ada kata terlambat. Peluangnya amat besar dan berguna bagi masyarakat. Pemerintah harus siap; operator seluler juga harus siap. Sebagai contoh, Indonesia dapat menerapkan e-health dengan memanfaatkan teknologi 4G. ”Pasien di ambulans sepanjang perjalanan dapat dipandu dokter yang ada di tempat tinggal sakit,” tutupnya.

Sumber : https://tokoh.co.id/

Baca Juga :

Biografi Jhon Refra Kei

Biografi Jhon Refra Kei

John Refra lahir pada tanggal 10 September 1969. Tahun 1990 ia pergi merantau ke ibu kota Jakarta. Pada th. 2000 ia mendirikan sebuah organisasi bernama AMKEI (Angkatan Muda Kei). Organisasi ini terbentuk pasca kerusuhan di Tual, Pulau Kei pada bulan Mei th. 2000.

Jhon Refra Kei atau yang biasa disebut Jhon Kei, tokoh pemuda asal Maluku yang lekat bersama dengan dunia kekerasan di Ibukota. Namanya semakin berkibar ketika tokoh pemuda asal Maluku Utara pula, Basri Sangaji meninggal didalam suatu pembunuhan sadis di Hotel Kebayoran Inn di Jakarta Selatan pada 12 Oktober 2004 lalu.

Padahal dua nama tokoh pemuda itu layaknya saling bersaing demi memperoleh nama lebih besar. Dengan kematian Basri, nama Jhon Key layaknya tanpa saingan. Ia bersama dengan kelompoknya layaknya momok menakutkan bagi warga di Jakarta.

Untuk diketahui, Jhon Kei merupakan pimpinan dari sebuah himpunan para pemuda Ambon asal Pulau Kei di Maluku Tenggara. Mereka berhimpun pasca – kerusuhan di Tual, Pulau Kei pada Mei 2000 lalu. Nama resmi himpunan pemuda itu Angkatan Muda Kei ( AMKEI ) bersama dengan Jhon Kei sebagai pimpinan. Ia apalagi mengklaim jikalau bagian AMKEI raih 12 ribu orang.

Lewat organisasi itu, Jhon mulai mengelola bisnisnya sebagai debt collector dengan sebutan lain penagih utang. Usaha jasa penagihan utang semakin laris ketika grup penagih utang yang lain, yang ditenggarai pimpinannya adalah Basri Sangaji tewas terbunuh. Para ‘klien’ grup Basri Sangaji mengalihkan ordernya ke grup Jhon Kei. Aroma menyengat yang timbul di belakang pembunuhan itu adalah persaingan pada dua grup penagih utang.

Bahkan pertumpahan darah besar – besaran hampir berjalan tatkala ratusan orang bersenjata parang, panah, pedang, golok, celurit saling berhadapan di Jalan Ampera Jaksel identik di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada awal Maret 2005 lalu. Saat itu sidang pembacaan tuntutan pada terdakwa pembunuhan Basri Sangaji. Beruntung 8 SSK Brimob Polda Metro Jaya bersenjata lengkap mampu menghindar terjadinya bentrokan itu.

Sebenarnya pembunuhan pada Basri ini bukan tanpa pangkal, konon pembunuhan ini bermula dari bentrokan pada grup Basri dan grup Jhon Key di sebuah Diskotik Stadium di kawasan Taman Sari Jakarta Barat pada 2 Maret 2004 lalu. Saat itu grup Basri mendapat ‘order’ untuk merawat diskotik itu. Namun mendadak diserbu puluhan anak buah Jhon Kei Dalam aksi penyerbuan itu, dua anak buah Basri yang jadi petugas security di diskotik tersebut tewas dan belasan terluka.

Polisi melakukan tindakan cepat, lebih dari satu pelaku pembunuhan ditangkap dan ditahan. Kasusnya disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Namun pada 8 Juni di th. yang sama selagi sidang mendengarkan saksi – saksi yang dihadiri puluhan bagian grup Basri dan Jhon Kei meletus bentrokan. Seorang bagian Jhon Kei yang bernama Walterus Refra Kei dengan sebutan lain Semmy Kei terbunuh di area pengadilan PN Jakbar. Korban yang terbunuh itu justru kakak kandung Jhon Key, hal ini jadi tidak benar satu segi pembunuhan pada Basri, tak sekedar persaingan usaha termasuk ditunggangi dendam pribadi.

Pada Juni 2007 aparat Polsek Tebet Jaksel termasuk dulu meminta keterangan Jhon Key menyusul bentrokan yang berjalan di depan kantor DPD PDI Perjuangan Jalan Tebet Raya No.46 Jaksel. Kabarnya bentrokan itu perihal penagihan utang yang ditunaikan grup Jhon Key pada tidak benar seorang kader PDI Perjuangan di kantor itu. Bukan itu saja, di th. yang sama grup ini termasuk dulu mengamuk di depan Diskotik Hailai Jakut hingga memecahkan kaca – kaca di sana tanpa sebab yang jelas.

Sebuah sumber dari seseorang yang dulu berkecimpung di kalangan jasa penagihan utang menyebutkan, Jhon Kei dan kelompoknya meminta komisi 10 % hingga 80 persen. Persentase dicermati dari besaran tagihan dan lama selagi penunggakan. “Tapi tiap-tiap grup biasanya mengambil komisi dari ke-2 hal itu,” ujar sumber tersebut.

Dijelaskannya, jikalau grup John, Sangaji atau Hercules yang merupakan 3 Besar Debt Collector Ibukota biasanya baru melayani tagihan di atas Rp 500 juta. Menurutnya, jauh sebelum terlihat dan merajalelanya ketiga grup itu, jasa penagihan utang terbesar dan paling disegani adalah grup pimpinan mantan gembong perampok Johny Sembiring, kelompoknya bubar selagi Johny Sembiring dibunuh sekelompok orang di persimpangan Matraman Jakarta Timur th. 1996 lalu.

“Kalau grup tiga besar itu biasa main besar bersama dengan tagihan di atas Rp 500 juta’an, di bawah itu biasanya dialihkan ke grup yang lebih kecil. Persentase komisinya pun dicermati dari lamanya selagi nunggak, semakin lama utang tak terbayar maka semakin besar pula komisinya,” ungkap sumber itu lagi.
Dibeberkannya, jikalau utang yang ditagih itu masih di bawah satu th. maka komisinya paling banter 20 persen. Tapi jikalau utang yang ditagih telah raih 10 th. tak terbayar maka komisinya mampu raih 80 persen.

Bahkan menurut sumber tersebut, grup penagih mampu memasang lebih dari satu anggotanya secara menyamar hingga berhari – hari apalagi berminggu – minggu atau berbulan-bulan di dekat tempat tinggal orang yang ditagih. “Pokoknya perintahnya, dapatkan orang yang ditagih itu bersama dengan langkah apa pun,” ujarnya. Saat itulah kekerasan sering terlihat ketika orang yang dicari – carinya apalagi didalam selagi yang lama didapatkannya tetapi orang itu tak bersedia membayar utangnya bersama dengan beraneka dalih. “Dengan langkah apa pun orang itu dipaksa membayar, jikalau mesti culik bagian keluarganya dan mengambil semua hartanya,” lontarnya.

Dilanjutkannya, ketika penagihan sukses walaupun bersama dengan langkah diecer dengan sebutan lain dicicil, maka selagi itu termasuk komisi diperoleh grup penagih. “Misalnya keseluruhan tagihan Rp 1 miliar bersama dengan perjanjian komisi 50 persen, tetapi didalam pertemuan pertama si tertagih baru mampu membayar Rp 100 juta, maka grup penagih langsung mengambil komisinya Rp 50 juta dan sisanya baru diserahkan kepada pemberi kuasa. Begitu seterusnya hingga lunas. Akhirnya walaupun si tertagih tak mampu melunasi maka grup penagih telah memperoleh komisinya dari pembayaran – pembayaran sebelumnya,”

Dalam ‘dunia persilatan’ Ibukota, khususnya didalam usaha debt collector ini, kekerasan sering terlihat salah satu sesama grup penagih utang. Ia mencontohkan dulu berjalan bentrokan berdarah di kawasan Jalan Kemang IV Jaksel pada pertengahan Mei 2002 silam, di mana grup Basri Sangaji selagi itu tengah menagih seorang pebisnis di rumahnya di kawasan Kemang itu, mendadak sang pebisnis itu menghubungi Hercules yang biasa ‘dipakainya’ untuk menagih utang pula.

“Hercules sempat ditembak lebih dari satu kali, tetapi dia cuma luka – luka saja dan bibirnya terluka sebab terserempet peluru. Dia sempat merintis perawatan cukup lama di sebuah tempat tinggal sakit di kawasan Kebon Jeruk Jakbar. Beberapa anak buah Hercules termasuk terluka, tetapi dari grup Basri seorang anak buahnya terbunuh dan lebih dari satu termasuk terluka,” tutupnya.

Selain jasa penagihan utang, grup Jhon Kei termasuk bergerak di bidang jasa pengawalan lahan dan tempat. Kelompok Jhon Kei semakin memperoleh banyak ‘klien’ tatkala Basri Sangaji tewas terbunuh dan bagian keloompoknya tercerai berai. Padahal Basri Sangaji bersama dengan kelompoknya mempunyai nama besar pula di mana Basri CS dulu dipercaya terpidana persoalan pembobol Bank BNI, Adrian Waworunto untuk menarik aset – asetnya. Tersiar kabar, Jamal Sangaji yang masih adik sepupu Basri yang jari – jari tangannya tertebas senjata tajam didalam momen pembunuhan Basri menukar posisi Basri sebagai pimpinan bersama dengan dibantu adiknya Ongen Sangaji.

Kelompok Jhon Kei dulu mendapat ‘order’ untuk merawat lahan kosong di kawasan perumahan Permata Buana, Kembangan Jakarta Barat. Namun didalam mobilisasi ‘tugas’ grup ini dulu mendapat serbuan dari grup Pendekar Banten yang merupakan bagian dari Persatuan Pendekar Persilatan Seni Budaya Banten Indonesia ( PPPSBBI ).

Sekedar diketahui, markas dan wilayah kerja mereka sebenarnya di Serang dan areal Provinsi Banten. Kepergian ratusan pendekar Banten itu ke Jakarta untuk menyerbu grup Jhon Kei pada 29 Mei 2005 ternyata di luar pengetahuan induk organisasinya. Kelompok penyerbu itu pun belum mengenal seluk – beluk Ibukota.

Akibatnya, seorang bagian Pendekar Banten bernama Jauhari tewas terbunuh didalam bentrokan itu. Selain itu sembilan bagian Pendekar Banten terluka dan 13 mobil dirusak. 3 SSK Brimob PMJ dibantu aparat Polres Jakarta Barat sukses mengusir ke-2 grup yang bertikai dari areal lahan seluas 5.500 mtr. persegi di Perum Permata Buana Blok L/4, Kembangan Utara Jakbar. Namun buntut dari persoalan ini, Jhon Kei cuma dimintakan keterangannya saja.

Sebuah sumber dari kalangan ini menyatakan grup penjaga lahan layaknya grup Jhon Kei biasanya memasang anggotanya di lahan yang dipersengketakan. Besarnya honor sesuai bersama dengan luasnya lahan, siapa pemiliknya, dan siapa lawan yang akan dihadapinya

Semakin kuat lawan itu, semakin besar pula cost pengamanannya. Kisaran nominal upahnya, mampu raih milyaran rupiah. Perjanjian honor atau upah dibuat pada pemilik lahan atau pihak yang mengklaim lahan itu milikya bersama dengan pihak pengaman. Perjanjian itu mampu termasuk cost operasi sehari – hari mampu termasuk diluarnya, sekiranya untuk sebuah lahan sengketa diperlukan 50 orang penjaga maka untuk logistik diperlukan Rp 100 ribu per orang per hari, maka mesti disajikan Rp 5 juta / hari atau langsung Rp 150 juta untuk sebulan.

Selain pengamanan lahan sengketa, tersedia pula pengamanan asset yang diincar pihak lain maupun merawat wilayah hiburan malam dari ancaman pengunjung yang membikin onar maupun ancaman pemerasan bersama dengan dalih ‘jasa pengamanan’ oleh grup lain, walaupun begitu tetapi selalu saja mekanisme kerja dan pembayarannya sama bersama dengan pengamanan lahan sengketa.

Sumber : https://tutorialbahasainggris.co.id/

Baca Juga :

Biografi Anies Baswedan

Biografi Anies Baswedan

Namanya Anies Rasyid Baswedan Ph.D. Ia cucu AR Baswedan, pejuang pergerakan nasional yang pernah menjadi Menteri Penerangan masa awal kemerdekaan Indonesia. Ia anak ke-1 Drs. Rasyid Baswedan (Dosen Fak Ekonomi UII) dan Prof. Dr. Aliyah Rasyid (Dosen Fak Ilmu Sosial, UNY). Ia sejak remaja akrab degan dunia akademisi. Masa SMA-nya sepanjang 4 th. gara-gara terpilih sebagai peserta program AFS, 1 th. SMA-nya di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat (1987-1988). Ia lantas melanjutkan kuliah di UGM. Dan selagi itu ia dapat beasiswa kuliah musim panas di Univ. Sophia Jepang. Setelah lulus kuliah di UGM terhadap 1995, Anies bekerja di Pusat Antar Universitas Studi Ekonomi di UGM. Lalu ia dapat beasiswa Fulbright untuk master bidang International Security dan Economic Policy di Univ. Maryland. Ia dapat William P. Cole III Fellow di Maryland School of Public Policy, ICF Scholarship dan SEAN Student Award.

2005, Ia menjadi peserta Gerald Maryanov Fellow di Departemen Ilmu Politik di Universitas Northern Illinois. Karenanya, ia dapat merampungkan disertasinya mengenai “Otonomi Daerah dan Pola Demokrasi di Indonesia”. Saat di AS, ia aktif di dunia akademik degan menulis sejumlah artikel dan menjadi pembicara didalam beraneka konferensi. Sepulang ke Indonesia, ia bekerja sebagai National Advisor bidang desentralisasi dan otonomi daerah. Ia bekerja di Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan, Jakarta. Selain itu pernah termasuk menjadi peneliti utama di Lembaga Survei Indonesia (2005-2007). Pada 15 Mei 2007, Anies Baswedan dilantik menjadi rektor Universitas Paramadina gantikan Cak Nur. Majalah Foreign Policy memasukan Anies didalam daftar 100 Intelektual Publik Dunia. Namanya didalam daftar itu sebagai salah satu orang Indonesia dengan beberapa pemenang Nobel. Dan World Economic Forum, berpusat di Davos, pilih Anies sebagai salah satu Young Global Leaders (Februari 2009).

April 2010, ia terpilih sebagai 1 dr 20 tokoh pembawa pergantian dunia utk 20 th. mendatang versi Majalah Foresight. Ia disandingkan dengan 19
tokoh dunia seperti Vladimir Putin, Hugo Chavez, dll. Majalah itu menilai Anies sebagai calon pemimpin yang dapat berikan pergantian positif bagi Indonesia. Dan ia ‘pun kini disebut-sebut sebagai salah satu calon Presiden 2014. Anies kini sebagai pemimpin program Gerakan Indonesia Mengajar. Karenanya, namanya erat sebagai tokoh pendidikan Indonesia. Ia mewarisi sosok kakeknya sebagai tokoh besar didalam sejarah pembangunan Indonesia. Anies termasuk gigih memperjuangkan hak beroleh pendidikan (salah satunya lewat beasiswa) bagi anak bangsa. Perihal pendidikan tinggi, menurutnya pertalian mahasiswa dan perguruan tinggi bukan pertalian transaksional komersial. Harusnya pendidikan tinggi lihat dirinya sebagai pendorong kemajuan bangsa.

Ia jg aktif mendorong iklim menulis di kalangan akademisi sebagai media pencurahan gagasan. Dalam soal kebangsaan. Ia mendorong penduduk sehingga optimis didalam lihat bangsa. Menurutnya, itulah yang sudah ditunjukkan pemuda didalam Konferensi Pemuda II, 28 Oktober 1928. Anies memperlihatkan bahwa bagaimanapun kondisinya, bangsa ini harus disikapi dengan kronis dan optimistis. Ia jg mendorong sehingga petinggi bangsa ini mendorong untuk melunasi janji kemerdekaan bagi pendidikan anak bangsa.
Sekian. Semoga menginspirasi.

Memikirkan pendidikan adalah mempersiapkan masa depan. (Anies Baswedan)

Karakter bukan diajarkan lewat teori dan wejangan, cii-ciri diajarkan memanfaatkan teladan dengan umpama nyata. (Anies Baswedan)

Bukan murid, tetapi orang tua dan; guru yang harus diceramahi mengenai cii-ciri sehingga paham bahwa anaknya cerminan cii-ciri mereka.

Ibu itu otoriter mulia. Otoriter gara-gara “penentu” surga. Mulia gara-gara “pasti” memanfaatkan haknya sehingga anak dapat masuk surga.

Di arena politik, kesederhanaan itu sudah menjadi barang mewah. (Anies Baswedan)

Indonesia harus banyak pemimpin di beraneka sektor yang miliki global class competence and grass root understanding.

Tak tersedia negeri yang prima di sebundaran bumi ini. Sambut Indonesia degan hati cerah pikiran jernih dan senyum lebar.

Bagi anak muda, internet tak boleh hanya merawat realasi masa lalu, tetapi harus menjadi alat merajut masa depan.

Baca Juga :

5 Point Penting yang Harus Diingat Agar Tetap Tampil Elegan Saat Mendapat Kritikan Pedas

5 Point Penting yang Harus Diingat Agar Tetap Tampil Elegan Saat Mendapat Kritikan Pedas

Jujur saja, tidak terdapat siapa juga yang suka diberi kritikan. Karena biasanya kita merasa pendapat kitalah yang sangat benar. Namun, kita tidak jarang lupa bahwa seluruh orang berhak berpendapat. Jadi, anda tidak dapat melarang siapa pun guna melontarkan pendapat dan kritikan terhadap karya yang anda hasilkan atau juga sikap yang anda lakukan.

Menerima kritikan juga bukan urusan yang gampang. Apalagi andai kritikan tersebut terasa pedas dan menyakitkan, walau mungkin saja tersebut benar. Namun, yang pasti, menerima kritikan dengan emosi berlebihan atau justeru marah-marah tersebut sangat tidak elegan. Untukmu yang masih sering marah dan tersinggung ketika diberi kritikan, ingat deh 5 urusan ini. Supaya nggak berlarut-larut benci atau justeru minder dan tak mau berkarya lagi.

1. Ketika menerima kritikan dari orang lain, tetap usahakan untuk beranggapan positif. Anggap kritikan itu bermaksud baik untukmu

Banyak orang tidak dapat menerima kritikan sebab memandang si pemberi kritikan berniat menjatuhkankan. Hal tersebut karena anda terbiasa berpikiran buruk terhadap orang lain. Padahal belum pasti begitu. Mulai ubah mindset kamu, dengan tak hanya berpikiran negatif pada orang lain. Ganti saja sudut pandangnya menjadi lebih positif, yakni bahwa si pemberi kritik mempunyai kepedulian dan hendak melihatmu merasakan kemajuan. Kalau anda sudah terbiasa berpikiran baik, anda tidak bakal keberatan bila dikritik dengan bahasa terpedas sekalipun. Karena buatmu, kritikan ialah hal bermanfaat yang bakal mendorongmu tidak jarang kali jadi lebih baik lagi.

2. Jangan lupa guna memfilter telingamu. Supaya saat kritikan tersebut menyakitimu, anda tetap dapat memilah mana yang dapat kamu petik darinya

Setelah dapat berpikiran baik pada orang lain, tidak boleh lupa bekali diri dengan penyaring, terutama untuk telinga dan hatimu. Mana yang baiknya lumayan kamu dengar, dan mana yang dapat kamu ucapkan dalam hati guna di renungkan kemudian. Jangan terlampau peduli pada kritikan yang seandainya tak dapat membuatmu berkembang. Kamu sangat dapat untuk memilih mana yang ditujukan baik untukmu dan mana kritikan yang memang hendak menjatuhkanmu.

3. Dengan dapat menerima kritikan, tersebut menunjukkan bila kamu mempunyai jiwa yang besar dan berlapang dada

Ketika dikritik oleh orang lain, dengarkan dan tidak boleh marah atau lantas benci pada pengkritikmu. Pilah mana yang perlu dibuntuti dan mana yang tak butuh dipikirkan lagi. Dengan menerima segala kritik yang masuk secara baik-baik, anda sebenarnya sedang belajar guna berjiwa besar, berlapang dada, serta menghargai perbedaan. Pun anda sedang belajar dewasa menghadapi sekian banyak hal yang barangkali tak cocok yang anda harapkan. Jadi, tak butuh marah dan menguras tenaga guna membenci atau marah-marah.

4. Berbahagialah saat diberi kritikan. Dengan begitu, anda menjaga diri sendiri supaya tidak besar kepala

Belajar dari lagu kepunyaan Tulus yang berjudul Gajah, bahwa tidak jarang kali ada pujian di dalam olokan. Begitu pun ketika kritikan disampaikan, pasti terselip doa untukmu, supaya menjadi individu yang lebih baik. Krena bahwasannya kritikan tersebut membuat kita guna tetap rendah hati dan tidak besar kepala dengan apa yang telah kita capai. Pahamilah bahwa dengan kritikan, kamu disuruh untuk tidak cepat puas dan pun mempunyai rasa bangga yang berlebih pada pencapaian yang sudah anda dapat.

5. Ucapkan terima kasih pada si pemberi kritikan. Karena dengannya, anda jadi tahu di mana letak kekuranganmu, untuk lantas berbenah

Sebagai orang yang telah dewasa secara usia dan pun pemikiran, bukan saatnya lagi anda jadi pembenci oleh orang yang sebetulnya bermaksud baik padamu, meski memang teknik penyampaiannya tak mengenakkan. Justru, anda harus berterimakasih dengan siapa juga dia yang inginkan memberimu kritikan. Karena ucapannya, anda jadi tahu di mana letak kekeliruan dan kekuranganmu. Karena dia juga, anda tahu urusan apa yang harus anda perbaiki.

Baca Juga :

3 TIPS MENGAJAR ANAK TK DAN SD YANG ANTI MEMBOSANKAN

3 TIPS MENGAJAR ANAK TK DAN SD YANG ANTI MEMBOSANKAN

Mengajar TK dan SD adalahhal yang tidak mudah. Murid-murid yang notabene berusia 4 hingga 12 tahun memang lebih suka bermain dikomparasikan berlama-lama belajar. Sekalipun guru sedang menerangkan, beberapa besar dari mereka tidak bakal sungkan guna ramai atau sibuk dengan urusan lain. Hal ini pasti akan dominan pada prestasi belajar mereka di kelas. Bagi itu, sangatlah penting untuk guru guna mempunyai metode melatih TK dan SD yang tepat dan menyenangkan.

Inti dari metode melatih yang tepat dan menyenangkan ialah bagaimana guru dapat mengondisikan proses belajar melatih (Learning conditioning). Learning conditioning ini mencakup pengondisian ruang belajar dan siswa. Lalu bagaimana teknik mengaplikasikan cara tersebut? Praktikkan sejumlah tips inilah ini.

Atur Kondisi Kelas
Ruang ruang belajar adalahruang belajar siswa. Di sini semua siswa menimba ilmu berjam-jam dalam sehari. Bagi itu, paling penting untuk guru guna memperhatikan kesucian dan keindahan kelas. Pastikan bahwa ruang belajar mempunyai sirkulasi udara yang baik. Kondisi ruangan yang tidak cukup mendukung pun akan memengaruhi tingkat fokus siswa dalam menerima pelajaran.

Variasi posisi lokasi duduk juga dominan dalam kesuksesan proses belajar mengajar. Mengajar TK dan SD tersebut tidaklah sama dengan melatih SMP/SMA atau seterusnya. Posisi meja dan kursi yang begitu-begitu saja bakal mudah menciptakan mereka merasa bosan. Jika siswa bosan, seringkali mereka bakal lebih tidak jarang ramai dengan teman-temannya. Tentunya urusan ini bakal mengganggu kelancaran proses belajar mengajar.

Untuk menambah hendak sekali belajar, guru dan siswa dapat bersama-sama membuat hiasan kelas supaya terlihat lebih indah. Contoh hiasan kelas yakni origami, layangan hias, mading, dan foto-foto murid yang didesain unik. Akan lebih baik andai kelas mempunyai sarana dan prasarana yang lengkap, laksana papan tulis, perangkat tulis lengkap, lemari, dan televisi untuk memperlihatkan media pembelajaran interaktif.

Kondisikan Fisik dan Psikis Siswa
Sebelum latihan dimulai, tidak boleh lupa guna selalu menyuruh para murid untuk berdoa. Kegiatan ini pun termasuk tahapan pengondisian psikis murid sebelum menerima pembelajaran. Untuk meningkatkan semangat siswa, Anda dapat menyapa mereka atau sebatas menanyakan pekerjaan mereka kemarin. Hal ini dapat menimbulkan kesan bahwa Anda ialah guru yang ramah sampai-sampai murid bakal lebih menghargai Anda.

Pengondisian jasmani siswa pun tak kalah penting. Dalam proses pembelajaran, paling wajar andai murid merasa jenuh dan capek. Maka dari itu, penting untuk Anda untuk menyerahkan selingan hiburan laksana bercerita lucu atau senam jari atau bernyanyi supaya murid dapat semangat kembali. kita boleh mempersilakan mereka guna minum dahulu supaya mereka tidak gampang capek.

Sediakan Media Pembelajaran yang Menarik dan Variatif
Mengajar TK dan SD memerlukan daya kreativitas guru yang tinggi. Hal ini paling penting supaya anak dapat fokus sekitar proses pembelajaran dan tidak memindahkan perhatian ke urusan lain. Jadikan model pembelajaran yang interaktif. Anda dapat mengadakan sesi diskusi antarmurid atau antara guru dengan murid. Cara ini paling baik untuk mengajar daya komunikasi anak didik. Jangan ragu guna memaksimalkan seluruh kemudahan sekolah. Jika sekolah meluangkan LCD atau TV, pakai untuk menyerahkan pembelajaran audio visual. Anda dapat unduh pelbagai video pembelajaran di internet.

Tugas guru sejatinya tidak saja mentransfer ilmu ke murid, tetapi pun memberikan pemahaman ilmu tersebut pada murid. Di samping itu, guru diinginkan mempunyai metode pengajaran yang kreatif supaya murid lebih motivasi untuk belajar. Jika guru mempunyai variasi metode melatih yang baik, maka murid bakal mempunyai semangat belajar yang tinggi dan diinginkan juga bisa berprestasi. Demikian 3 tips melatih TK dan SD yang bisa Anda jadikan referensi. Baca juga tulisan educenter lainnya mengenai metode belajar menarik di luar negeri. Sumber : https://www.pelajaran.co.id/

Biografi Achmad Zaky – Pendiri Bukalapak

Biografi Achmad Zaky – Pendiri Bukalapak

Achmad Zaky dicetuskan di Sragen pada tanggal 24 Agustus 1986. Masa kecil Zaky tak bertolak belakang dengan anak-anak kecil lainnya. Ia tumbuh dan besar di Sragen, TK-SMA di Sragen , Jawa Tengah.

Achmad Zaky mulai mengenal dunia komputer pada tahun 1997 yaitu umur 11tahun. Ketika tersebut pamannya membelikan ia buku-buku mengenai komputer. Sejak ketika itu kegemaran seorang Achmad Zaky ialah utak-atik komputer .

Kecerdasan Achmad Zaky tampak nyata saat dibangku SMA ia ditunjuk mewakili sekolahnya untuk bersaing di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang computer. Dan Achmad Zaky juga menang hingga tingkat nasional.

Lulus SMA, Achmad Zaky diterima sebagai mahasiswa Teknik Informatika ITB. Pada semester 4 ia menjangkau IPK 4.00 , yakni nilai sempurna untuk seluruh mata kuliah di semester itu.

Tak melulu bidang akademis, bidang organisasipun Achmad Zaky menonjol. Terbukti atas buah pemikirannya, di ITB kini ada jurusan/cabang Share Global Student Think-Tank. Kemudian Ahmad Zaky pun mendirikan Entrepreneur Club ITB atau Technopreneur Club (TEC ITB).Achmad Zaky pun sering menjadi penceramah di Amateur Radio Club (ARC) ITB.

Prestasi Achmad Zaky yang beda semasa kuliah yakni ia tidak jarang menjadi pemenang dalam kejuaraan sains tingkat nasional. Seperti menyabet Juara II di persaingan Indosat Wireless Innovation Contest pada tahun 2007. Pada kompetisi tersebut Achmad Zaky menciptakan MobiSurveyor yakni software yang bermanfaat untuk mengerjakan fast counting dalam suatu survey.

Kemenangan Achmad Zaky lainnya ialah pada ajang INAICTA (Indonesia ICT Awards) ia sukses mendapatkan Merit Award di tahun 2008.

Berkat otaknya yang berkilauan juga, ketika masih mahasiswa tahun 2008 Achmad Zaky mendapat scholarship atau beasiswa dari pemerintah Amerika Serikat guna bersekolah di Oregon State University . Kemudian di tahun 2009 ditunjuk guna mewakili almamaternya dalam persaingan Harvard National Model United Nations.

Mendirikan dan Membangun Bukalapak

Tak dipungkiri lagi bagaimana cerdasnya Achmad Zaky. Di samping prestasi yang telah dibicarakan diatas, Achmad Zaky pernah mendapat projek dari stasiun TV swasta untuk menciptakan perangkat empuk guna menghitung cepat pendapatan hasil pemilu (software quickcount) .

Setelah Achmad Zaky lulus kuliah dari ITB, ia menegakkan Suitmedia yakni semacam perusahaan konsultasi dibidang teknologi khususnya teknologi computer. Ia tidak jarang mendapat job untuk membina system IT sekian banyak perusahaan besar di tanah air.

Disela kesibukannya tersebut, Achmad Zaky berfikir hendak membangun sesuatu yang lebih bermanfaat untuk orang banyak. Ia lantas memutuskan untuk menegakkan situs melakukan pembelian barang online yang lebih simple dan dapat digunakan oleh tidak sedikit orang secara gratis. Berdirilah BUKALAPAK.COM pada tahun 2010. Yang tujuan dan visinya ialah Memajukan semua UKM di Indonesia lewat internet.

Disaat bukalapak.com dibuat, tak tidak sedikit orang yang inginkan bergabung dan membuka lapak/toko online di Bukalapak.com sebenarnya menjadi merchant (membuka stand online) di bukalapak.com cuma-cuma dan mudah. Hingga Achmad Zaky mesti turun ke mall-mall untuk menyuruh pedagang membuka stand online di Bukalapak.

Walaupun tak dipungut ongkos sepeserpun alias gratis, tak serta-merta mereka semua pedagang di mall ini inginkan membuka stand online mereka di bukalapak.com sebab mungkin mainstream mereka ialah mereka gak inginkan belajar, gak inginkan ribet dengan sekian banyak hal online. Ya, pada tahun tersebut (2010) tak tidak sedikit orang yang melek internet, paham mengenai toko online, tahu mengenai potensi e-commerce untuk bisnis mereka.

Achmad Zaky tak berputus asa, ia terus mengedukasi semua pedagang itu supaya melek internet, bahwa dengan ditolong internet dagangannya bakalan kian laris, sebab makin luas cakupan pemasarannya. Hingga satu demi satu pedagang tersebut mau membuka stand onlinenya.

Kebanyakan dari mereka ialah pedagang kecil yang menyatakan omsetnya dari offline kecil sekali hungga mereka bercita-cita dengan adanya stand online dapat menambah pemasukan. Tak pelak lagi dalam masa-masa yang relative singkat semua pedagang tersebut menyatakan omsetnya naik.

Dari sini Achmad Zaky memutuskan bahwa ia bakal focus untuk menyuruh pengusaha/pedagang kecil dulu, sebab ini calon merchant yang potensial. Hingga terkumpullah sampai kini 10.000 merchant di bukalapak.com.

Apa yang dapat kita simpulakn merupakan, orang sekelas dan secerdas Achmad Zaky juga dengan backround edukasi dan prestasi segudang, bila hendak memajukan usaha tak lepas dari yang namanya kerja keras. Kerja Keras ialah hal mutlak yang mesti mau dilewati oleh seluruh pebisnis bila hendak sukses bahkan sebelum kerja cerdas, kerja keras ialah mutlak.

Sumber : https://www.infobiografi.com/

Was Rencana WikiLeaks Bocorkan Dokumen Perang Irak

Was Rencana WikiLeaks Bocorkan Dokumen Perang Irak

Was Rencana WikiLeaks Bocorkan Dokumen Perang Irak
Was Rencana WikiLeaks Bocorkan Dokumen Perang Irak

Rencana pembocoran dokumen rahasia oleh WikiLeaks kembali membuat Pentagon waspada. Mereka menjaga betul dokumen-dokumen rahasia mereka, karena WikiLeaks sesumbar akan membocorkan 400.000 dokumen militer perang Irak.

Pembocoran besar-besaran yang kemungkinan dilakukan minggu ini, akan lebih besar daripada yang pernah dilakukan sebelumnya. WikiLeaks pernah membocorkan 77.000 dokumen rahasia perang Afghanistan, termasuk nama-nama informan perang.

Untuk mencegah kebocoran data intelijen perang Irak, pejabat-pejabat Pentagon menyiagakan 120 orang satgas khusus. “Mereka sejak beberapa minggu lalu menyisir setiap database Pentagon dan memperkirakan kemungkinan dampak yang terjadi,” kata Jubir Pentagon, Kolonel David Lapan, seperti dilansir AFP, Senin (18/10/2010).

Departemen Pertahanan AS khawatir, jika WikiLeaks sungguh membocorkan dokumen mereka, akan ada data-data aktivitas perang Irak yang penting. Misalnya saja serangan terhadap pasukan koalisi, tentara Irak, warga sipil ataupun laporan taktis dan unit-unit tempur.

Lapan meminta WikiLeaks mengembalikan dokumen-dokumen itu kepada pihak militer AS. Lapan menilai kalau WikiLeaks tidak mengerti arti dari dokumen-dokumen itu sesungguhnya.

“Tidak sesederhana soal membocorkan nama. Banyak hal lain yang berpotensi merusak,” jelas Lapan.

WikiLeaks diduga kembali berkolaborasi dengan sejumlah media yang mempublikasikan bocoran perang Afghanistan. Mereka antara lain New York Times dari AS, Guardian dari Inggris dan Der Spiegel dari Jerman.

WikiLeaks tetap tidak menyebutkan sumbernya. Namun tudingan pemerintah AS tetap tertuju pada analis intelijen militer AS, Bradley Manning, yang kini menghadapi pengadilan militer. Manning ditangkap pada Mei 2010 setelah WikiLeaks membocorkan video helikopter AS membom warga sipil Irak.

Sementara sang pendiri WikiLeaks, Julian Assange, didera masalah hukum terkait kejahatan seksual di Swedia. Assange juga mengaku bangkrut dan situsnya ditutup setelah tidak bisa menerima donasi karena di-blacklist pemerintah AS dan Australia.